Kultivator Jalan Surgawi

Kultivator Jalan Surgawi
CH-47 Pemurnian Kembali


__ADS_3

Di sebuah ruangan, nampak Guo Zi yang sedang menyalurkan tenaga dalamnya kepada Xiao Qin.


Nona Luan dan Xiao Mei ikut menyaksikan hal itu, mereka berharap penuh pada ketua paviliun alkemis ini untuk menyelamatkan Xiao Qin.


Di saat Guo Zi hampir mencapai batasnya, Xiao Qin pun bangun dengan terengah-engah. Dia melihat sekeliling dan merasa lega saat melihat kakaknya baik-baik saja.


Xiao Mei dan nona Luan dengan segera menghampiri Xiao Qin dan menanyakan kabarnya, Xiao Mei nampak ingin memeluknya dengan erat namun sadar bahwa kondisi Xiao Qin belum sepenuhnya pulih.


“Bocah tengil, kau sepertinya sangat diberkati langit. Dengan luka dalam yang begitu parah ini kamu malah memaksakan tubuhmu untuk berkelahi dan membuat lukamu ini jauh lebih parah dari sebelumnya.” Ujar Guo Zi yang kemudian memberikannya sebuah pil mutiara langit dan pil bulan bintang.

__ADS_1


Guo Zi sengaja memberikan Xiao Qin pil mutiara langit untuk membantu kultivasinya. Meskipun memiliki fungsi untuk menyembuhkan luka dalam juga, pil bulan bintang lebih efektif daripada itu.


Fungsi utama pil mutiara langit adalah untuk meningkatkan Chi dalam tubuh untuk membantu seorang kultivator menembus tingkatannya.


Xiao Qin tidak segera menelan kedua pil itu, karena ia merasa keduanya cacat dan tidak mencapai standar kualifikasinya.


Karena dia tidak bisa membuang begitu saja pemberian dari Guo Zi, Xiao Qin pun berinisiatif untuk memurnikan pil tersebut.


Begitu pula dengan nona Luan, dia ingin menambah wawasannya lagi dengan melihat pemurnian yang akan dilakukan oleh Xiao Qin. Saat Xiao Mei bertanya tentang kondisi Xiao Qin saat ini pun, hanya menjawabnya dengan baik-baik saja.

__ADS_1


Sambil menahan rasa nyeri di sekujur tubuhnya, Xiao Qin mulai menyalakan tungku dan memasukkan beberapa bahan ke dalamnya. Dimulai dari sehelai daun musim gugur, seikat rumput ungu, 2 tetes air danau jingga dan juga kayu mint.


Setiap bahan-bahan yang berbeda masuk ke dalam tungku, suhu dalam tungku tersebut berubah-ubah karena Xiao Qin mengaturnya untuk seperti itu. Terutama saat kayu mint dimasukkan, dia segera memanaskan apinya hingga seribu derajat dan langsung memasukkan kedua pil secara bersamaan. Satu detik setelah kedua pil itu masuk, Xiao Qin langsung menurunkan temperatur tungkunya sampai 80 derajat.


Aroma wangi yang begitu kuat keluar dari dalam tungku, Xiao Qin langsung mengambil kedua pil itu dan menyelimuti keduanya dengan api rubah.


Xiao Qin sengaja melakukan hal itu untuk menyerap panas yang ada dalam pil, karena panas dari tungku tadi semuanya dipindahkan ke dalam dua pil yang kini dipegangnya.


Guo Zi dan nona Luan begitu takjub saat melihat pil bulan bintang dan mutiara langit menjadi begitu berbeda. Corak bulan sabit dan beberapa bintang jadi terlihat jelas, begitu pula dengan mutiara langit yang begitu terang dan memperlihatkan wujud langit di siang hari.

__ADS_1


Merasa puas dengan hasilnya, Xiao Qin pun langsung menelan kedua pil tersebut secara bersamaan. Setelah itu, dia langsung duduk di lantai dan bersemedi sebelum efek samping kedua pil tersebut muncul.


Walaupun keduanya hanyalah pil tingkat keempat, efeknya setara dengan pil tingkat keenam. Xiao Qin terlihat begitu serius dan kesusahan untuk mengendalikan tubuhnya, karena efek dari kedua pil tersebut seharusnya tidak bisa diserap oleh anak seusianya. Jika Xiao Qin tidak menggunakan teknik tertentu untuk mengendalikan efek kedua pil itu, mungkin saja tubuh Xiao Qin akan mengembung dan meledak karena kelebihan kapasitas.


__ADS_2