
Guru Wang mengurut dahinya saat mendengar penjelasan dari Xian Lie Lie, “katanya anak kecil ini ingin mendaftar ke akademi ini, apakah itu benar?”
“Eh, dia memang pernah bilang ingin menjadi seorang refiner. Tapi dalam umurnya saat ini, bukankah itu terlalu awal?” Xian Lie Lie mengelus-ngelus rambut Xiao Qin.
“Memang benar.” Guru Wang melirik Jing Gao yang pipinya sudah lebam.
“Aku tidak berbohong, Lie Lie percayalah padaku!”
Xian Lie Lie tentu saja sangat meragukan perkataan Jing Gao, akan tetapi dia sedikit penasaran karena seniornya itu bersikeras ingin Xiao Qin ikut mendaftar.
“Bagaimana kalau kita lihat saja dulu guru, setelah itu kita bisa memastikan apakah senior Jing berbohong atau tidak. Jika perkataannya tidak sesuai, dia tidak boleh menginap di asrama selama 1 bulan.” Xian Lie Lie memberi saran.
“Akan tetapi ujian ini cukup berbahaya bagi anak kecil, lagi pula apakah dia bisa mengangkat palu yang beratnya mencapai 20 kilogram?”
__ADS_1
“Soal itu, aku akan mengawasinya. Sungguh, aku sedikit penasaran dengan kualifikasi yang dimiliki Xiao Qin hingga senior Jing bersikeras. Aku yakin senior tidak akan berbohong pada kita, apalagi hal itu sama sekali tidak menguntungkannya.”
Guru Wang berpikir sejenak, dia kemudian mengangguk dan mengintruksikan pada Xian Lie Lie untuk mengatur ujiannya.
“Segera mulai ujiannya, pastikan semua beres sebelum matahari terbenam.” Ujar Guru Wang pada Jing Gao, dia pun langsung paham dan membunyikan gong sebagai tanda dimulainya ujian pertama.
“Santai saja Xiao Qin, jangan memaksakan diri. Jika ada hal yang tidak kamu pahami, tanyakan saja pada kakak ya.” Ucap Xian Lie Lie.
Berbeda dengan orang lain, Xiao Qin adalah satu-satunya orang dalam ujian tersebut yang menggunakan blood line sebagai pengganti api. Orang lain harus bersusah payah meniupkan angin ke dalam perapian dengan alat khusus yang menguras banyak tenaga, ditambah lagi membutuhkan waktu yang cukup lama.
XIan Lie Lie terkejut saat melihat api berwarna biru dalam perapian, dia tak tahu apa yang tengah terjadi dan berteriak memanggil guru Wang.
“Ada apa?” Tanya guru Wang dengan wajah khawatir.
__ADS_1
“Lihat!” Xian Lie Lie menunjuk ke dalam perapian yang ada di depan Xiao Qin, dengan spontan guru Wang menarik Xiao Qin dengan sekuat tenaga hingga terjatuh.
Xiao Qin kembali berdiri dan mendekat ke arah perapiannya untuk menjaga suhu tetap stabil, akan tetapi lagi-lagi guru Wang mengganggunya.
Xiao Qin mengelak dan beratraksi menghindari semua pergerakan guru Wang, hal itu membuat Xian Lie Lie tertawa kecil karena baru pertama kali melihat guru Wang dipermainkan seperti ini.
Sepertinya tak ada pilihan lagi.
Xiao Qin mengeluarkan logam besi yang ada di dalam tungku menggunakan tenaga dalamnya, dia kemudian mengambil capit dan sebuah palu untuk menempa logam tersebut.
Nafas Xian Lie Lie dan guru Wang tertahan saat melihat apa yang baru saja dilakukan oleh Xiao Qin, kemudian teringat dengan perkataan Jing Gao sebelumnya.
JIng Gao datang sambil berseri, dia akhirnya bisa membuktikan pada Xian Lie Lie dan gurunya bahwa dirinya tidak berbohong sama sekali.
__ADS_1