
Ujian pertama secara resmi dimulai, semua peserta mulai menyalakan tungku. Di dalam ujian kali ini, mereka harus memurnikan bahan obat-obatan yang terkontaminasi oleh racun dan sebagainya. Xiao Qin terlihat asyik memperhatikan kakaknya yang tengah berjuang keras.
Menurut Xiao Qin, api ku ini bisa digunakan untuk menyerap segala racun. Oleh karena itu, aku pasti bisa melakukannya!
Beberapa peserta melirik ke arah Xiao Qin, “dia memang hanya anak kecil.”
Guo Zi memperhatikan Xiao Qin dengan seksama, anak kecil itu masih belum menyalakan tungku sama sekali.
Setengah jam berlalu, Xiao Qin bahkan belum menyentuh satupun bahan obat yang harus dia murnikan. Guo Zi menghela nafas, dia sudah bosan memperhatikan Xiao Qin yang tidak melakukan apa-apa. Dia kemudian melirik proses peserta lainnya, akhirnya Xiao Mei yang paling pertama menyelesaikan ujiannya.
Dia terlihat yakin dengan hasilnya, dan memberikannya kepada pengawas untuk diuji.
“Tingkat kemurnian 80%, kamu lulus!”
Xiao Mei spontan memeluk Xiao Qin, dia sangat senang karena teknik pemurnian yang diajarkan Xiao Qin membuatnya berhasil.
“Orang yang bernama Xiao Mei itu berbakat juga.” Guo Zi berdecak kagum.
__ADS_1
Nona Luan tersenyum, “dia memang berbakat tapi takkan melebihi tuan Xiao.”
Kini, Guo Zi memperhatikan Xiao Qin kembali.
“Sekarang giliranku!” Xiao Qin melakukan peregangan. Dia mulai menyalakan tungku dan memasukkan bahan-bahan ke dalamnya.
Kurang dari 1 menit, Xiao Qin telah membereskan ujian pertamanya. Tentu saja hal itu membuat para peserta lain tertawa, “mana mungkin ada orang yang bisa memurnikan secepat itu, anak kecil itu memang hanya berniat untuk bermain-main.”
“Kalian sangat berisik sedari tadi, padahal kemampuan alkimia kalian kebanyakan dibawah rata-rata.” Xiao Qin sebal.
Orang-orang itu makin menertawakan Xiao Qin, kemudian pengawas menyuruh mereka berhenti. Setelah itu Xiao Qin menyerahkan bahan-bahan hasil permurniannya pada pengawas untuk dinilai.
“100%?” Guo Zi tak bisa berkata-kata lagi. Dalam sejarah alkemis, hanya ada 1 orang yang bisa melakukan hal ini.
Para peserta lainnya ikut tersentak, mereka tak percaya bahwa ada anak kecil yang tahu cara memurnikan. Apalagi hasilnya di luar kemampuan mereka, membuat seorang pria tua yang telah mengulang ujian puluhan kali tak sadarkan diri.
Pria tua tersebut pun dibawa ke ruang medis, dan dibiarkan untuk beristirahat sementara waktu.
__ADS_1
Xiao Mei juga merasa bakat Xiao Qin di luar nalar, ternyata usaha ku selama ini tidak sebanding dengannya.
Dia merasa iri dan sakit hati, namun tidak tega karena dia sangat menyayangi Xiao Qin. Xiao Mei berusaha menahan diri untuk meneteskan air mata dan kecewa, karena Xiao Qin sedang tersenyum manis ke arahnya.
Tuan Xiao memang selalu melebihi ekspektasiku. Aku memang sudah menduga dia akan mendapatkan hasil yang sempurna, tapi aku tak pernah menyangka dia melakukan itu hanya dalam kurun waktu 40 detik.
Nona Luan mendekat ke arah Xiao Qin dan mengucapkan selamat kepadanya dan Xiao Mei, setelah itu dia mengajak Guo Zi untuk kembali ke tempat duduknya.
“Dia itu iblis atau dewa?” Tanya Guo Zi.
“Kenapa guru bertanya seperti itu?” Nona Luan mengeluarkan sebuah kipas dari cincin penyimpanannya.
“Aku juga bisa memurnikan bahan obat dengan sempurna, tapi membutuhkan waktu paling cepat 10 menit. Memang benar katamu, bakat anak kecil itu sungguh luar biasa.” Guo Zi menggelengkan kepala.
Nona Luan tersenyum, “Aku juga sudah menduga tuan Xiao akan mendapatkan hasil sempurna. Tetapi, aku tak pernah berpikir dia akan menyelesaikannya dalam waktu 40 detik.”
“Kamu menghitung detiknya?” Guo Zi tertawa kecil.
__ADS_1
“Ah, guru!” Nona Luan memukul Guo Zi dengan kipasnya.
Ujian pertama pun akhirnya selesai. Dari 18 peserta ujian, yang dapat melanjutkan ke tahap berikutnya tersisa 10 orang.