Kultivator Jalan Surgawi

Kultivator Jalan Surgawi
CH-121 Perubahan


__ADS_3

Malam itu, Xiao Qin membantai habis satu keluarga dan mengakuisisi semua harta di kediaman Lang sebagai miliknya.


Xiao Mei dan Wang Li membantu Xiao Qin dengan melepaskan semua korban dan mencari segala bukti tindakan gelap yang telah dilakukan oleh keluarga Lang.


Wanzhou kebagian untuk menumpuk para mayat dan membakarnya agar tidak menjadi mayat. Dia tak lagi muntah lagi saat melihat kepala yang terpotong ataupun mayat tragis lainnya, hanya sedikit pusing saja yang entah dari mana asalnya.


Keesokan harinya, Xiao Qin melaporkan hal tersebut ke cabang asosiasi terdekat dan menyerahkan sisanya kepada mereka.


Tumpukan harta Xiao Qin kini semakin melimpah, karena ternyata keluarga Lang telah menimbun kekayaannya yang sebenarnya di dalam ruangan rahasia.


Kini giliran kepala sekte Yin Yang untuk mempertanggung jawabkan kesalahannya yang sangat fatal. Dengan membawa bukti tindakan ilegal yang telah dilakukan oleh kepala sekte tersebut, Xiao Qin memotong kepalanya dihadapan semua murid sekte Yin Yang.


Seluruh orang di sekte Yin Yang semakin terkejut lagi saat tahu bahwa Xiao Qin adalah raja sementara dari kerajaan Linwu yang telah menabur prestasi luar biasa dalam 4 bulan terakhir.

__ADS_1


Semuanya langsung tunduk kepada sang raja, bahkan Xiao Mei dan Wang Li juga ikut-ikutan.


Karena perlakuan sekte Yin Yang kepada Xiao Mei dan Wanzhou cukup baik, Xiao Qin membantu permasalahan mereka dengan menunjuk pemimpin baru serta mengatur ulang posisi tetua.


Xiao Qin meminta bantuan asosiasi Wanjian juga untuk memulihkan kekuatan sekte Yin Yang, serta secara diam-diam memata-matai sekte tersebut agar masalah serupa tak terulang lagi.


Setelah semuanya selesai, Xiao Qin membawa Xiao Mei dan Wanzhou kembali ke istana kerajaan. Xiao Mei merasa sungkan terhadap perlakuan istimewa dari para pelayan dan prajurit, sedangkan Wanzhou bersikap seperti pengawal pribadi Xiao Qin.


Seorang wanita cantik tiba-tiba melompat ke arah Xiao Qin dan merangkulnya, membuat Xiao Qin sendiri salah tingkah dan Xiao Mei berpikir yang tidak-tidak.


Xiao Qin menyingkirkan kepala Rong Shi Zhi dan melemparnya ke sembarang arah, perempuan itu pun berputar-putar dan terjatuh di lantai.


Aku tak yakin perempuan ini adalah puteri dari sekte tersembunyi itu.

__ADS_1


“Siapa dia Xiao Qin?” Xiao Mei menatap Rong Shi Zhi dengan tajam.


“Hanya hantu yang kulepaskan.” Jawab Xiao Qin berterus terang.


Rong Shi Zhi pun terlihat sebal, dia memukuli dada Xiao Qin berulang kali walaupun tidak keras.


“Tuan jahat, tuan jahat!”


Xiao Mei yang melihat hal itu pun merubah pandangannya. Dia tak lagi berpikir bahwa perempuan itu adalah saingannya, melainkan seperti seorang anak manja yang menempel pada kakaknya.


Lain waktu aku akan memanggilnya adik ipar aja, hihi. Pikir Xiao Mei dalam hati.


Xiao Mei kemudian bertingkah aneh seakan-akan telah melakukan sesuatu yang begitu memalukan, membuat Xiao Qin dan Rong Shi Zhi saling bertatap keheranan.

__ADS_1


Sementara itu, sepertinya Wanzhou seakan-akan tahu karena sedari tadi memperhatikan perubahan mimik Xiao Mei.


Xiao Qin dan kak Xiao Mei bukanlah saudara kandung, wajar saja kalau kak Xiao Mei jadi menyukai Xiao Qin yang rupanya tak seperti anak kecil lagi. Bakatnya di berbagai bidang, wajahnya yang tampan, bahkan kekuasaan yang begitu tinggi membuat banyak wanita akan mendekati Xiao Qin di masa depan.


__ADS_2