Kultivator Jalan Surgawi

Kultivator Jalan Surgawi
CH-124 Pembantaian


__ADS_3

Nona muda dari keluarga Jiang akhirnya menyerah dengan kalung mutiara tersebut karena Xiao Qin telah menawarnya dengan harga sepuluh juta keping emas, dia geram dan berharap para pengawalnya melakukan dengan cepat.


Xiao Qin sudah menyadari hawa membunuh yang dikeluarkan nona muda Jiang Yi, serta dua orang yang terus memperhatikannya dari kejauhan.


Xiao Qin bertanya kepada narator sebelum pelelangan selanjutnya berlangsung, “apakah balai pelelangan akan bertindak jika ada pihak yang ingin membunuh seseorang di sini?”


Sang narator pun bingung, karena ia juga berpikir bahwa keluarga Jiang akan bertindak di tempat.


“Sepertinya harus mengandalkan masing-masing, balai pelelangan adalah sebuah organisasi perdagangan bukan militer.”


Xiao Qin sangat kecewa dengan jawaban sang narator, “baiklah kalau seperti itu.” Ucapnya berusaha menutupi rasa kesal.


Orang-orang di sekelilingnya pun mulai bergosip, mengutuk dan menghina Xiao Qin karena telah berurusan dengan orang yang salah.


“Salahkan saja dirimu karena tak memiliki dukungan yang kuat.” Kedua tangan Jiang Yi memegang pinggang dan merasa dirinya telah menang.

__ADS_1


Para pengawal Jiang Yi tersenyum lebar dan menyerang Xiao Qin terang-terangan, semua orang yang melihat hal itu hanya bisa menjauh dan mengutuk Xiao Qin sekali lagi.


Xiao Qin sudah tak tahan lagi, dengan tangan kosong dia menggenggam kepala dari kedua pengawal itu dan membenturkannya berulang kali satu sama lain hingga hancur. Orang yang menyaksikan hal tersebut pun merasa ngeri dan meninggalkan pelelangan dengan tergesa-gesa.


Mereka semua tak menyangka bahwa Xiao Qin begitu kuat, dan mampu mengalahkan dua pengawal keluarga Jiang tanpa membutuhkan banyak usaha.


“Beraninya membunuh orang dari keluarga Jiang, kamu akan mati!” Ucap Jiang Yi.


Puluhan pengawal pribadinya pun mengepung Xiao Qin, sementara beberapa pihak lain yang duduk di kursi VIP tinggal diam dan menyaksikan Xiao Qin sebagai tontonan.


Jiang Yi sama sekali tak peduli, dia terus memerintahkan orang-orangnya untuk menghabisi Xiao Qin sesegera mungkin.


Xiao Qin pun memperlihatkan ranahnya yang sebenarnya, dan menghabisi semua pengawal dari keluarga Jiang hanya dalam satu gerakan.


Jiang Yi pun tersontak, begitu pun orang-orang yang ada di ruangan VIP lainnya. Tak lama berlalu, Xiao Qin melompat ke ruangan VIP Jiang Yi dan mencekiknya, semua pengawal tersisa langsung dihabisi dalam seketika.

__ADS_1


“Ayahku tidak akan melepaskanmu!” Jiang Yi meronta kesakitan dan terus berusaha melepaskan diri.


Pihak balai pelelangan mulai bertindak, mereka mengepung Xiao Qin dan meminta agar Xiao Qin melepaskan nona muda dari keluarga Jiang.


Karena orang-orang yang menghadangnya itu begitu arogan, tanpa basa-basi dia menghabisi orang-orang itu tanpa ampun.


Lebih banyak orang dari pihak balai pelelangan datang, dan lagi-lagi tujuannya adalah menghentikan Xiao Qin berbuat kacau.


“Salah sendiri balai pelelangan ini tak begitu adil, membiarkan orang dari keluarga Jiang untuk membunuh namun menghalangi balasanku. Apakah kalian sekelompok orang gila?”


“Kau sepertinya orang kaya yang baru datang ke ibukota kekaisaran dan belum tahu latar belakang keluarga Jiang ini, mereka tidaklah mudah untuk diprovokasi.”Jelas salah seorang pengawal.


“Lalu apakah aku jauh lebih mudah untuk diprovokasi?” Tanya Xiao Qin sambil memiringkan kepala.


Pengawal tadi pun mulai merasa ragu dan menanyakan latar belakangnya.

__ADS_1


Xiao Qin tidak menjawab pertanyaan tersebut dan malah mengeluarkan pusaka terkuatnya, ‘Xing Wuxi’ dan bersiap-siap melenyapkan balai pelelangan.


__ADS_2