
Di sebuah restoran, Tang Qin membeli seribu porsi makanan terbaik sebagai stok latihannya. Dia juga sudah lama tidak melatih Cici, yang saat ini kultivasinya telah menembus tahap surgawi gerbang pertama.
Di kediaman sekte Hijau Daun, Rong Shi Zhi merasa keheranan karena tuannya tak kunjung kembali. Namun ia tak bisa meninggalkan sekte itu karena Lin Mei, gadis itu selalu gelisah di tiap malam memikirkan Tang Qin.
Tang Wu masih tetap menjalankan tugasnya sebagai ketua sekte sementara. Tang Wu mengangkat Xia Xia sebagai tetua pertama dan Lao Kang sebagai tetua kedua untuk membantu tugas-tugasnya yang kian hari terus menumpuk. Tang Wu juga ingin meningkatkan kultivasinya, dia berharap bisa mencapai ranah surgawi suatu hari nanti agar bisa berkontribusi pada sekte dengan lebih baik.
Suatu hari, Tang Qin secara tiba-tiba menggunakan teknik telepati untuk berbicara pada Rong Shi Zhi. Walaupun suaranya tidak cukup jelas, namun Rong Shi Zhi mampu memahami apa yang Tang Qin katakan dalam telepati tersebut. Rong Shi Zhi tak menyangka bahwa Tang Qin akan pergi ke benua Mesia tanpa berkata satu patah kata pun padanya, apalagi pada Lin Mei yang saat ini terdengar tangisannya.
“Saat ini aku hanya bisa bertelepati padamu, katakan padanya bahwa aku baik-baik saja.” Ujar Tang Qin.
“Itu sulit, tak mungkin bisa menenangkannya hanya dengan cara seperti itu.” Ucap Rong Shi Zhi sambil melirik ke arah pintu kamar Lin Mei.
__ADS_1
“Tak apa, dia akan percaya padamu.”
Tang Qin memutuskan telepatinya, dia kedatangan tamu tak diundang. Mereka menghancurkan berbagai properti di dalam restoran, demi menyudutkan Tang Qin dan mengepungnya dari segala arah.
Para pengganggu itu semuanya rata-rata berada di tahap surgawi gerbang pertama dan kedua, mereka mengenakan pakaian seragam dengan lambang kekaisaran Yi di dadanya.
“Ternyata kalian mampu mengejarku sampai sini, apakah para penjaga perbatasan membiarkanmu lewat begitu saja?” Tanya Tang Qin.
Tang Qin tersenyum sinis, kemudian tertawa terbahak-bahak selama beberapa saat.
“Tanpa alasan yang jelas katamu? Entah kamu yang benar-benar bodoh atau hanya berpura-pura. Tapi karena kalian tidak menghargai belas kasihku, lebih baik menghabisi kalian semua saja.” Ucapnya.
__ADS_1
“Izin mengingatkan, tuan tidak boleh menggunakan teknik terlarang lagi selagi keadaannya tidak mendesak. Meskipun hasilnya luar biasa, efek sampingnya juga akan jauh lebih besar dan berdampak fatal.” Jelas Yue dengan wajah datar.
Tang Qin tersenyum, “tak perlu menggunakan teknik terlarang untuk menghabisi mereka semua.”
Xing Wuxi muncul di genggaman Tang Qin, dalam sekejap mata membunuh belasan kultivator tahap surgawi. Yue terkena cipratan darah di wajahnya, tapi karena hanya sedikit dia mengabaikannya.
Setelah Tang Qin memerintahkan Yue untuk mengelap darah tersebut, barulah ia melakukannya tanpa berkata satu patah kata pun.
Tang Qin kehilangan selera makan, seribu porsi makanan yang telah ia beli semuanya dikeluarkan kembali dari cincin penyimpanannya. Uang yang telah dibayarkan Tang Qin tak dikembalikan, lagi pula sejumlah koin emas itu tidak begitu bernilai di matanya.
Karena orang-orang dari kekaisaran Yi telah berani macam-macam dengan dirinya, Tang Qin sekarang bergegas kembali ke kekaisaran itu untuk membantai semuanya. Dengan bantuan Yue, kurang dari satu tahun pun bisa meratakan semuanya dengan tanah.
__ADS_1