
Keduanya pun pergi dari rumah Lan menuju kediaman keluarga Gu, bersama Lin Tian kadang mendengar situasi alam kehancuran dari leluhur Lan.
Mendengar itu Lin Tian cukup puas tapi hal yang membuat dia sedikit terkejut bahwa Lan Jingyi memiliki peran besar dalam keadaan alam kehancuran sekarang.
"Ka..kaisar menurut mu bagaimana dengan Lan Jingyi ini?" ucap leluhur Lan yang berada di atas seekor burung api.
"Aku tidak tahu, dan juga aku tidak bisa memberikan jawaban pasti tapi yakinlah aku tidak akan membuat dia kecewa selama di sisiku" ucap Lin Tian dengan meyakinkan leluhur Lan.
Leluhur Lan menganggukkan kepalanya bahwa dia percaya dengan Lin Tian, tentu dia sudah sangat percaya dengan Lin Tian bukan karena dia sebagai penerus tapi bagaimana sikap nya terhadap semua masalah yang ada selama ini dan juga bagaimana dia merencanakan semuanya dengan sempurna.
Walau dia tahu kalau harimau bersayap dan naga langit juga berperan dalam rencana Lin Tian tapi tetap Lin Tian lah otak dari semua rencana itu.
Tak lama mereka sampai di kediaman keluarga Gu, di gerbang kediaman Keluarga Gu Lin Tian melihat beberapa orang yang dia kenal.
Satu Adalah paman dari Lan Jingyi dan satu lagi adalah wanita yang Lin Tian tebak itu adalah istri dari kepala keluarga Gu sendiri.
"Salam kaisar" ucap para leluhur yang ada disana.
Sedangkan Kepala keluarga Gu juga dengan hormat memberi hormat kepada Lin Tian, Lin Tian hanya mengangguk sambil tersenyum kepada mereka.
"Suatu kehormatan bagiku anda bisa datang kesini kaisar" ucap Leluhur Gu.
"Em! Aku baru saja pulih, dan aku ingin mendengar beberapa pendapat kalian untuk alam kehancuran ini" ucap Lin Tian.
"Oh! kami begitu terhormat jika bisa membantu anda" balas Leluhur Gu dengan senang.
"Baiklah, orang tua Gu bawa kami masuk apa kamu ingin kami berbicara di luar seperti ini?" ucap Leluhur Lan.
"Hehehe... kaisar ayo" ucap leluhur Gu yang tahu kalau apa dikatakan oleh leluhur Lan itu benar.
__ADS_1
Lin Tian mengangguk lalu dia dan para leluhur berjalan di depan dan di ikuti oleh para tetua dan kepala keluarga Gu, mereka semua hanya bisa mengikuti di belakang karena sepanjang jalan para leluhur sering berbicara dengan Lin Tian kadang mereka bertanya sesuatu tentang pelatihan mereka juga.
"Ais... beruntungnya keponakan ku" ucap kepala keluarga Gu sambil menggeleng kan kepalanya.
Leluhur dan Lin Tian pun sampai di tempat leluhur Gu tinggal, dengan segera ke tiga leluhur lainnya mengambil posisi duduk mereka di bawah mata sedih leluhur Gu.
"Hahaha.. saudaraku dimana tehnya? ayo! tidak anggur terbaik, sekarang kaisar disini jadi jangan buat malu keluar kan semua" ucap leluhur Lan.
"IYA! kita harus tunjukan kalau alam kehancuran ini juga mempunyai banyak keindahan dan juga minuman yang enak" tambah leluhur Yan dengan senang.
Leluhut Ju juga mengangguk setuju dengan perkataan dua leluhur tadi, hanta wajah leluhur Gu yang terlihat sangat menyedihkan.
"Ka..kalian hanya ingin minum dan makan gratis disini bukan?" ucap leluhur Gu dengan agak kesal.
"Hahaha...tidak tentu saja tidak" balas leluhur Lan tanpa malu.
Lin Tian yang melihat sikap ke tiga leluhur itu sudah tahu kalau mereka ingin memeras leluhur Gu ini, tapi dia merasa mungkin ada sesuatu yang special dari teh atau anggur yang di mili leluhur Gu jadi dia juga duduk sambil memberi isyarat dia juga ingin mencoba.
