Kultivator Jalan Surgawi

Kultivator Jalan Surgawi
CH-120 Tak Lagi Takut


__ADS_3

Xiao Qin tak ingin berbasa-basi lagi dengan kepala keluarga Lang yang berani mengusik teman terdekat Xiao Mei, dia langsung mengeluarkan token kerajaan yang membuat kepala sekte itu pingsan saking terkejut.


Xiao Qin menghampiri gadis yang bermarga Wang itu dan memberikannya sebuah jubah untuk menutupi pakaiannya yang robek.


“Sekarang masalah sudah selesai, dan mulai hari ini keluarga Lang akan hilang dari kerajaan Linwu.”


Wang Li melihat ke arah Xiao Qin dan langsung terpikat olehnya, padahal sebelumnya dia masih gemetaran dan berkata pada Xiao Mei bahwa semua laki-laki itu sampah.


Wang Li melirik ke arah Xiao Mei, “apakah dia pacarmu?” Tanya Wang Li memastikan, dia berharap bahwa Xiao Mei berkata bahwa laki-laki itu hanyalah teman ataupun kenalan.


“Itu, anu...” Xiao Mei merasa bingung untuk menjelaskannya, dia tak menyangka bahwa teman dekatnya malah menyukai Xiao Qin dalam pandangan pertama.


“Xiao Qin adalah adik kandung dari kak Xiao Mei.” Jawab Wanzhou yang baru saja tiba setelah memberantas beberapa penjaga yang dilewatkan oleh Xiao Qin.


“Benarkah itu?” Mata Wang Li berbinar.

__ADS_1


Xiao Mei mengalihkan pandangannya, “aku tidak bisa menjawabnya.”


“Jangan begitu dong, buatku saja adikmu yang tampan ini. Kumohon!” Wang Li memasang wajah memelas.


Xiao Mei tahu sifat Wang Li sejak lama, sikapnya yang seperti ini telah dilihatnya sebanyak puluhan kali.


Banyak pria tampan di sekte Yin Yang yang menyukai Xiao Mei, dan gadis yang ada di sampingnya itu adalah yang paling ribut.


Di depan Xiao Mei, Wang Li secara terang-terangan mengejek mereka semua dan mengatakan bahwa para pria itu tak cocok untuknya. Kemudian di belakang Wang Li diam-diam mendekati para pria itu walaupun pada akhirnya tak ada satu pun yang mau menjadi pacarnya.


Tapi kali ini berbeda, dia merasa berat hati jika Xiao Qin didekati oleh Wang Li. Entah kenapa hatinya terasa sakit dan ingin sekali mengucapkan bahwa Xiao Qin bukanlah saudara kandungnya.


Namun hal ini berkaitan dengan misi balas dendam, takutnya ada mata-mata dari sekte bulan sabit yang masih mengejar hingga ke benua Yan dan melaporkan hal ini.


“Kami sebenarnya bukanlah saudara kandung.” Jelas Xiao Qin tiba-tiba.

__ADS_1


Wanzhou dan Wang Li pun sangat terkejut, bahkan Xiao Mei pun tak tahu bahwa Xiao Qin akan membocorkan hal tersebut.


“Ada alasan kenapa aku dan kak Xiao Mei berpura-pura menjadi saudara, dan marga asli kami bukanlah Xiao.” Lanjutnya.


“Kenapa kamu malah membocorkan rahasia ini, takutnya ....”


“Tenang saja, sekarang asalkan kita bersama takkan ada satu orang pun di dunia ini yang dapat menangkap kita. Karena ....” Xiao Qin memetikkan jarinya, dia serta 3 orang lainnya masuk ke dalam pagoda 9 galaksi.


Xiao Mei terkejut dengan apa yang dilihatnya, “tempat apa ini?” Liriknya ke sana kemari.


“Apakah kita berada di angkasa? Aku sering melihat langit di malam hari, penampakannya seperti sekarang.” Ujar Wang Li.


“Aku tak tahu bagaimana caranya kita bisa kemari, tapi kemampuan Xiao Qin pasti sangat hebat dapat membawa kita kemari dalam 1 jentikkan jari.” Ucap Wanzhou.


Xiao Qin menjentikkan jarinya lagi, dan semua orang yang ada di dalam pagoda itu kembali ke kediaman kepala keluarga Wang.

__ADS_1


__ADS_2