Kultivator Jalan Surgawi

Kultivator Jalan Surgawi
CH-44 Digoda Banyak Lelaki


__ADS_3

Ucapan Xiao Qin tentang efek samping dari kosmetik berlebihan selalu terngiang-ngiang di telinga Xiao Mei, bahkan saat ia kembali ke kamarnya dirinya sempat dibingungkan oleh beberapa kosmetik yang ia beli saat di toko pakaian. Xiao Mei bimbang, haruskah ia membuang kosmetik-kosmetik tersebut atau hanya menggunakannya secara teratur. Karena Xiao Qin menyarankan untuk tidak membuang kosmetik tersebut, akhirnya Xiao Mei tidak jadi berniat untuk membuang kosmetiknya.


Xiao Qin mengatakan pada kakaknya itu bahwa perempuan juga terkadang lebih cantik saat menggunakan kosmetik, padahal itu hanya pengetahuan dasarnya yang ia pelajari di perpustakaan galaksi.


Meskipun pada aslinya Xiao Qin memiliki ingatan dan jiwa seorang pendekar berusia ratusan ribu tahun, akan tetapi dalam wujud barunya ini perasaan dan suasana hatinya sering kali seperti seorang anak kecil berusia 6 tahun. Hasrat untuk bermain dan bergaul dengan anak-anak kecil lainnya terkadang mengganggu pikirannya.

__ADS_1


Saat ini Xiao Qin tengah melihat sebuah permen lolipop berwarma warni yang dijual oleh seorang pedagang pinggir jalan, dia melihat beberapa anak seusianya membeli permen lolipop tersebut dan iri kepada mereka. Di kehidupan lalunya pun dia tidak pernah mengalami masa-masa indah dan tenang seperti itu, dia hanya disumpali ratusan hingga ribuan teknik beladiri semasa kecilnya.


Xiao Mei memperhatikan Xiao Qin yang secara jelas menatapi permen lolipop dari seorang penjual di pinggir jalan, ia pun menarik lengan Xiao Qin dan membeli dua permen lolipop pada pedagang tersebut. Xiao Qin tampak malu saat menerima permen lolipop tersebut, karena berpikir bahwa sudah tidak layak lagi baginya untuk memakan cemilan seperti ini.


Setelah melihat Xiao Mei menjilati permen lolipop tanpa rasa ragu dan malu sedikit pun, barulah ia memberanikan diri untuk mencobanya.

__ADS_1


Hal yang dipikirkan Xiao Qin memang benar, akan tetapi Xiao Mei melakukan semua itu tanpa berpura-pura.


Xiao Mei sampai saat ini memendam puluhan pertanyaan dalam hatinya, yang mungkin akan dia pendam hingga kapan pun. Dia lebih memilih kebersamaan bersama Xiao Qin daripada harus menanyakan hal-hal tersebut, dan ia sering berpikir bahwa Xiao Qin akan marah dan meninggalkannya jika dia memaksa Xiao Qin untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan dirinya.


Sejauh ini hubungan mereka semakin dekat sebagai saudara, namun dalam hal kultivasi dan ilmu-ilmu lainnya Xiao Mei merasa semakin tertinggal olehnya.

__ADS_1


Di sepanjang perjalanan, banyak sekali pria yang merayu Xiao Mei dengan berterus terang akibat kecantikannya yang berlipat ganda. Xiao Mei memang senang karena wajahnya semakin cantik, tapi dia tak ingin dirayu oleh pria abal-abal yang kesulitan mencari jodoh. Ada juga seorang bangsawan yang merayu Xiao Mei dengan paksaan, dia menyuruh 5 penjaganya untuk menangkap dan menculik Xiao Mei tanpa rasa takut sedikit pun. Para penjaga ketertiban kota pun berpura-pura tidak melihat dan mengganti arah patrolinya ke tempat lain.


Xiao Qin sangat kesal dengan pria tak bertatakrama tersebut, kemudian menyiapkan beberapa jarum peraknya dan hendak ia lemparkan ke 5 penjaga bangsawan tersebut.


__ADS_2