
Setelah Lin Tian bereinkarnasi sembilan puluh sembilan kali, dia merasakan berbagai macam kehidupan dan rasa sakit dalam renkarnasi telah di rasakan oleh Lin Tian sendiri.
Sekarang adalah reinkarnasi nya yang ke seratus, entah dalam renkarnasi ini dia bisa sadar akan jati dirinya sendiri atau dia akan terus bereinkarnasi lagi hanya diri nya sendiri yang bisa mengetahuinya.
Di dalam renkarnasi nama Lin Tian tetap sama dengan nama dia di dunia nyata, dan saat ini Lin Tian muda di pukuli oleh anggota keluarganya sendiri karena mereka telah menganggap Lin Tian sebagai sampah keluarga.
Hidup nya yang sendiri tak memiliki orang tua dan hanya di rawat oleh beberapa pelayan yang sudah tua, membuat dirinya sangat menyedihkan dari pada tuan muda keluarga Lin lain yang hidupnya penuh dengan harta.
Tapi selama ini Lin Tian tak memiliki emosi sedkitpun, meski dia di pukuli sekalipun tak ada sedikitpun eskpresi di wajahnya tersebut.
Seperti dia sudah mati rasa akan semua hal itu, di hari ini dia di siksa lagi oleh tuan muda yang mana adalah sepupu dia sendiri.
Setelah pemuda-pemuda itu puas mereka meninggalkan Lin Tian yang telah babak belur oleh mereka, tubuh Lin Tian terluka sangat parah dia berusaha berdiri dengan sekuat tenaga sambil berjalan menuju ke kediaman nya yangabg sudah sangat ambruk dan juga penuh debu.
Di dalam kamarnya dia berbaring sambil melihat langit di rumah nya sendiri, dia memiliki satu pertanyaan yang belum dapat dia jawab sejak masih kecil.
"Untuk apa aku hidup? apa tujuan ku hidup?" ucap Lin Tian lagi penuh dengan keraguan.
Di dalam lamunan nya Lin Tian pun tertidur lelap karena kelelahan, di saat Lin Tian tidur seluruh luka yang ada pada tubuh Lin Tian mulai sembuh hal itu lah yang kadang membuat semua orang di keluarga Lin menjadi heran.
Karena jika mereka memukul Lin Tian sekarang besoknya dia tidak memiliki luka apapun lagi meski itu sedikit, yang tidak keluarga Lin tahu adalah meski kekuatan Lin Tian berada di alam tempering tubuh tapi kekuatan tubuh nya sudah sama dengan seseorang di alam bumi.
di dalam tidur nya Lin Tian memimpikan semua hal yanh terjadi di dalam renkarnasi sebelumnya yang kadang membuat dia bertanya siapa orang yang mirip dengan dirinya, tapi meski begitu setelah dia bangun Lin Tian tidak terlalu memikirkan hal tersebut dan kembali ke kehidupan sehari-hari nya.
Dia tiap pagi akan mengayunkan pedang kayunya di halaman rumah, hal itu sudah kebiasaan bagi Lin Tian di keluarga Lin.
Lalu setelah melakukan hal itu dia pun berjalan keluar dari kediaman keluarga Lin menuju sebuah hutan yang cukup berbahaya dengan kekuatan nya sekarang.
Tapi Lin Tian tak peduli dengan hal itu dia hanya terus berjalan sampai di sebuah tebing gelap yang di sebu tebing kematian, karena sekali seseorang jatuh ke tebing itu maka nasib nya sudah di pastikan mati.
"Apa tujuan ku? untuk apa aku hidup?" ucap Lin Tian, pertanyaan itu terus ada dalam fikiran Lin Tian sampai saat ini.
__ADS_1
Swish...
"Hehehe...bocah itu disini maka kamu bisa mati" ucap salah satu pemuda yanh muncul di belakang Lin Tian.
"Saudata Tianlin pa kamu yakin kita akan membunuh dia?" tanya pemuda lain yang masih ragu.
"Hehehe.. iya jangan khawatirkan apapun bocah ini hanya lah sampah jadi jika dia mati tidak akan ada yang peduli dengan dia" ucap Lin Tianlin yang mana dia adalah sepupu Lin Tian sendiri.
