
"kalian tidak perlu sopan seperti itu,ini juga berkat kalian aku pun juga mendaoatk keberuntungan disini" jelas Lin Tian.
"iya,benar,tapi jika tanpa bantuan saudara An kami tidak akan bisa masuk" Nin Mhu menggelengkan kepalanya.
"iya sudah lebih baik kalian mandi ,jika tidak bau badan kalian akan menyebabkan bau yang busuk" jelas Lin Tian menataoa mereka.
saat mendengar perkataan Lin Tian mereka semua kaget dan baru saat itu mereka sadar bahwa diri mereka sangat bau.
bahkan Mu Xuanyin yang idam itu pun juga merasa malu karena dia saat bangun langsung berdiri di belakang Lin Tian ,seperti istri yang baik dan menyayangi suaminya.
jadi dia agak Malu karena pemuda ini bahkan tidak memberitahu dia tentang bau badannya.
"dasar pria penuh kebencian" kata Mu Xuanyin dalam hatinya.
"hahahah....sungguh cepat mandi" kata Lin Tian tertawa bahagia melihat wajah mereka yang sangat malu.
"saudara An kamu harusnya mengatakan ini tadi" salah satu wanita di kelompok Nin Mhu agak Malu,dan bahkan wajahnya sudah memerah.
"iya,maaf aku salah,silahkan wanita duluan tenang saja aku laki-laki baik tidak akan mengintip kalian bertiga para wanita." kata Lin Tian
"apa kamu pikir aku percaya padamu?" kata Mu Xuanyin sambil mencubit pinggang Lin Tian.
"aduh sakit,percayalah nonaku aku benar-benar tidak akan mengintip" kata Lin Tia dengan sedih.
"hahaha..saudara An sepertinya kamu mendapatkan karma karena mengerjai kami" kata Nin Mhu.
"hahahaha" yang lain akhirnya tertawa senang setelah melihat Lin Tian di cubit Mu y dengan wajah sedih.
"saudari Mu mari kita mandi,yakinlah jika mereka mengintip nanti kita tinggal congkel mata mereka" jelas wanita yang bersama Nin Mhu itu.
"iya benar kata saudari Nin" jawab wanita yang di dekat saudari Nin itu.
dia adalah adik Nin Mhu bernama Nin Su ,mereka dari keluarga yang sama dan ayah,ibu yang sama.
"adik ,kakak mu ini juga orang baik,kenapa kamu berfikir begitu." kata Nin Mhu sedih.
"hm" mereka bertiga mendengus dan pergi ke kolam tempat Lin Tian mandi tadi.
lalu setelah selesai giliran para wanita , Nin Mhu dan yang lain juga mandi.
setelah beberapa saat mereka semua sudah bersih kembali dan Lin Tian mengajak mereka makan disana.
__ADS_1
walau mereka tidak perlu makan tapi untuk menikmati makanan tentu saja boleh.
"saudara An ,makanan ini sungguh enak" jelas Nin Su .
"iya,benar sungguh enak" jawab wanita sebelah Nin Su.
"hahaha,kalau enak makan saja" balas Lin Tian.
mereka makan dengan lahap,daging yang di bakar Lin Tian juga adalah daging dari rusa di hutan sektenya yang dia bekukan dan simoan di cincin specialnya untuk makan seperti ini.
Mu Xuanyin juga ikut makan dengan mengangkat sedikit kerudung nya,tapi walaupun dia mengangkat kerudung nya itu,yang lain tidak dapat melihat wajahnya ,karena kerudung itu khusus di buat Lin Tian ,selama kerudung itu tidak di lepas ,tidak ada yang bisa melihat wajah Mu Xuanyin.
setelah selesai mereka kekenyangan dan istirahat sebentar,Lin Tian juga duduk sambil menatap langit.
"ada apa?" tanya Mu Xuanyin.
"tidak,aku hanya berfikir di ruang makam ini cukup indah" jelas Lin Tian.
"em..memang indah" Mu Xuanyin juga menatap langit dan juga merasa kagum dengan keindahan malam disana.
beberapa waktu Mu Xuanyin mengerutkan kening lalu mengeluarkan batu komunikasi di cincin special nya,setelah membaca pesan dari Wu Xin ,dia kaget dan terdiam.
menyebabkan Lin Tian menoleh dan melihat Mu Xuanyin dengan bingung .
"iya,sesuatu yang buruk" kata Mu Xuanyin.
