
Xiao Mei merasakan firasat yang buruk, dia memegang ulu hatinya dengan tangan kiri dan kemudian mempercepat langkah kakinya. Sementara itu, Jia Ming Yue telah berhasil menyusul Xiao Qin.
Jia Ming Yue begitu terkejut saat melihat belasan mayat hidup dengan berbagai senjata ditangannya sedang mengeroyok Xiao Qin dari segala arah. Belasan mayat hidup itu tampak begitu kompak, ditambah lagi kekuatan mereka bukanlah sesuatu yang bisa Jia Ming Yue hadapi.
Karena ia tak sanggup menghadapi siluman itu, Jia Ming Yue menembakkan suar berwarna biru terang ke langit. Siluman roh pun menjadi waspada, dia ingin segera mengakhiri Xiao Qin sebelum bala bantuannya datang.
Akan tetapi, ternyata Xiao Qin selama ini telah menyiapkan sebuah teknik biografi yang dikhususkan untuk melawan siluman. Karena Jia Ming Yue bertindak di luar dugaan, Xiao Qin harus bergerak lebih cepat untuk menyelesaikan formasi tersebut sambil menghindari serangan siluman roh.
“Rasakan ini!” Siluman roh itu menembakkan ratusan serpihan berwarna merah ke arah Xiao Qin, yang pada akhirnya bisa tertangkis dengan banyak usaha.
__ADS_1
Jika bertarung dalam waktu yang lama, sudah dipastikan bahwa Xiao Qin akan kalah dari siluman roh tersebut melihat jumlah Chi yang dimiliki oleh mereka saat ini.
Xiao Qin mampu bertahan sampai saat ini karena memiliki berbagai teknik tingkat tinggi yang tidak sembarangan orang bisa menggunakannya, meskipun begitu ia pun belum bisa mengeluarkan potensi sebenarnya dari teknik-teknik tersebut.
5 menit berlalu, puluhan orang mulai berdatangan dan hendak mengepung siluman roh. Awalnya fokus mereka tertuju pada Xiao Qin yang mampu bersaing dengan siluman roh, padahal dia hanyalah seorang anak kecil.
Mereka semua terkagum dengan cara bertarung Xiao Qin, sampai hampir lupa mengenai siluman roh yang sudah ada di depan mata.
Xiao Qin memanfaatkan situasi ini untuk menyelesaikan formasinya, karena ia yakin bahwa sebentar lagi siluman roh itu akan berubah ke mode demonisasi.
__ADS_1
Sesuai dugaan Xiao Qin, siluman roh itu berubah menjadi seekor rubah putih berekor 3. Tingginya hampir mencapai 3 meter, dia pun memanggil puluhan rubah kecil dari bawah tanah dan menyuruh mereka semua untuk mengatasi para keroco.
Meski bawahan siluman roh itu tidak nampak menyeramkan, tapi ternyata kekuatan mereka tidak dapat diremehkan. Puluhan kultivator itu bertarung habis-habisan dengan para rubah kecil, hingga pada akhirnya mereka terpojok.
Jia Ming Yue hanya bisa menatap pertarungan berat sebelah itu dari atas atap, karena keahlian bertarungnya bisa dibilang lebih minim dibanding yang lain. Ia hanya memiliki mata iblis penilai yang bisa menilai tingkatan kekuatan setiap orang dengan detail, sehingga ia bisa memberitahu rekan-rekannya saat kekuatan musuh lebih besar dari mereka.
Alasan Jia Ming Yue saat ini tidak menyuruh rekan-rekannya untuk mundur karena melihat pergerakan Xiao Qin yang begitu aneh, seakan-akan melihat gurunya yang sedang menggunakan teknik rahasianya.
Puluhan kultivator itu sudah berada pada ambang batasnya, mereka semua sudah begitu kelelahan dan tak mampu bertahan lebih lama lagi jika siluman roh itu bertindak. Untung saja formasi biografi Xiao Qin telah selesai tepat waktu, sehingga nyawa mereka semua dapat terselamatkan.
__ADS_1
“Semuanya mundur!” Teriak Xiao Qin, suara kecilnya terdengar oleh puluhan kultivator itu dan entah mengapa mereka semua secara spontan menurutinya.