
Mendengar perkataan Lin Tian para murid yang ikut dalam ujian kedua agak takut, padahal dapat di lihat dari ujian tangga langit.
Hanya seribu orang yang bertahan bisa sembuh berkat cahaya dari tangga langit, dan lebih dari ratusan ribu orang yang gagal masih ada terluka parah, bahkan mungkin butuh waktu berbulan-bulan untuk sembuh.
"Nak Lin, kenapa tidak kita lanjutkan sekarang ujiannya?" tanya master sekte pedang.
Lin Tian melihat ke arah para pemimpin di atas yang sedang menatapnya dengan penasara.
"Jika mereka melanjutkan sekarang maka kebanyakan dari mereka sesaat dimulai akan mati di ujian kedua ini" jelas Lin Tian dengan tersenyum.
"Seberbahaya itukah ujian kedua ?" tanya Master sekte es.
"Hm... biarkan mereka istirahat buat hari ini, dan juga aku ingin mereka memilih sendiri, apakah akan lanjut atau berhenti" ucap Lin Tian dengan serius.
Mendengar perkataan Lin Tian semua orang disana kaget, bahkan Bing Yang juga tidak mengerti apa yang ingin di lakukan Lin Tian besok.
"Baiklah, istirahat dengan baik, sampai bertemu besok!" kata Lin Tian sebelum terbang menuju ke sekte langit di bawah banyak mata yang memandang dia.
"Saudara bing apakah kamu tau ujian apa yang akan di lakukan besok?" tanya Master sekte array dengan serius.
pemimpin dan tetua lain juga memandang Bing Yang ingin memintak penjelasan juga padanya.
"Jangan kalian tanyakan padaku, aku bahkan tidak tau ujian apa yang akan di tunjukan oleh keponakan ku itu" jelas Bing Yang agak mendesah.
"Kenapa begitu? apa saudara Bing dan tetua di sektemu tidak ikut merencanakan ujian ini?" tanya Master sekte es dengan wajah yang cemberut.
Semua orang dapat mendengar perkataan para pemimpin di atas, jadi saat master sekte es menanyakan pertanyaan lagi mereka menunggu jawaban Bing Yang.
"jangankan ikut, bahkan seluruh peraturan tidak ada dari kami yang merencanakan nya, hanya keponakan ku yang tau karena dialah yang membuat sendiri ujian kali ini" jelas Bing Yang agak mendesah.
__ADS_1
Mendengar bahwa hanya Lin Tian yang mengetahui ujian yang akan dilakukan besok semua orang tidak bisa tidak mengagumi pemuda tadi, dia mengatur peraturan ujian dia juga yang membuat ujian kali ini sendiri.
Ini apakah bisa di lakukan oleh pemuda yang berumur kurang dua puluh tahun? fikir mereka.
Bahkan Mu Xuanyin tak dapat berkata apa-apa lagi, hal yang di lakukan pria yang dia cintai bahkan lebih menakjubkan dari yang dia fikirkan.
"Lalu.... bagaimana murid kami mempersiapkan ujian besok?" tanya master sekte Nether dengan serius, dia juga kebingungan.
Dari seribu orang hampir semua murid lima sekte yang masuk ke daftar seribu untuk ikut ujian kedua.
"Tadi dia bukannya sudah memberi beberapa bocoran dengan ujian besok, persiapkan diri kalian saja, dan juga pilih lah mau ikut atau tidak besok" jelas Bing Yang berdiri dan berkata kepada semua orang disana.
Pemimpin lain juga hanya bisa mengangguk setuju, dan tak banyak bicara lagi, setelah beberapa saat semua pemimpin dan tetua disana pergi kembali ke tempat mereka masing-masing.
Bing Yang juga kembali ke sekte, dia memanggil seluruh tetua untuk melakukan rapat bersama dengannya.
Karena dia mendapatkan pesan dari Lin Tian yang mengatakan bahwa dia ingin membicarakan sesuatu, jadi setelah kembali di siang itu juga semua tetua tigkat tinggi di kumpulkan dalam aula tersebut.