"Mati!" ucap Lin Tianlin kepada Lin Tian yang masih bengong di tepi jurang itu.
BOOMM.
"ugh!" Lin Tian memuntahkan seteguk darah dan jatuh ke bawah tebing itu sambil memandang senyum kejam Lin Tianlin yang berdiri di atas tebing dengan bangga.
Tak lama aneh nya saat Lin Tian akan menghilang Lin Tianlin melihat tatapan Lin Tian yang sangat membencinya, dan tatapan itu membuat Lin Tianlin bergetar sebentar.
"Ayo kembali!" ucap Lin Tianlin.
Tapi itu tidak berhenti di situ saja alam nya terus naik lagi, sedangkan Lin Tian terlihat tidak peduli dengan apa yang terjadi pada tubuhnya.
Dia terlihat seperti seseorang yang telah kehilangan rohnya, Lin Tian hanya dengan diam mata terbuka dan tak bergerak sedikitpun meski untuk menyerap energi di kolam itu menyakitkan.
Hari terus berlalu sampai beberapa tahun kemudian, Lin Tian masih diam di kolam seperti orang tak bernyawa dan untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun Lin Tian mengedipkan matanya lalu di wajahnya muncul senyum yang hanya di miliki oleh Lin Tian di saat masa biasanya
"Siapa aku? aku Lin Tian! apa tujuan ku? menjadi yang terkuat dari yang terkuat untuk bisa melindungi orang-orang yang aku sayangi," teriak Lin Tian.
BOOMM....
Aura nya pun berubah menjadi sangat kuat, dari tadinya berada di alam langit tingkat ketiga Lin Tian terus maju ke tingkat ke empat, kelima, ke enam, terus sampai kesembilan tak berhenti di situ saja dia terus naik menembus alam ilahi.
Dari alam ilahi terus menembus alam abadi, abadi bumi, abadi langit, abadi ilahi, alam raja, alam kaisar.
__ADS_1
BOOMM...
BOOMMMM....
Tapi kekuatannya berhenti di alam kaisar tingkat puncak, Lin Tian tidak kecewa dia sudah mengetahui siapa dirinya dan dimana dia sekarang.
"Hei.. aku bisa keluar kapan saja tapi ada yang kurang dalam sembilan puluh sembilan renkarnasi ku sebelumnya dan kali ini aku akan melengkapi semua itu" ucap Lin Tian dengan tersenyum jahat.
Swishh...
BOOMM....
Aura kuat menyelimuti tubuh nya saat dia terbang keluar dari tebing itu, setelah sampai di langit Lin Tian berdiri dan memandang ke suatu tempat yang tak jauh itu adalah kota dimana tempat renkarnasinya di lahirkan.
"Disini aku bisa mendapatkan aura membunuh, dan menyempurnakan seluruh elemen ku, untuk kali ini biarkan aku menjadi penjahat di dunia palsu ini" ucap Lin Tian sambil tersenyum.
Swish....
dia menghilang dan muncul langsung di atas tempat dimana dia tinggal saat sebelumnya, ada senyum dan sedikit kesedihan saat melihat tempat yang tak memiliki hati ini.
Selama ini keluarga Lin adalah iblis yang membuat hidup rakyat disana menderita dan untuk kali ini dia akan menjadi iblis untuk memusnahkan seluruh keluarga Lin ini.
Yang sebenarnya bukan lah keluarga asli nya, keluarga Lin ini adalah keluarga penjahat yang telah membunuh keluarga Lin asli dan Lin Tian sendiri adalah anak sah dari kepala keluarga Lin sebelumnya tapi orang tua serta banyak dari keluarga nya dibunuh oleh penjahat yang haus kekuasaan ini.
Tanpa fikir malam gelap gulita itu menjadi tempat pembunuhan bagi Lin Tian, seluruh keluarga Lin di bantai oleh Lin Tian tanpa pandang bulu dan setelah itu lah baru dia menghilang dari tempat tersebut karena dia tak memiliki tujuan lagi disana.
"Hei..mungkin Bai kecil telah bekerja keras semenjak aku pergi, maka biarkan setelah aku kembali aku yang bekerja keras" ucap Lin Tian sebelum tubuhnya menghilang dari tempat reinkarnasinya itu
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...----------------...
__ADS_1
...****************...