Kultivator Jalan Surgawi

Kultivator Jalan Surgawi
CH-66 Gadis Kecil Yang Galak


__ADS_3

Seorang pelayan cantik menghampiri Xiao Qin yang tengah berjalan sambil mencari sebuah meja kosong.


“Halo adik kecil, di mana orang tuamu?” Tanya pelayan tersebut lembut.


“Tidak ada.” Timpal Xiao Qin singkat.


“Tidak ada?” Pelayan tersebut terkejut, “lalu bagaimana kamu bisa masuk ke sini?” Tanya pelayan tersebut.


“Karena aku membawa uang.” Jawab Xiao Qin santai. Dia kemudian mengeluarkan sekantong koin emas dan menggemiricikkannya di hadapan si pelayan.


Pelayan tersebut menghela nafas, kemudian menuntunnya ke sebuah meja kosong.


“Kamu mau pesan apa?” Tanya pelayan tersebut.


Di saat Xiao Qin sedang melihat-lihat buku menu, terdengar tawaan ria dari seorang gadis kecil seumurannya. Dia nampak sedang dikejar-kejar oleh seorang koki, yang sedikit kesal karena pisau kesayangannya dicuri.

__ADS_1


“Nona kecil, tolong kembalikan pisauku!” Teriak koki tersebut, dia terlihat berumur 40 tahunan dan rambutnya berwarna pirang.


Gadis kecil itu berlari ke arah Xiao Qin, mereka berdua saling bertatapan untuk sesaat. Gadis kecil itu begitu terkejut saat melihat ujung meja tepat di depan matanya, pelayan dan koki yang mengejarnya tadi pun berusaha untuk menyelamatkannya. Akan tetapi gerakan mereka terlalu lambat untuk menyelamatkannya, alhasil gadis kecil tersebut ditarik oleh Xiao Qin dengan gerakan yang indah.


Seperti di adegan dansa, Xiao Qin memeluk gadis kecil itu dan memutarkannya. Gadis itu terkesima, dan menatap Xiao Qin untuk sementara waktu. Tak lama berlalu, beberapa orang bersenjata datang dan 2 diantara mereka adalah penjaga restoran yang dibuat pingsan oleh Xiao Qin.


“Itu dia, bocah itu yang menerobos masuk ke dalam restoran!” Tunjuk salah seorang penjaga bersenjata.


“Kau yakin?” Penjaga lainnya kelihatan tak percaya, lagi pula Xiao Qin hanyalah anak kecil. Jika dipikir secara logika, tidak mungkin dia bisa membuat dua orang dewasa bersenjata.


Saat kedua penjaga tersebut menghunuskan pedangnya, gadis kecil yang ditolong oleh Xiao Qin menghadangnya.


“Apa yang mau kalian lakukan?” Gadis kecil itu membulatkan pipinya dengan 2 tangan yang memegang pinggang.


“Dia adalah penyusup nona, kami akan membawanya.” Ujar salah seorang penjaga.

__ADS_1


Gadis kecil itu menunjuk penjaga tersebut, “memangnya kenapa kalau salah seorang temanku datang ke restoran ayahku?”


“Tapi dia tidak ingin memberitahu identitasnya nona.” Penjaga tersebut berniat membela.


“Hmmph, soal itu saja kalian sampai harus meributkannya dan membuat pelanggan lain merasa risih. Jika aku melaporkan hal ini pada ayah, aku yakin dia akan sangat marah pada kalian.”


Kedua penjaga itu bersujud, “tolong jangan laporkan kami nona Ning, kami berjanji tidak akan melakukan kesalahan yang sama lagi.”


“Hei, beraninya kau memanggil namaku! Apakah kau sudah bosan hidup?” Gadis kecil itu mengambil pisau yang lepas dari tangannya tadi saat hampir terbentur.


Xiao Qin menggenggam lengan gadis kecil yang hendak menghunuskannya ke arah penjaga tadi, dia kemudian merebut pisau tersebut dengan mudah.


“Hal ini terjadi karena perbuatanku, jadi silakan salahkan aku saja.” Ujar Xiao Qin.


Gadis kecil itu tampak kesal dengan keputusan Xiao Qin, akan tetapi dia menurutinya sebagai tanda terimakasih.

__ADS_1


“Kali ini saja ya, jangan lakukan lagi hal yang serupa! Jika tidak, aku akan menyewa pasukan militer untuk membasmi semua anggota keluarga kalian!”


__ADS_2