
Waktu istirahat para prajurit di kelompok Xiao Qin lagi-lagi terpotong karena mineral yang harus ditambang oleh mereka. Xiao Qin tidak memaksa para prajurit itu, hanya memberikan sedikit hadiah bagi yang berkontribusi dan alhasil semuanya menjadikan hal tersebut menjadi kewajiban.
Jendral Lao Kang merasa pangkatnya tak berguna di hadapan Xiao Qin, bahkan tanpa keberadaannya pun tidak akan berpengaruh signifikan.
Kali ini Xiao Qin tak lagi memberikan hadiah spesial kepada jendral Lao Kang karena pangkatnya, dia memperlakukannya sama dengan prajurit lain.
Selain mendapatkan gua yang kaya akan mineral, kelompok Xiao Qin juga menemukan berbagai buah-buahan yang dijaga oleh monster tingkat tinggi.
Kali ini Xiao Qin bertindak langsung, karena tahu bahwa prajuritnya belum mampu untuk mengalahkan beast singa yang setara dengan kultivator tahap surgawi gerbang pertama. Dia hanya mengandalkan para prajurit untuk membuat formasi yang dapat mengurangi kekuatan singa tersebut sebanyak 10% dan mengekang jaraknya sehingga tak dapat pergi dengan mudah.
__ADS_1
Xiao Qin dan singa itu beradu dengan tangan kosong, keduanya begitu sengit dan gerakannya hampir tak bisa dilihat oleh prajurit yang melihat hal tersebut.
Getaran dari pertarungan Xiao Qin dan monster tahap surgawi itu menarik perhatian Tian Ying yang tengah berburu juga. Walaupun jaraknya agak jauh, getaran yang terasa begitu jelas. Oleh karena itu Tian Ying menyuruh jendral Ming Wei yang ada di kelompoknya untuk mengintai.
Jendral Ming Wei memiliki teknik meringankan tubuh yang cukup tinggi, sehingga dapat sampai ke tujuan dalam kurun waktu kurang dari 5 menit. Dia pun terkejut melihat Xiao Qin yang kini bertarung seimbang dengan monster singa, yang mana kultivasinya telah menembus ranah surgawi.
Ranah surgawi gerbang pertama bisa dibandingkan setara dengan 100 orang di tahap Yin Yang lingkaran ke-10, ditambah lagi kekuatan fisik monster yang rata-rata jauh lebih kuat dibanding manusia. Meskipun kekuatannya telah dikurangi sebanyak 10% oleh formasi, tetap saja masih terlalu kuat jika harus bertarung satu lawan satu dengan orang yang berada di tahap surgawi.
Tujuan Xiao Qin bertarung tangan kosong dengan singa itu tak lain adalah melatih tubuhnya, serta sejauh mana dia bisa mengeluarkan kekuatan besar dengan energi yang lebih kecil. Jika dirinya mengeluarkan senjata andalannya ‘Xing Wuxi’ mungkin singa itu akan langsung terpenggal hanya dalam 1 serangan.
__ADS_1
Nafas jendral Ming Wei tertahan melihat kelihaian gerakan Xiao Qin dan kekuatan fisiknya, dia tak bergerak atau pun mengedipkan matanya sampai monster singa itu meninggal.
Pertarungan yang berlangsung selama lebih dari 1 jam itu tampaknya membuat para prajurit yang bertugas untuk membuat formasi sangat kelelahan, bahkan berbaring di atas tanah tandus saking lelahnya.
Jendral Ming Wei menghadap Xiao Qin dan meminta maaf tanpa alasan yang jelas, hanya saja dia meminta izin kepadanya untuk melaporkan hal yang baru saja terjadi pada Tian Ying.
“Terserah kamu saja, aku tidak peduli.” Timpal Xiao Qin.
“Terima kasih banyak, hamba pamit undur diri!”
__ADS_1
Jendral Ming Wei menghilang dari pandangan Xiao Qin dalam sekejap mata dan bergerak dengan sangat cepat ke arah di mana rombongan Tian Ying berburu sebelumnya, kemudian melaporkan hal yang sangat penting itu dengan tergesa.