
Selesai sarapan, gadis berambut putih itu mengajak Xiao Qin berbincang-bincang. Di mulai dari blood line yang dimiliki oleh Wanzhou.
“Blood line cahaya adalah sesuatu yang sangat langka, bahkan di sekte bukit awan pun hanya wakil ketua sekte yang memilikinya.” Gadis itu melirik ke arah Wanzhou, “meskipun blood line itu sangat kuat, jika tidak memiliki latihan dan sumber daya yang memadai maka hal itu akan sia-sia.”
Xiao Qin menghela nafas, “jadi kamu ingin Wanzhou ikut bersamamu ke sekte bukit awan?”
Jia Mingyue mengangguk, “selain itu aku juga ingin mengundangmu dan kakakmu. Kalian memiliki blood line langka, terutama dirimu Xiao Qin.”
Xiao Qin cukup terkejut, karena sebelumnya mereka belum berjumpa dan dia tak mengeluarkan blood linenya dihadapan gadis ini.
“Mungkin kamu ingin bertanya, kenapa aku mengetahui blood line mu?” Gadis itu memejamkan matanya sebentar. “Jawabannya singkat, karena mata merah ku ini.”
Xiao Qin kemudian teringat, dia pernah membaca buku tentang mata merah ini. Mata ini merupakan salah satu dari sepuluh mata iblis, dan dinamai mata iblis penilai. Sesuai dengan namanya, mata ini bisa melihat kekuatan tersembunyi seseorang yang disebut blood line. Selain itu, mata ini bisa melihat tingkat kekuatan seseorang meskipun orang itu menyembunyikan kekuatannya.
__ADS_1
“Sepertinya itu tawaran yang sangat menarik, sayangnya masih banyak hal yang harus ku lakukan di kota ini.” Jelasnya.
Gadis itu terheran, “padahal nantinya kalian akan di fasilitasi dengan sangat baik di sana. Kenapa kamu masih ingin tinggal di kota ini?”
“Sudah kukatakan, aku masih ada urusan di kota ini. Jika membutuhkan murid, cari saja ke desa Chi. Disana ada seorang anak kecil dengan blood line tanah.
Xiao Qin, kamu juga masih anak kecil. Gumam Xiao Mei dalam hatinya, dia tertawa kecil.
Jia Mingyue menghela nafas, “untuk apa aku harus repot-repot pergi kesana jika di sini ada yang jauh lebih baik.”
“Sebaiknya kita lupakan tentang hal itu sejenak. Sebenarnya aku datang ke kota ini untuk membasmi siluman roh yang meresahkan akhir-akhir ini.”
Xiao Qin pun terlihat serius, dia pun sepertinya ingin menyelesaikan permasalahan ini secepatnya.
__ADS_1
“Kak Mei, sudah berapa hari sejak kita menginap disini?” Tanya Xiao Qin.
“hampir 2 minggu, memangnya kenapa?” Xiao Mei mendekat ke arahnya.
Xiao Qin tampak gelisah, dia mengusap keringatnya yang tiba-tiba muncul.
“Bagaimana dengan jumlah korban akhir-akhir ini?”
“15 keluarga lenyap dan puluhan orang menghilang. Target utama dari siluman itu sepertinya pejabat kota, karena hampir seluruh korbannya berasal dari keluarga pejabat. Tapi anehnya, sejak seminggu lalu siluman itu tidak menyerang kembali.” Jelas Jia Mingyue.
“Kenapa siluman itu tidak menyerang kembali?” Xiao Qin merasa siluman itu tidak dapat dibunuh dengan mudah.
Kekuatan siluman itu hanya setara dengan kultivator tingkat pengumpulan jiwa spiritual, akan tetapi dia sangat ahli dalam bersembunyi dan melarikan diri.
__ADS_1
“Untuk saat ini hanya itu yang ku tahu, aku akan melakukan patroli tiap malam selama seminggu lagi. Jika siluman itu tidak muncul sampai saat itu, aku akan kembali ke sekte.” Jia Mingyue kemudian pergi dari ruangan tersebut. Sebenarnya dia menahan kantuk dan ingin segera tidur di kasurnya.