Lahirnya Kaisar Langit

Lahirnya Kaisar Langit
630. Dua Kapal Dan Orang Misterius Bertopeng


__ADS_3

BOOMM...


Bunyi ledakan terdengar dati jauh, Lin Tian yang sedang berdiri di langit pun juga mendengar ledakan itu.


Jelas kalau ada seseorang yang sedang bertempur dari kejauhan, tak menunggu lama dia pun terbang menuju arah ledakan tersebut meninggalkan wanita berpakaian pria yang marah tersebut.


"Hei! aku belum selesai berbicara dengan mu!" teriak Lan Jingyi dengan marah mengejar Lin Tian di belakang.


"Kak? sepertinya kita bisa mendapatkan tumpangan gratis disini." ucap Bai kecil.


"Hm.. mungkin, mari kita lihat dulu seperti apa orang-orang disana" balas Lin Tian sambil terbang dengan cepat ke arah ledakan besar itu.


BOOMM...


"Hahaha... kami adalah Bajak laut hantu! serahkan harta kalian dan para wanita maka kalian akan kami lepaskan" ucap Pria yang menggunakan baju hitam berdiri di atas kapal dengan bendera tengkorak.


"Bermimpi!" teriak seorang pria dengan memakai pakaian serba putih disana.


Jelas mereka kemungkinan berasal dari kekuatan yang luar biasa, karena baju dan kapal mereka sangat mewah serta indah.


"Tetua? apa yang harus kita lakukan? jika kita mengungkapkan kekuatan disini maka kemungkinan musuh-musuh kita akn mengetahui keberadaan kapal ini" ucap seorang pria dengan wajah serius.


"Aku tahu! meski aku ingin membunuh mereka aku pun juga dalam keadaan yang tidak bisa apa-apa, sial..! racun ini sungguh mengerikan" ucap Pria yang memimpin itu.


Jelas kalau dia adalah pemimpin dari semua orang di kapal tersebut, dan juga berasal dari kekuatan besar.


Swish...


Lin Tian muncul di langit jauh dari dua kapal yang sedang bertarung itu, dia melihat satu kapal dengan pakaian bajak dan satu dengan pakaian serba putih.


"Tu..tunggu! kenapa..." belum dia selesai berbicara saat dia melihat kapal yang berisi orang berpakaian serba putih itu mata Lan Jingyi di penuhi kejutan.


"Kenapa orang-orang ini tidak melawan? dan hanya bertahan? kekuatan mereka jelas di atas bajak laut tersebut" ucap Lin Tian dengan bingung.


Bajak laut itu paling kuat hanyalah seorang di alam dewa tingkat rendah tahap awal, dan yang lain hanya di alam kaisar tapi berbeda dengan kapal yang berisi orang berpakaian serba putih yang mana isi nya adalah beberapa dengan alam dewa tingkat rendah, serta satu adalah dewa tingkat menengah disana.


"Hm?" Lin Tian menggunakan mata kaisar nya untuk menembus ke dalam kapal.


Disana dia merasakan ada dua aura yang cukup kuat, di alam dewa tingkat rendah jelas satunya adalah seorang wanita dan yang lain adalah seorang pria kecil yang sedang memeluk wanita tersebut.


"Orang-orang ini..?" Lan Jignyi tiba-tiba berbicara dengan agak tidak pasti.


Dan jelas kalau wajahnya sedikit jelek, saat Lin Tian memandang wanita yang terlihat cemas itu merasa aneh juga.

__ADS_1


Setau dia wanita ini selalu bersikap tidak menyenangkan di mata Lin Tian, tapi tiba-tiba dia menjadi cemas serta marah memandang ke dua kapal tersebut.


"Sepertinya kamu tahu kapal itu?" ucap Lin Tian tenang.


"Itu..." wanita tersebut diam dan tak menjawab, tentu dia tahu kapan siapa itu.


Di bawah semua orang sedang bertahan dari serangan para bajak laut itu, dan dewa tingkat menengah itu pun terlihat bersikap aneh karena biasanya dengan kekuatan yang dia miliki pasti bisa mengalahkan semua bajak laut itu.


