
Melihat Xian Lie Lie yang kurang bersemangat, Xiao Qin pada akhirnya memutuskan untuk segera membayar pesanannya saja supaya kakak angkat barunya itu bisa makan tanpa diliputi kegelisahan.
“Berapa totalnya?” Tanya Xiao Qin.
“Lima ribu enam ratus keping emas.” Timpal pelayan tersebut dengan santai.
Saat mendengar jumlah itu, Xian Lie Lie langsung lemas dan ingin membatalkan pesanannya. Akan tetapi dia langsung terbelalak saat Xiao Qin mengeluarkan koin emas yang cukup untuk membayar pesanan tersebut.
“Bagaimana kamu bisa mempunyai uang sebanyak itu?” Tanya Xian Lie Lie.
Xiao Qin menghela nafas, “sebenarnya aku tidak mau kakak mempertanyakan hal ini.” Ucapnya lirih.
“Ah, baiklah kalau seperti itu.” Xian Lie Lie menjadi merasa gugup.
“Iya, maaf ya. Suatu hari jika memungkinkan, aku akan menceritakannya pada kakak.”
__ADS_1
“Tak usah dipikirkan, lagi pula setiap orang memiliki rahasianya masing-masing. Mari kita makan saja sebelum makanannya dingin, sangat disayangkan jika makanan semahal ini malah dibiarkan dingin.”
Xiao Qin mengangguk, dia mengambil sendoknya dan mulai makan.
Sepertinya latar belakang Xiao Qin benar-benar luar biasa, dia bahkan mampu mengeluarkan ribuan keping emas tanpa ragu sama sekali. Dan yang paling luar biasa, dia sudah mengenal refining dengan sangat baik bahkan melampaui kemampuanku.
“Kakak, mari makan!” Ujar Xiao Qin melihat Xian Lie Lie yang termenung sambil menunduk melihat ke arah pisaunya.
Xian Lie Lie kemudian memperlihatkan pisaunya kepada Xiao Qin, “aku minta maaf, pisau yang kamu berikan padaku jadi seperti ini.” Ucapnya dipenuhi rasa menyesal.
“Jika kakak mau, aku bisa memperbaikinya. Atau jika kakak menginginkan pisau yang baru dan lebih kuat, aku juga bisa membuatkannya lagi nanti.”
“Benarkah?” Xian Lie Lie tampak bersemangat.
“Iya, aku janji. Akan tetapi kali ini akan memerlukan waktu yang lebih lama, waktu itu aku hanya ingin menunjukkan kemampuanku pada guru.”
__ADS_1
“Iya, aku paham.”
Xian Lie Lie kemudian mulai menggigit kentang gorengnya, dia tak percaya bahwa yang dimakannya itu benar-benar kentang goreng. Dalam hitungan menit, dia terus melahap kentang itu hingga habis dan merasa ketagihan lagi dengan rasanya. Akan tetapi, saat dia sadar bahwa harga kentang goreng itu begitu mahal ia mengurungkannya. Xiao Qin yang mengetahui hal itu memanggil pelayan dan meminta agar Xian Lie Lie memesan makanan lagi.
“Eh, tidak usah. Aku sudah kenyang.” Xian Lie Lie menelan salivanya.
“Jangan sungkan kak, mumpung kita masih di sini.” Ujar Xiao Qin.
“Tidak usah, saat ini aku ingin menurunkan berat badanku jadi hanya makan sedikit saja.”
Karena Xian Lie Lie terus keras kepala, Xiao Qin tak lagi memaksanya untuk memesan makanan lagi.
“Ya sudah, aku ingin pesan 10 porsi sea food mutiara dalam untuk di bawa pulang.”
Mata Xian Lie Lie terbelalak mendengar hal itu, apalagi saat pelayan tersebut menyebutkan harga totalnya yang senilai 50 ribu keping emas.
__ADS_1
Sepulang dari restoran Xiefeng, Xian Lie Lie benar-benar tak habis pikir dengan Xiao Qin yang rela menghabiskan puluhan ribu keping emas hanya untuk beberapa porsi makanan. Dia benar-benar merasa lemas dan tak tahu apa dengan apa yang harus dilakukannya, apakah dia akan menjauh atau memanfaatkan kedekatannya untuk mendapatkan keuntungan.