Kultivator Jalan Surgawi

Kultivator Jalan Surgawi
CH-134 Terlampau Kuat


__ADS_3

Tian Ying tak memercayai sedikit pun perkataan yang telah dikatakan oleh jendral Ming Wei barusan, mengenai pertarungan antara Xiao Qin dan monster kuno tahap surgawi.


“Kalau dia menang karena pusaka tingkat tinggi atau lebih baik aku mungkin akan percaya, tapi jika dia menang melawan monster itu dengan tangan kosong–“ Tian Ying tak sanggup lagi melanjutkan ucapannya, orang yang bernama Xiao Qin itu benar-benar membuatnya pusing.


Dia pasti akan menang telak dalam perburuan ini, dan harga diri kami di mata orang lain akan menurun drastis. Bagaimana ini? Apa yang harus aku lakukan?


Karena tak menemukan solusi, Tian Ying memutuskan untuk mendiskusikan hal itu dengan kedua kakaknya dan menarik pasukan berburu.


Di dalam sebuah tenda, Tian Ying telah menunggu dengan wajah gelisah. Hal itu membuat Tian Ling dan Tian Zhao begitu khawatir dan mempertanyakannya.


“Ini terkait harga diri kita sebagai keluarga terpandang, mungkin akan sedikit tergeser oleh Xiao Qin.” Ucap Tian Ying perlahan.

__ADS_1


“Bukankah kamu sebelumnya tidak ingin terlalu ikut campur pada hal ini? Apa yang membuatmu berubah pikiran seperti ini?” Tian Zhao terheran.


“Iya, padahal kamu biasanya tidak tertarik sama sekali dengan urusan seperti ini.” Lanjut Tian Ling.


Segelas anggur yang sedari tadi dipegang oleh Tian Ying diteguk seketika, “itu karena Xiao Qin terlalu kuat, seekor monster ditahap surgawi gerbang pertama bisa dibunuhnya dengan tangan kosong. Dengan menggabungkan kekuatan kelompok kita bertiga, apakah mampu untuk melakukannya dengan tangan kosong sepertinya?”


Tian Ling dan Tian Zhao pun tersontak, mereka juga berpikir demikian.


Tian Ling dan Tian Zhao mendengarkan rencana Tian Ying secara seksama, mereka tak menyanggah sampai Tian Ying menyelesaikan semua ucapannya. Tapi hal itu bukan berarti mereka setuju, karena artinya mereka nanti harus bersedia sepenuh hati menyerahkan tahta tersebut pada Xiao Qin.


Rencana yang dimaksud oleh Tian Ying itu adalah membatalkan pertandingan dan menggantinya dengan perburuan bersama. Oleh karena itu, sistem poin sudah lagi tak berlaku dan tahta sepenuhnya akan dimiliki Xiao Qin sebagai kesepakatan.

__ADS_1


Tian Ling dan Tian Zhao meminta waktu untuk memutuskan hal ini, mereka masih tidak tega tahta yang seharusnya dimiliki oleh salah satu dari mereka bertiga malah diberikan pada orang lain secara otomatis.


Dalam 7 hari berturut-turut Xiao Qin telah menumpas lebih dari sepuluh lusin monster di tahap surgawi, dia juga kini membiarkan Cici bermain di daerah pinggiran sambil melatih kemampuannya.


Agar tak diserang oleh kelompok lain, Xiao Qin mengutus jendral Lao Kang untuk mengikuti Cici bermain.


Markas kelompok Xiao Qin kini semakin dalam dan semakin dekat ke pusat lembah, bahkan hawa panas mulai terasa karena lokasinya dekat dengan sungai lava.


Sekeliling markas dikelilingi oleh kabut, membuat para prajurit yang berjaga harus lebih waspada. Sementara itu, gua yang kaya akan mineral ditinggalkan saja karena bisa ditambang lagi di lain waktu.


Lokasi markas Xiao Qin kali ini sangat bermanfaat bagi kultivasi, setiap orang rela memanfaatkan waktu istirahat yang dimilikinya untuk bermeditasi. Kekuatan tempur kelompok Xiao Qin tidak bisa lagi dibandingkan dengan 3 kelompok lain yang dulunya sedikit lebih kuat. Kali ini bahkan dengan seratus prajurit dapat menaklukkan monster tahap surgawi dengan sedikit susah payah.

__ADS_1


__ADS_2