Kultivator Jalan Surgawi

Kultivator Jalan Surgawi
CH-135 Sudah Menduga


__ADS_3

Tian Ling dan Tian Zhau akhirnya memutuskan untuk setuju dengan rencana yang diajukan oleh Tian Ying sebelumnya. Namun hal itu membuatnya semakin pusing lagi, setelah mendengar laporan dari mata-mata tentang perkembangan kelompok Xiao Qin.


“Seharusnya kakak pertama dan kedua setuju lebih awal, sekarang situasinya makin runyam.” Jelas Tian Ying.


Kedua pria yang ada di hadapannya pun hanya bisa menunduk, mereka juga sudah tahu perihal kekuatan tempur Xiao Qin saat ini yang tak mungkin dimiliki oleh kelompok mereka bertiga.


“Kesepakatan seperti apa yang harus kuberikan padanya?” Tian Ying kelihatan sangat pusing, dia sudah malas untuk berpikir.


“Biarkan aku saja yang memohon padanya.” Ujar Tian Zhao, dia merasa bahwa semua ini adalah salahnya.


“Biar aku saja kak, sekarang juga aku akan pergi ke markasnya.” Tian Ling berdiri dari tempat duduknya dan langsung dihentikan oleh Tian Ying.

__ADS_1


“Jangan gegabah, lokasi markas mereka bukanlah tempat sembarangan. Sangat berbahaya meskipun semua prajurit kita dikerahkan, setidaknya puluhan orang akan merenggut nyawa dan jika ada hal diluar dugaan akan lebih parah lagi.” Ujar Tian Ying.


Ketiganya tampak berpikir sejenak, kemudian ide yang cukup cemerlang tebersit di benak Tian Ling.


“Aku dengar katanya akhir-akhir ini jendral Lao Kang sering menunggangi singa peliharaan orang itu dan membawanya berburu di daerah pinggiran.”


Tian Ying tersenyum lebar, dia langsung berdiri dan keluar dari tendanya, diikuti oleh kedua kakaknya.


Hanya saja ternyata jendral Lao Kang sudah tidak mengunjungi daerah pinggiran lagi dan mereka bertiga gagal untuk menemukannya. Hal itu dikarenakan Cici yang tak begitu puas melawan monster lemah dan berburu di tempat yang lebih menarik.


Tian Ying tak memiliki pilihan lain yang lebih baik daripada mengirim jendral Ming Wei mengantar surat ke markas kelompok Xiao Qin. Dengan teknik meringankan tubuh yang begitu baik, dia berkemungkinan menghindari berbagai mara bahaya yang senantiasa menanti dan sampai ke tujuan dengan selamat.

__ADS_1


Di tengah perjalanan, jantung jendral Ming Wei berdetak dengan lebih kencang, tubuhnya penuh keringat dingin, dan berkali-kali hampir terpleset di batang pohon. Pada akhirnya dia berhasil datang dan menyampaikan surat tersebut secara langsung pada Xiao Qin yang kebetulan sedang ada di markas.


Xiao Qin membaca isi surat di depan jendral Ming Wei secara langsung, dan langsung membakarnya dengan tenaga dalam.


Jendral Ming Wei pun terkejut, dia sudah pasrah dan menundukkan kepalanya sambil menghela nafas.


“Aku sudah memikirkan hasil yang seperti ini, tidak perlu formalitas seperti ini pun aku akan menyetujuinya.”


Jendral Ming Wei mendongak, dia menatap Xiao Qin sebentar sebelum akhirnya bersujud berterima kasih di bawah kakinya. Dirinya sangat senang karena perseteruan ini akan segera berakhir, dan perpecahan dalam keluarga kekaisaran dapat diminimalisir.


Xiao Qin membawa seratus prajuritnya dan pergi ke markas Tian Ying. Di sepanjang jalan jendral Ming Wei hanya bisa iri dengan kekuatan tempur yang dimiliki oleh para prajurit itu, bahkan kekuatan perseorangan terendahnya saja mencapai ranah spiritual langit tingkat ketiga dan paling tingginya berada di tahap Yin Yang lingkaran pertama.

__ADS_1


Kultivasi jendral Ming Wei sendiri berada di ranah spiritual langit tingkat ke-10, dan sejak 5 tahun lalu belum mampu menerobos ke tahap Yin Yang. Oleh karena itu, Xiao Qin memberikannya hadiah pertemuan kecil yang berupa pil kultivasi tingkat ke-6.


__ADS_2