Lahirnya Kaisar Langit

Lahirnya Kaisar Langit
584. Ketiga Saudara Yang Terluka


__ADS_3

Kak, mari kita kembali dulu aku akan menceritakan semua nya pada kalian" ucap Lin Gui.


Lin long dan Lin Feng'er mengangguk emreka juga terluka karena ledakan dewa tulang tersebut jadi mereka juga perlu menyembuhkan diri.


Di aula wajah Lin Gui sudah tidak pucat lagi dia sedikit pulih dari luka-luka yang dia derita sebelumnya.


Dia juga menceritakan semua yang dia dengar dari dewa tulang kepada Lin Long dan juga Lin Feng'er dengan serius.


Mendengar cerita dari Lin Gui wajah Lin Long dan Lin Feng'er berubah sangat jelek, mereka bahkan tak menyangka kalau di alam langit akan sekacau itu dalam beberapa hal.


Bahkan mereka sekarang tidak tahu siapa dalang dari semua yang terjadi disini, tapi yang pasti orang tersebut pasti lah sangat berbahaya sehingga dia dapat mengendalikan dewa tulang sampai dia rela bunuh diri hanya untuk menghalangi mereka ke dunia dewa.


"Siapa dia? orang di belakang dewa tulang ini sungguh sangat berbahaya" ucap Lin Feng'er.


"Sepertinya memang benar, semua hal yang terjadi dulu di alam langit pasti ulah orang yang ada di belakang dewa tulang" ucap Lin Long dengan wajah serius.


Crackk...


"Kakak kita tidak bisa tinggal diam, dunia dewa dalam bahaya jika sampai dunia dewa hancur maka imbas nya pasti akan ke alam langit dan alam kita" ucap Lin Gui mengingatkan Lin Long.


"Aku tahu, tapi kita tidak bisa berbuat apa-apa sekarang karena luka kita ini" balas Lin Long yang melihat tangan nya mengeluarkan aura hitam.


Melihat hal itu wajah Lin Gui dan Lin Feng'er berubah sangat jelek, mereka tentu mengerti apa energi hitam yang ada di tangan Long dan tentu mereka juga mempunyai hal sama.


Terlebih Lin Gui yang terluka cukup parah sebelumnya, untuk sembuh bahkan mereka tidak tahu berapa lama akan pulih total.


"Kakak semua!" ucap sebuah suara yang sangat muda, tak lama pria dengan wajah tampan dengan rambut berwarna merah dan mata merah masuk ke aula.


"Qi kecil? apa kamu sudah berhasil?" tanya Lin Feng'er dengan lembut.


"Em, aku berhasil! hehehe sekarang aku berhasil berubah ke bentuk manusia" ucap Lin Qi dengan bangga.


"Adik yang baik itu bagus" ucap Lin Gui memuji Lin Qi.

__ADS_1


Lin Qi mengangguk tapi tatapan nya berubah menjadi serius saat merasakan kalau energi di tubuh ketiganya sedikit kacau dan wajah Lin Gui juga terlihat agak pucat.


"Kakak ku? apa yang terjadi pada kalian?" tanya Qi kecil dengan wajah cemas mendekati ketiganya.


"Tidak masalah hanya luka kecil" balas Lin Feng'er dengan lembut agar tidak membuat panik Lin Qi.


"Tidak..tidak..kalian terkena Qi dari dewa tulang bukan? ini berbahaya karena energi hitam nya berasal dari alam bawah" ucap Lin Qi yang langsung duduk di belakang Lin Gui.


"Apa yang kamu lakukan?" tanya Lin Gui bingung.


"Tenang saja kak, aku akan mencoba menghilangkan Qi hitam ini dari tubuh kalian" ucap Qi kecil, dan lagsung menempelkan telapak tangannya ke punggung Lin Gui.


ketiganya terdiam tapi mereka membiarkan Lin Qi mencoba menyembuhkan mereka, karena jika berhasil maka itu akan bagus bagi mereka tapi mungkin juga butuh beberpaa tahun bagi mereka untuk sembuh lagi sebelum mencoba menyembuhkan kekuatan asli mereka.


......................