"apa itu" Lin Tian langsung bangun dari bersandar ke batu di ladang obat itu setelah mendengar perkataan Mu Xuanyin.
"Wu Xin mengatakan bahwa dia bertemu dengan beberapa Yimo " lalu Mu Xuanyin menjelaskan di depanz Lin Tian Dan yang lainnya tentang situasi di makam.
dia mengatakan kepada semua orang yang hidup keluar dari ruang makam,dan hanya mereka yang tersisa di sini,dan di kabarkan semua orang yang keluar hanya berkisar enam ratus orang,dan itu pun setelah mereka melakukan pemeriksaan terhadap jimat yang di gunakan untuk mengetahui belum atau sudah matinya murid yang masuk ke ruang makam.
setelah mendengar itu Lin Tian mengerutkan keningnya,dia tidak menduga harta yang di cari oleh para Yimo itu adalah tuan dari Yimo ,tapi Lin Tian yakin akan satu hal,yaitu tuan yang di katakan Yimo itu setidaknya berada di tingkat alam abadi bumi,tapi itu juga belum pasti .
"apa yang harus kita lakukan saudara An?" tanya Nin Mhu.
dia sangat marah mendengar banyak orang yang mati karena jadi persembahan untuk tuan yang di katakan Yimo itu.
mereka sangat ingin membunuh dan menghancurkan Yimo,tapi mereka tau dimana batas mereka.
"kalian semua mati keluar dari makam ini!" kata Lin Tian.
__ADS_1
"iya,tapi jika kami semua keluar apa yang akan kamu lakukan di sini?"tanya Nin Mhu,dia tadi tau Lin Tian menyuruh mereka keluar tapi tidak dengan dirinya.
Mu Xuanyin juga menatap Lin Tian dengan bingung,dan ada kecemasan di mata Mu Xuanyin.
"aku akan mencoba mencegah para Yimo itu,tapi yakin lah ,mereka tidak dapat mengalahkan ku,apalagi menangkap ku" jelas Lin Tian sambil menatap Mu Xuanyin yang sudah cemas.
"tapi.." Mu Xuanyin akan berbicara tapi tangan Lin Tian membelai kepalanya.
"tenang saja percayalah padaku,setelah kamu keluar katakan bersiap untuk bertempur ,dan bawa ini ke tetua pertama" lalu Lin Tian mengeluarkan sebuah benda seperti kompas.
"apa ini?" tanya Mu Xuanyin memegang benda itu.
"ini adalah alat pendeteksi Yimo di sebut kompas Yimo" jawab Lin Tian.
"dengan ini aku yakin kalian pasti bisa menemukan para Yimo yang berada di luar" jelas Lin Tian.
"tapi..."
"sudah mari mita keluar dari ladang ini,tidak Baik berlama-lama disini" jelas Lin Tian memegang tangan Mu Xuanyin dan menariknya ke pelukan ,lalu terbang di ikuti oleh Nin Mhu dan yang lain di belakang.
selama terbang Mu Xuanyin masih menatap Lin Tian dengan tatapan gelisah dan cemas,Lin Tian yang melihat itu tidak tega dan berkata.
"baiklah aku akan keluar juga" kata Lin Tian mendesah,lalu mengeluarkan token di cincin specialnya,Mu Xuanyin senang dan juga mengeluarkan tokennya.
"setelah keluar dari ladang langsung hancurkan tokennya "kata Lin Tian kepada mereka.
"iya" jawab mereka semua setelah melihat Lin Tian juga bersiap-siap keluar dari ruang makam ini.
setelah keluar dari ladang obat itu,Lin Tian dengan paksa mengendalikan tangan Mu Xuanyin dan menghancurkan token yang sudah di keluarkan Mu Xuanyin tadi dari cincin specialnya,melihat itu Mu Xuanyin kaget dan berteriak.
"kamu...!"
"maaf aku berbohong padamu" desah Lin Tian sambil mencium kening Mu Xuanyin,lalu memisahkan diri darinya.
setelah token hancur ruang disana retak dan menyedot Mu Xuanyin keluar dari sana untuk keluar dengan paksa seperti Wu Xin dan yang lain.
yang lain juga kaget melihat Lin Tian yang hanya menghancurkan token Mu Xuanyin saja,dan akhirnya mereka sadar pemuda ini hanya menipu Mu Xuanyin untuk mengeluarkan token itu.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...----------------...
__ADS_1
...****************...