Kultivator Jalan Surgawi

Kultivator Jalan Surgawi
CH-140 Mengundurkan Diri


__ADS_3

Seluruh prajurit kembali ke kapal terbang, jasad monster yang telah dihabisi pun dibagikan karena sudah tahu khasiatnya.


Kaisar Tian Zhi awalnya juga tak percaya daging monster bisa dimakan, pikirnya akan beracun dan bisa membuat sakit perut.


Spekulasi itu memang benar jika cara memasaknya disamakan dengan daging hewan biasa, sedangkan cara yang dibuat Xiao Qin itu bisa membalikkan 180 derajat rasa dan efek dari daging monster sebelumnya.


Kaisar benar-benar terkagum dengan kejeniusan Xiao Qin, presentase kemungkinan dia rela memberikan tahtanya pada pemuda itu sedikit meningkat.


Sesampainya di istana kekaisaran, Xiao Qin mendesak kaisar agar segera menjadikannya penerus tahta. Namun kaisar sepertinya masih belum rela memberikan tahtanya itu kepada orang luar, bahkan semakin tidak percaya kepada Xiao Qin yang terus mendesaknya.


“Baiklah jika kaisar tidak mau menepati janji, sepertinya aku telah membuang-buang waktu dan informasi berharga di kekaisaran ini. Semoga di masa depan kalian bisa membayar kebaikanku sebelumnya, aku pasti akan menagihnya.”


Xiao Qin kesal, dia tidak bisa tinggal lebih lama lagi dan membujuk kaisar yang tidak tahu malu dan plin-plan itu. Padahal ketiga anaknya sudah setuju, tinggal dirinyalah yang harus menepati janjinya.

__ADS_1


Kaisar Tian Zhi hanya bisa menyesal atas perbuatannya, dia telah kehilangan seseorang yang bisa membawa kekaisaran Fei ke masa keemasan.


Xiao Qin menemui jendral Lao Kang diam-diam, dia menjelaskan hal terkait keputusan kaisar yang plin-plan dan mengajaknya untuk pergi bersama seribu prajurit yang ikut perburuan waktu itu.


Keesokan harinya, jendral Lao Kang memutuskan untuk mengundurkan diri dari militer bersama seribu prajurit lainnya.


Tian Ying dan kedua kakaknya menanyakan hal tersebut kepada kaisar, karena merasa ada yang tidak beres dengan pengunduran jendral Lao Kang ini yang begitu tiba-tiba.


Dia belum tahu seberapa banyak perkembangan jendral Lao Kang sejak pergi ke lembah neraka, jadinya masih bisa sedikit tenang dengan kepergian jendral tersebut.


Karena tidak dapat kejelasan dari ayahnya, Tian Ying mengirim jendral Ming Wei untuk memata-matai mantan jendral Lao Kang dan pengikutnya.


Dengan menaiki kuda, seribu prajurit itu ternyata pergi ke kediaman Xiao Qin. Hanya saja, setelah memasuki kediaman tersebut para prajurit tiba-tiba menghilang dan keberadaannya tidak dapat diselidiki lebih lanjut.

__ADS_1


Xiao Qin keluar dan menemui jendral Ming Wei secara langsung, membuat pria berpakaian serba hitam itu terkejut dan langsung menjaga jarak.


“Jendral Ming, apakah kamu disuruh oleh Tian Ying untuk memata-matai Lao Kang?” Tanya Xiao Qin berterus terang.


Jendral Ming Wei membuka penutup wajahnya dan mengendurkan kewaspadaan. Setelah itu Xiao Qin melemparkan sebuah surat kepadanya, kemudian mengatakan bahwa jawabannya ada di dalam sana.


Xiao Qin melesat dengan cepat ke sembarang arah, membuat jendral Ming Wei yang masih memerhatikan surat itu pun tak dapat melihat ke arah mana Xiao Qin melarikan diri.


Xiao Qin berlari dengan kecepatan penuh ke luar ruang lingkup ibukota kekaisaran, setelah sampai di tengah hutan ia baru mengeluarkan seluruh prajurit dan temannya.


Jendral Lao Kang menghadap Xiao Qin dan menunggu perintahnya, begitu pula seribu prajurit yang berbaris dengan rapi di atas kudanya masing-masing.


Xiao Mei, Rong Shi Zhi, dan juga Wanzhou hanya bisa melihat semua itu dengan penuh pertanyaan. Mereka belum mendapat kabar apa-apa dari Xiao Qin sejak pergi ke istana kekaisaran, yang kini kembali membawa banyak pasukan.

__ADS_1


__ADS_2