"Lindungi kapal, terus kemudikan kapal ini! jangan sampai Nyonya besar dan tuan kecil dalam bahaya! dan cobalah tetap menahan kekuatan kalian!" ucap pria paruh baya tersebut.


BOOMMM...


BOOMM...


Di dalam kapal...


"Ibu?". ucap pria kecil yang ada di pelukan wanita yang cantik itu.


Pria kecil memandang wanita itu dengan wajah cemas dan ketakutan saat mendengar berbagai ledakan di luar kapal.


"Tenang saja, semua pasti akan baiki saja" ucap wanita tersebut dengan lembut menghelus kepala anak kecil itu.


Mereka adalah ibu dan anak, jelas orang yang di maksud nona besar dan Tuan kecil oleh pria yang sedang bertarung dengan bajak laut itu.


BOOMM...


BOOMM...


Total mereka ada lebih dari seratus orang dengan kekuatan paling rendah adalah dewa tingkat rendah, bisa di bilang termasuk orang kuat di alam kehancuran tersebut.


"Ketua?". ucap salah satu orang berpakaian hitam.


"Iya, kita kesana! ingat bunuh semuanya jangan sisakan satupun yang hidup!" ucap pria yang memimpin itu.


"Iya!"


Swish..


Mereka semua terbang menuju dua kapal yang sedang bertempur tersebut, tanpa ada yang tahu dari kedua belah pihak kau akan ada yang datang dari jauh.


BOOMM...


"Ibu!" ucap anak kecil itu dengan erat memeluk ibunya tersebut.

__ADS_1


"Maafkan ibu, karena ibu ingin mencari kakak mu semua ini terjadi" ucap wanita tersebut dengan wajah sedih.


"Tidak! aku juga ingin mencari kakak" ucap anak kecil berumur delapan tahun itu.


Si wanita hanya menghela nafas, suami nya sendiri pernah melarang dia untuk tidak pergi keluar di saat masih terjadi beberapa perang saudara di dalam keluarga mereka.


Tapi karena dia cemas dengan anak tertua nya maka dia dengan sembunyi-sembunyi membawa pasukan milik sendiri pergi mencari anak tertuanya itu.


Akibat dari itulah, dia di kejar oleh orang berpakaian hitam tersebut dan saat mereka berhasil lolos malah para Bajak laut hitam ini muncul di depan mereka.


Memang dengan kekuatan mereka dapat dengan mudah menghancurkan mereka tapi jika begitu maka posisi mereka akan di ketahui oleh orang-orang berpakaian hitam tersebut.


"Hoo... ada yang datang?" ucap Lin Tian santai memandang ke kejauhan.


Mendengar itu wajah wanita berpakaian pria itu berubah menjadi sangat jelek, dia semakin cemas tapi masih tetap tidak bergerak sedikitpun dari tempat nya berdiri.


Lin Tian yang melihat sikap wanita tersebut hanya diam dan menghela nafas, dia tidak mengerti dengan wanita yang satu ini, berbeda dengan dia wanita nya yang bisa di bilang Lin Tian mudah mengerti.


Dan kadang sikap mengalah terhadap kedua istri nya itu bukan lah karena dia takut tapi karena dia menghormati istri nya, jika kedua istrinya melakukan hal salah tentu juga Lin Tian akan marah besar kepada keduanya.


"Hehe... akhirnya kami menemukan kalian!" ucap sosok yang tiba-tiba muncul di langit dengan seratus orang di belakang pria itu yang berpakaian sama dengan nya.


"Siapa kau? berani.."


BOOMM....


Serangan pedang meledakan seluruh kapal serta isi kapal bajak laut tersebut dengan rata tanpa tersisa, semua bajak laut yang berada di alam kaisar pun mati tanpa tubuh yang lengkap di laut tersebut.


"Sungguh kekuatan pedang yang luar biasa" ucap Lin Tian sedikit memuji teknik pedang yang di gunakan oleh pria bertopeng itu.


"Ka..kalian!" teriak kapten bajak laut itu dengan penuh kebencian menatap pria bertopeng itu.


Swishh..


Krackk...


"Aku tidak suka di tunjuk dan juga di tatap seperti itu".


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...----------------...


...****************...

__ADS_1


__ADS_2