"Hm? Dewa tulang matilah?" ucap sebuah suara aneh di sebuah ruangan yang di terangi oleh bintik-bintik yang bercahaya disana.


Wajahnya tak terlihat dan juga tidak ada yang tahu kalau dia perempuan atau laki-laki, orang itu pun hanya menatap sebentar ke sebuah bola kristal sebelum menutup matanya lagi.


"Hahaha... saat dunia dewa kacau maka saat itu lah awal kehancuran tahta mu kaisar langit" ucap sosok tersebut sebelum dia menutup mata sepenuhnya.


......................


Setelah beberapa tahun kemudian...


Lin Tian dan Lin dong datang ke tempat pertemuan seluruh pemimpin tertinggi setiap sekte, keluarga atau suku maupun kekaisaran dan kerajaan, tepatnya itu ada di benua tengah dari dunia dewa.


Setelah sampai Lin Tian memasuki aula yang memiliki tempat yang sangat luas serta terdapat hiasan yang indah tergantung di setiap dinding tersebut yang membuat Lin Tian merasa itu sedikit boros.


"An'er disini adalah tempat khusus bagi para pemimpin untuk memperundingkan sesuatu hal yang mendesak atau sesekali untuk membagikan beberapa pengalaman" jelas Lin Dong.


"Oh! iya disini memang pantas di sebut benua tengah" balas Lin Tian degan terdenyum.

__ADS_1


Lalu dia duduk bersama Lin Dong dengan tenang sambil menunggu acara di mulai, tapi mereka tidak duduk di bangku khusus karena disana memang tak ada yang memimpin di tempat ini.


Posisi orang sama dan setiap pemimpin berhak untuk menyampaikan inspirasi mereka tanpa takut ada yang menghina ataupu memulai masalah.


Lin Dong juga mengatakan kalau hal ini juga terkait dengan terbukanya sebuah ranah rahasia di masa peperangan dulu, di dalam banyak terdapat berbagai warisan dan juga benda-benda tak ternilai.


"Ayah bagaimana jika aku ikut?' tanya Lin Tian.


"Kamu? lebih baik meminta persetujuan para pemimpin yang hadir nanti" ucap Lin Dong agak tak berdaya dengan anaknya.


Sekarang baik Lin Xu'er maupun Mu Xuanyin sudah mencapai alam kaisar dan sekarang mereka di bawa berlatih oleh dua istrinya, dia Lin Dong tidak tahu apakah kekuatan kedua menantu nya nanti setelah keluar dari pelatihan mereka.


"Ayah kenapa kamu mengatakan hal seperti itu!" tanya Lin Tian dengan wajah agak sedih.


"Ehem! bukan tidak boleh tapi palingan semua pertandingan akan di menangkan eh mu" ucap Lin Dong dengan wajah tak berdaya.


Ayolah... pemuda yang ikut disini memang kebanyakan seumuran dengan Lin Tian tapi kultivasi mereka kebanyakan hanya berada di alam abadi bumi sampai alam raja tingkat pertama, siapa yang akan jadi lawan Lin Tian jika dia ikut dalam kompetisi nanti?.


Pasti hal tersebut akan membuat generasi muda sekarang menjadi semakin lemah Dan tak berdaya karena kalah dari Lin Tian.


"Aki bisa menyegel kekuatanku" ucap Lin Tian lagi.


"Tidak! kalau itu aku" ucap Lin Dong dengan tegas, akhirnya Lin Tian mencoba untuk merayu Lin Dong tapi tetap tidak berhasil karena tentu Lin Dong tak akan mengizinkan Lin Tian ikut.


Dan satu hal pasti juga apabila Lin Tian ingn mencoba meminta izin kepada pemimpin disini pasti dia akan di tolak untuk ikut pertandingan itu.


Iya bagaimana tidak kekuatan Lin Tian sendiri sudah sama kuat dengan kekuatan dia dan dua kaisar lainnya, siapa generasi muda yang berani melawan Lin Tian lagi? hanya orang bodoh yang ingin di pukuli yang akan bertarung dengan Lin Tian.


Baamm...


Bunyi drum pertanda semua pemimpin telah datang dan pertemuan membahas tentang pertandingan generasi muda pun di mulai.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


...----------------...


...****************...


__ADS_2