Kultivator Jalan Surgawi

Kultivator Jalan Surgawi
CH-48 Lebih Dari Sebelumnya


__ADS_3

3 jam berlalu, akhirnya Xiao Qin bisa menyerap seluruh efek dari pil bulan bintang dan mutiara langit. Alhasil, kultivasinya kini meningkat 1 tahap dan lukanya membaik.


Meskipun begitu, luka dalam yang diderita Xiao Qin masih belum dapat pulih sepenuhnya. Selain itu, dia tidak ingin mengonsumsi terlalu banyak pil pemulihan karena akan membebani tubuh dan berefek pada perkembangannya di kemudian hari.


Berkultivasi atau meditasi adalah satu-satunya cara paling cepat supaya Xiao Qin bisa sepenuhnya pulih, akan tetapi dirinya masih ingin mengurus beberapa urusan di kota Fu seperti masalah siluman roh.


Saat malam hari tiba, Xiao Qin merasakan hawa keberadaan siluman roh kembali. Dia segera bergegas memberi tahu Jia Ming Yue akan hal ini, kemudian mengajaknya pergi ke tempat hawa keberadaan siluman roh berada.


Xiao Mei yang kebetulan mendengar perbincangan tersebut ingin ikut pergi. Karena Xiao Qin tak punya waktu untuk berdebat, ia pun hanya bisa meng-iyakannya.


Jia Ming Yue begitu terkejut saat tahu bahwa langkah kaki Xiao Qin semakin cepat daripada sebelumnya. Jika bocah kecil itu tidak meninggalkan jejak, mungkin tak ada harapan bagi Jia Ming Yue untuk menyusulnya.

__ADS_1


Begitu pula dengan Xiao Mei, langkahnya lebih lambat daripada Jia Ming Yue. Dengan sekuat tenaga, Xiao Mei berusaha mengejar ketertinggalannya. Walau sudah seperti itu, dia malah semakin merasa tertinggal.


Terlihat di sebuah kediaman tengah mengadakan pesta, mereka semua dalam keadaan mabuk dan tidak dapat menyadari keberadaan siluman roh yang berada di sana.


Para penjaga pun ikut minum minuman keras dan mengabaikan penjagaan, padahal banyak sekali tamu-tamu penting yang menghadiri pesta tersebut.


Pesta tersebut diadakan oleh wakil walikota untuk merayakan pernikahan anaknya, dia tidak menghiraukan peringatan dari walikota perihal siluman roh yang masih berkeliaran.


Para tamu yang melihat hal itu pun panik, semuanya kocar-kacir ke segala arah dengan harapan nyawa mereka tidak dicabut oleh siluman roh.


Xiao Qin turun dari dinding kediaman tersebut dan berjalan mendekat ke arah siluman roh yang berwujud wanita.

__ADS_1


Perempuan itu memiliki kuku yang sangat tajam serta panjang dengan mata merah seperti kucing, rambutnya hitam dan ia memakai gaun warna merah.


“Bocah kecil, kau selalu menggangguku! Kau juga bisa mendeteksi keberadaanku dengan cepat, ancaman seperti ini harus segera dimusnahkan!” Siluman roh itu bergerak dengan cepat dan mencakar ke arah Xiao Qin.


Xiao Qin dan siluman roh itu pun beradu pukul, keduanya dapat menghindar dan melakukan serangan balasan dengan cepat.


Siluman roh merasa dirinya akan menang, karena ia telah menyerap banyak roh dari orang-orang di kota Fu. Selain itu, Xiao Qin menyadari fluktuasi kekuatan yang dikeluarkan oleh siluman roh.


Kekuatannya bertambah belasan kali lipat, hawa membunuhnya pun menjadi lebih pekat. Jika saja aku memiliki pedang pusaka, mungkin memiliki kesempatan untuk mengalahkannya.


Siluman roh mengeluarkan kekuatan yang lebih kuat, membuat Xiao Qin terpaksa mundur dan menjaga jarak dari siluman tersebut. Siluman roh tertawa dengan lantang, dia menggunakan sebuah teknik untuk memanggil beberapa mayat hidup.

__ADS_1


Siluman itu ingin mempermainkan Xiao Qin lebih lama, mengenal dirinya akan menjadi mangsa paling lezat yang pernah ditemukan siluman roh tersebut selama ini.


__ADS_2