
Ujian kedua berakhir dengan 2 orang tereliminasi. Meskipun ramuan yang dibuat Xiao Qin belum selesai, Guo Zi menganggapnya lulus dan maju ke tahap berikutnya.
“Ramuan yang di buat Xiao Qin ini terlalu berbahaya, aku harus menyimpannya dengan sangat rapi atau membuangnya ke tempat sepi.” Guo Zi memasukkan botol ramuan itu ke dalam cincin penyimpanan.
Tak lama berselang itu, ujian ketiga pun di mulai. Kali ini mereka diharuskan membuat sebuah pil jenis bebas dengan bahan yang disediakan. Rata-rata peserta mengambil bahan tingkat tinggi sebagai dasar utama, sedangkan Xiao Qin hanya memilih bahan-bahan tingkat rendah.
Bahan tingkat tinggi hanya akan menyulitkan alkemis awam. Semakin tinggi bahan yang digunakan, maka semakin tinggi kemampuan yang harus digunakan. Bahan tingkat rendah memiliki resiko lebih kecil untuk gagal, tapi mereka lebih memilih untuk memanfaatkan bahan tingkat tinggi tanpa memikirkan konsekuensinya. Sedangkan Xiao Qin itu, meskipun kemampuannya sudah sangat tinggi dia lebih memilih untuk menggunakan bahan tingkat rendah. Guo Zi lagi-lagi berdecak kagum, dia tak pernah menyangka bahwa Xiao Qin bisa memikirkan hal sejauh itu.
Nona Luan berkeliling dan melihat satu per satu perkembangan peserta dan Xiao Qin di terakhirkan. Dia melakukan itu supaya bisa berlama-lama dan melihat perkembangan Xiao Qin hingga selesai. Meskipun begitu, hasil yang di buat Xiao Qin tak terlalu mengejutkan seperti sebelumnya. Dia melakukan itu karena ia pikir bahwa nilai sebelumnya sudah lebih dari kata cukup dan tak perlu menambah nilai lagi, sehingga orang-orang lain tak terlalu tertekan di ujian ketiga.
__ADS_1
Meskipun begitu, ujian ketiga tidak semudah yang dibayangkan. Salah satu tungku yang digunakan para peserta meledak dan membuat peserta itu tereliminasi.
3 orang lagi tereliminasi, membuat ketua paviliun alkemis menggelengkan kepala.
“Tahun ini lebih buruk dari tahun-tahun sebelumnya, dari keempat peserta ini yang pasti lolos hanyalah Xiao Qin dan wanita itu.” Jelasnya.
“Mereka berdua sungguh misterius, apalagi tuan Xiao. Entah berapa banyak misteri yang dia sembunyikan, sampai-sampai membuat nyonya Xiang memberikannya token emas.”
Satu jam pun berlalu, ujian alkemis akhirnya selesai. Dan seperti dugaan, yang lulus pada tahun ini hanyalah Xiao Qin dan Xiao Mei.
__ADS_1
“Selamat, kalian berdua berhasil menyelesaikan ketiga ujian. Dan sekarang, kalian secara resmi telah menjadi alkemis kelas 1.” Guo Zi kemudian memberikan token berwarna hijau yang ditengah-tengahnya bertuliskan angka 1.
“Kita berhasil kak!” Xiao Qin tersenyum sembari memeluk kakaknya. Xiao Mei pun tampak bahagia, setelah sekian lama akhirnya ia bisa menjadi alkemis kelas 1.
Aku sekarang tidak berhak untuk iri padanya. Tanpa bantuan Xiao Qin, aku mungkin takkan bisa menjadi alkemis di usiaku saat ini. Batin Xiao Mei.
Selesai mendapatkan token alkemis, Xiao Qin dan Xiao Mei kembali ke penginapan untuk memberi kabar Wanzhou.
“Aku sudah menduga bahwa kalian pasti akan berhasil, selamat ya!” Ujar Wanzhou. Dia sebenarnya tidak tahu seberapa sulitnya menjadi alkemis, dia hanya tahu hal-hal yang dihasilkan oleh alkemis itu sangat luar biasa.
__ADS_1
“Selain memiliki bakat dibidang kultivasi, kalian juga ternyata memiliki bakat menjadi dalam alkimia. Jujur saja, aku jadi semakin ingin mengundang kalian ke dalam sekte bukit awan.” Jia Mingyue memegang lengan Xiao Qin dan menatap wajahnya cukup lama.
~Jangan pelit like dan komen positifnya ya, biar author rajin lagi.