Lahirnya Kaisar Langit

Lahirnya Kaisar Langit
389. Buah Naga


__ADS_3

Setelah Chu Si'er dan Lin Ru'er pergi Lin Tian kembali berbicara dengan Hu Xinyin mengenai bagaimana cara paviliun dagang untuk memulai lelang satu Minggu nanti.


Tentu Hu Xinyin tidak keberatan untuk menjawab pertanyaan Lin Tian, dia berencana dalam satu Minggu ini untuk mengirimkan berita tentang lelang nya ke dunia dewa, karena paviliun dagang tidak hanya berada di kekaisaran Chu saja.


Mereka berada di berbagai tempat besar di kerajaan maupun di kekaisaran serta kota lainnya, Tapi jika hanya Pill ini tidak akan terlalu menarik bagi ahli kuat lainnya jadi mungkin tak banyak yang datang karena mereka pasti juga punya ahli alkimia tingkat raja.


"Baik lah, kalau begitu aku akan melelang ini juga, apakah dua senjata tingkat dewa Class rendah serta satu senjata tingkat suci Class tinggi bisa berguna untuk menarik lebih banyak orang?" tanya Lin Tian.


"Te...tentu bisa tuan Tian, itu bahkan lebih bagus, tapi apakah ada yang lain? memang kami telah merencanakan untuk memulai lelang dalam Satu Minggu lagi dalam rangka persiapan memasuki alam rahasia yang di buka oleh kekaisaran Chu, jika ada maka gadis kecil ini ingin tau" ucap Hu Xinyin kepada Lin Tian dengan mata bersinar.


Dua senjata tingkat dewa yang ada di meja itu saja sudah akan menarik banyak orang kasini, dia berkata seperti itu karena dia yakin kalau Lin Tian memiliki benda lain yang lebih menakjubkan untuk di lelang, jika lelang mereka bisa menjadi besar maka dia juga akan mendapatkan beberapa penghargaan dari keluarganya.


"Hm.. baik lah, aku juga akan melelang Pill ini, walau hanya tingkat raja Class rendah" ucap Lin Tian mengeluarkan botol berisi lima Pill kecantikan yang dia buat.


"Pill apa ini tuan Tian?" tanya Hu Xinyin, dia bisa melihat bahwa itu adalah Pill tingkat raja Class rendah kualitas nya juga cukup bagus tapi apa Pill itu dia tidak tau.


Bahkan bisa di lihat dari ekspresi Lin Tian, bahwa ini adalah Pill kebanggaannya, karena itu dia juga sedikit heran dengan apa yang di fikirkan pemuda di depannya.


"Hei.... Ini Pill kecantikan abadi" jawab Lin Tian santai.


"Apa?" Hu Xinyin kaget dan langsung berdiri memandang Lin Tian tidak percaya, Pill kecantikan abadi? siapa di dunia ini yang berani mengatakan bahwa dia bisa membuat Pill kecantikan abadi dengan mudah begitu saja.


Bahkan jika ada Pill kecantikan di dunia ini maka Pill itu hanya akan bisa bertahan jutaan tahun saja, tapi Lin Tian dengan berani menyebutkan kalau ini adalah Pill kecantikan abadi yang membuat dirinya hampir tak percaya.

__ADS_1


"Kenapa kamu kaget begitu? ini memang Pill kecantikan abadi, dan juga lima Pill ini hasil dari bahan ku yang terakhir, apa kamu mau melelang nya atau tidak?" tanya Lin Tian dengan agak kesal.


"Maaf tuan, saya hanya kaget... tapi apa benar ini Pill yang dapat membuat wanita cantik abadi?" tanya Hu Xinyin.


Lin Tian mengangguk dia juga menjelas kan fungsi lain dari Pill kecantikan abadi yang ia buat, hal lainnya seperti seberapa pun jelek orang itu jika dia menelan Pill ini pasti akan cantik selamanya, baik itu dia gemuk, jelek, kekurangan badan dan serta apabila perlu jika jiwanya terluka, Pill ini bisa membantu para wanita tersebut.


