
Pangeran Zhao akhirnya setuju untuk bekerja sama dengan asosiasi Wanjian, Xiao Qin meninggalkan mereka berdua untuk berdiskusi lebih lanjut sementara dirinya ingin mencari Ning Xia yang tak kunjung kembali.
Ternyata ayah Ning Xia menyuruhnya untuk tidak keluar dan mengganggu perbincangan orang-orang penting yang dibawa oleh Xiao Qin. Keputusannya memang tepat, tapi banyak interior restoran yang hancur karena puteri kecil itu merajuk.
“Mumpung masih siang, kamu ingin melihatku menempa kah?” Tanya Xiao Qin.
“Kamu bisa menempa?” Ning Xia kelihatan senang.
Xiao Qin mengangguk, mereka berdua langsung berangkat ke akademi Jinchuan untuk menyiapkan semuanya.
“Akan tetapi, kali ini aku tidak benar-benar akan menempa. Aku hanya ingin membuat alat yang bisa digunakan untuk menempa secara otomatis.” Jelasnya saat memilah beberapa bijih besi dan beberapa logam lainnya.
__ADS_1
Xiao Qin mengeluarkan juga banyak logam lain dari cincin penyimpanannya, hingga setengah dari ruang latihan pribadi dipenuhi oleh logam-logam itu.
“Banyak sekali!” Ning Xia mengambil salah satu batuan yang terlihat cantik dan memintanya.
“Ya sudah, ambil saja yang satu itu.”
Xiao Qin kemudian mulai menggunakan teknik khusus untuk menempa yang dinamakan seribu tubuh dewa. Dengan teknik ini, Xiao Qin berasa memiliki banyak tubuh dan bisa menempa semua logam hanya dengan kekuatan pikiran. Dengan begitu, dia bisa mempersingkat proses dan menyelesaikan semua kerangka awal kurang dari 6 jam.
“Lama sekali!” Gerutunya kesal.
“Maaf, tapi menempa memang membutuhkan waktu yang sangat lama. Dengan teknik spesial pun, aku baru bisa menyelesaikan kerangka awalnya, masih 20% dari proses.”
__ADS_1
“Sekarang sudah mau malam, kau harus mengantarku!” Paksa Ning Xia, dia benar-benar menyesal ikut Xiao Qin kali ini karena begitu membosankan.
Xiao Qin langsung mengantarkan Ning Xia ke restoran Xiefeng, sekaligus untuk makan malam di sana.
Satu bulan berlalu, akhirnya asosiasi dagang Wanjian dan restoran Xiefeng bekerja sama secara diam-diam. Mereka membuat bangunan baru yang lebih tinggi nan lebih luas supaya para kultivator yang dikirim oleh asosiasi dapat membaur lebih realita, dan kini mereka juga menghidangkan makanan lain yang tidak mengandung banyak Ki.
Makanan yang dipenuhi ki tersebut hanya dihidangkan bagi kaum bangsawan kelas atas yang tidak memiliki basis kultivasi, tentu saja itu pengecualian bagi tuan muda Xiao Qin yang mengusulkan semua ini dan beberapa orang spesial lainnya.
Xiao Qin tak perlu lagi repot-repot mengeluarkan uang untuk makan di restoran Xiefeng. Setelah nona Xiang menjelaskan kondisi restoran Xiefeng saat ini pada ayahnya Ning Xia, pria itu ingin melakukan balas budi dengan memberikan makanan secara gratis untuk selamanya.
Karena sudah seperti itu, Xiao Qin takkan menyia-nyiakannya dan makan lebih lahap di restoran Xiefeng. Ditambah lagi karena alat penempa otomatis Xiao Qin telah jadi, dia hanya perlu menunggu dan mencari bahan lain yang bisa digunakan untuk memperkuat senjatanya.
__ADS_1
Xiao Qin sering pergi ke luar kota bersama Ning Xia untuk bermain dan mengeksplor wilayah di daerah tersebut. Tak jarang keduanya berjumpa dengan para monster dan hewan liar biasa, dan Ning Xia tak menganggap mereka berbahaya karena dapat ditumbangkan dengan mudah oleh Xiao Qin.