Akhirnya leluhur Gu dengan terpaksa mengeluarkan banyak botol anggur di meja, dia juga meminta pelayan di kediaman nya membawa teh terbaik disana.
"Hm.. anggur ini bagus juga" ucap Lin Tian sambil tersenyum melihat anggur di meja.
"Hehehe, iya kan kaisar? Anda tidak akan kecewa jika datang kesini, cih! orang tua ini sangat pelit kalau bukan karena anda mana mungkin dia mau mengeluarkan anggur ini" ucap leluhur Lan sambil membuka botol anggur dan mencicipi nya.
Lin Tian juga mencicipi anggur tersebut sebelum teh selesai di siapkan, setelah Lin Tian coba anggurnya memang enak Lin Tian juga suka dengan anggur yang di miliki oleh leluhur Gu ini.
"Anggur ini berusia satu juta tahun jadi pasti enak" ucap leluhur Ju dengan tersenyum setelah mencoba anggur itu.
Setelah beberapa saat minum akhirnya Lin Tian dengan serius mengatakan tujuan dia mengumpulkan mereka disana, dia ingin menjadi pemilik sesungguhnya alam kehancuran ini jadi dia meminta agar ke empatnya ikut untuk menjaga tempat altar alam ini berada.
__ADS_1
"Itu tidak masalah kaisar, dan juga semua musuh kita sudah di musnahkan tidak mungkin ada yang akan menggangu anda" ucap leluhur Gu dengan serius.
"Aku tahu, tapi itu hanya untuk jaga-jaga saja" ucap Lin Tian pelan.
Yang lain mengerti maksud Lin Tian meski mungkin tidak ada lagi musuh belum tentu itu sepenuhnya tidak ada karena kadang pasti akan ada musuh di dalam yang tidak mereka ketahui.
"Lalu soal mengubah kerajaan kita menjadi Kekaisaran mari kita lakukan setelah aku menerima kendali sepenuh nya atas alam kehancuran" ucap Lin Tian sambil tersenyum.
Ke empat leluhur mengangguk setuju, hanya dengan Lin Tian mengendalikan sepenuhnya alam kehancuran maka mereka bisa mengubah kerajaan ini menjadi Kekaisaran seutuhnya lagi.
"Itu kaisar...aku tidak tahu apakah harus memberitahu anda sekarang atau tidak" ucap leluhur Lan ragu.
"Hm.. katakan saja apa itu?" ucap Lin Tian melihat leluhur Lan dengan serius.
Leluhur Lan menatap ke tiga leluhu rlaim sebelum mengangguk lalu mengatakan sebuah berita yang membuat wajah Lin Tian terkejut, apa yang di katakan leluhur Lan membuat Lin Tian ingat hal yang dia lupakan tentang jati dirinya.
"Jadi maksud mu alam es dulu pernah mengundang kita?" ucap Lin Tian sambil tersenyum.
"Iya! Alam es pernah mengundang alam kehancuran untuk acara pertunangan cucu dari leluhur alam es iya bisa di bilang pemimpin sekarang alam es" ucap leluhur Lan.
Lin Tian terdiam, dia sedikit berfikir tentang kata-kata dari leluhur Lan tersebut, iya dia memang kaget dengan berita yang di sampaikan leluhur Lan itu alam es? tentu dia tahu kalau ibunya berasal dari sana dan dia juga penguasa sejati dari alam tersebut.
Karena ibu Lin Tian berada di dunia dewa maka kemungkinan leluhur yang di maksud oleh Leluhur Lan adalah ayah dari ibunya atau kakek dia sendiri.
"Hm... cucu? apa ibu mempunyai seorang keponakan disini? kenapa aku tidak tahu akan hal itu" ucap Lin Tian dalam hatinya.
"Mungkin kaisar baru saja sampai di alam kehancuran atau alam langit ini, jadi aku akan mengatakan beberapa hal yang menyangkut tentang alam es kepada anda" ucap leluhur Lan dengan serius.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
...----------------...
...****************...