Dan efek lainnya juga bisa membuat wanita tersebut menjadi lebih kuat, serta lebih bertenaga, jika dia nenek yang menelan Pill nya dia pasti akan kembali muda, tapi dengan kecuali dia hanya tetap muda tidak bisa memperpanjang umur mereka yang menelannya.


Setelah mendengar itu Hu Xinyin sangat ingin memiliki Pill ini, tangannya sangat bergetar matanya terlihat seperti melihat sebuah harta yang tak ternilai di dunia ini.


"Tu..tuan Tian bisakah Pill nya untuk ku satu?" tanya Hu Xinyin.


"Bisa, tapi apa yang dapat anda tawarkan sebagai gantinya?" tanya Lin Tian dengan nada serius.


"Hm.. begini saja, aku membutuh kan beberapa Bahan langka, jika kamu memilikinya, maka satu Pill bisa kamu miliki tapi yang lain harus di lelang" tegas Lin Tian.


"Oh, bahan apa itu katakan lah? jika ada aku akan langsung memberikannya pada mu" ucap Hu Xinyin dengan tegas.


Lin Tian mengangguk dan tak ragu mengatakan ketiga bahan yang ingin dia cari, Rumput es, buah naga dan rumput jiwa.


Saat Hu Xinyin mendengar tiga bahan itu, dia sedikit mengerutkan kening dia agak lama berfikir sebelum menatap Lin Tian dengan ragu, tapi tak lama dia meminta sang manager untuk mengambil barang yang dia perintahkan.


Sang manager dengan tegas mengangguk lalu dia pergi untuk mengambil barang yang di inginkan oleh Nonanya itu.

__ADS_1


Lin Tian hanya menunggu dengan santai tanpa berbicara lagi, dia tidak tau apakah wanita ini memiliki tiga dari bahan yang dia cari atau tidak, tapi setidaknya dia harus mencoba dulu.


Tak lama sang manager datang membawa sebuah kotak berwarna merah dia meletakan kotak nya di atas meja dengan sopan.


"Ini adalah buah naga, paviliun kami memiliki nya, tapi soal dua lainnya kami tak memilikinya disini, " ucap Hu Xinyin degan menghela nafas.


"Tidak masalah, aku akan menerima ini tapi apa anda tidak memberikan ku tambahan lain? soalnya Pill ku ini memang sangat berharga untuk wanita" ucap Lin Tian dengan wajah licik, tentu dia tak mau rugi juga meski Buah naga sangat berharga tapi Pill kecantikan abadi yang ia lelang lebih berharga bagi semua wnaita di dunia dewa.


Jika dia ingin dia pasti bisa meminta untuk menemukan bahan lainnya dan menghadiahkan Pill itu kepada yang dapat membawa dua bahan lainnya kepada dia.


"Baiklah, aku tidak akan meminta sepersen pun penghasilan dari semua lelang barang-barang tuan, juga aku akan menambahkan dua ratus kristal dewa tingkat tinggi kepada tuan Tian, bagaiman?" tanya Hu Xinyin.


Lin Tian mengangguk setuju itu sudah cukup baginya, dia setidaknya dapat mengembalikan uang yang telah hilang beberapa hari ini degan satu Pill serta mendapatkan empat dari bahan pembuatan Pill untuk ibu nya Ling Xu'er.


Lin Tian juga mengatakan kalau Pill ini hanya dapat di telan sekali, dan jika ada yang mencoba menelan Pill itu untuk kedua kalinya maka tidak akan memiliki efek apapun.


"Baiklah aku mengerti, yakin lah kami juga akan menyembunyikan identitas anda tuan Tian, agar tak membuat masalah untuk anda" jelas Hu Xinyin untuk meyakinkan Lin Tian bahwa paviliun mereka bisa di percaya.


"Baik, aku percaya kepada Nona Hu, dan jika ada kabar tentang dua bahan lainnya tolong kabari aku" ucap Lin Tian dengan senyum.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...----------------...

__ADS_1


...****************...


__ADS_2