Mereka mengatakan beberapa Minggu lalu bertempur melawan dua jenderal Yimo di sebuah tempat terpencil, dan saat bertarung Su Kun menyadari bahwa beberapa orang yang berpakaian hitam tersebut mengeluarkan aura yang tak seperti Yimo.
Dan juga kekuatan yang mereka keluarkan setidaknya tidak lebih lemah dari puncak alam ilahi ke atas, walaupun Su Kun tidak terlalu mengetahui teknik dan seni beladiri mereka.
Tapi ketiga orang itu curiga kalau ada ikut campur tangan sekte lain yang bekerja sama dengan Yimo, mangka dari itu hal-hal seperti apa yang di lakukan Yimo dapat tertutup selama ini.
Mendengar perkataan Lin Tian semua orang disana kaget, bukan kah berarti kemungkinan terbesar ada sekte supuer yang telah lama bekerja sama dengan Yimo.
"Nak, menurutmu siapa atau sekte apa yang mengkhianati dunia kita ini?" ucap Bing Yang mengepalkan tangannya.
Lin Tian hanya menggelengkan kepala karena dia pun tidak tau, dan tidak ada petunjuk lain tentang sekte mana ya g melakukannya.
__ADS_1
"Huf... seperti nya informasi kita masih minim" jelas Lao Lu.
Semua orang setuju dengan perkataan Lao Lu, memang mereka kekurangan informasi yang berguna sekarang.
"Itu tidak perlu di fikirkan untuk sekarang, nanti kita akan tau siapa yang berani mengkhianati dunia kita ini" jelas Lin Tian dengan serius .
"Iya kamu benar, jadi ada lagi yang akan kamu katakan pada kami?" tanya Bing Yang.
"Iya, soal ujian besok aku serahkan kepada paman kedua, biarkan mereka masuk kedunia seribu pedang kita" ucap Lin Tian.
"Kamu ingin mereka masuk kesana? bukan kah sama saja mengirim para murid itu mati?" ucap Bing Yang serius.
Dunia seribu pedang, itu hanya nama bagi dunia yang di penuhi binatang iblis yang biasanya di gunakan untuk mencari point bagi murid inti, dan juga hanya orang-orang di alam abadi yang di perbolehkan masuk.
Karena tempat itu sangat lah berbahaya daripada dunia lain yang mereka miliki di sekte langit, dan sekarang Lin Tian ingin ujian di laksanakan disana, bukan kah semua orang akan membenci sekte mereka jika banyak murid yang terbunuh.
"Itu tidak perlu di khawatirkan, sebelum ini aku telah memintak leluhur tua untuk membantu mengubah dunia tersebut, kan dunia itu dibuat oleh leluhur tua jadi lebih mudah bagi nya untuk mengubahs sesuai keinginan dirinya sendiri" jelas Lin Tian.
Lalu Lin Tian juga menjelaskan kenapa dia memakai tempat itu sebagai ujian, dan setelah mengetahui bahwa dunia pedang telah di ubah dan hanya bisa di masuki oleh alam ilahi ke bawah dan juga monster disana paling tinggi hanya di alam abadi tingkat pertama.
Para tetua disana sedikit lega, tapi mereka juga sedikit merasa bahwa bagaimana pun dunia itu sangat mengerikan, jadi kemungkinan korban besok pasti akan banyak.
Maka itu Lin Tian memintak mereka untuk berfikir satu hari ini jika ingin melanjutkan ke ujian kedua, lalu Lin Tian juga menjelaskan kalau sistim pemenang besok di lakukan dengan cara point.
Di malamnya Lin Tian pergi dari sana dan menyerahkan semuanya kepada Bing Yang dan yang lain, karena dia telah memberikan hak dan semua rencananya kepada mereka.
Bing Yang tidak menolak dan mengangguk, jadi besok jika dia ditanya lagi oleh para pemimpin lain dia bisa menjawab pertanyaan mereka dengan baik.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
...----------------...
...****************...