
setelah Lin Tian merobek ruang dari kerajaan Wu ,dia muncul di sekitaran daerah benua timur.
sejak itu dia berkeliling benua timur,di setiap perjalanan banyak bandit di sekitar hutan yang dia temui,dia akan membunuh mereka.
terkadang dia juga akan menolong beberapa orang yang pantas dia tolong,setelah itu dalam sebulan dia muncul di sebuah kota tepat di perbatasan benua timur.
Lin Tian berjalan di sekitar area pasar di kota tersebut di temani oleh seorang pemuda tinggi yang juga sangat tampan,matanya yang tegas dan pakaian berwarna hitam membuat dia seperti seorang pemuda yang memiliki daya tarik tersendiri.
"kak,kemana kita akan pergi setelah ini?"
pemuda itu melihat ke arah Lin Tian dan menanyakan kemana tujuan yang akan Lin Tian pergi selanjutnya.
"iya,mungkin ke benua lain,katanya disini ada kapal yang bisa membawa kita bolak-balik antar benua" jawab Lin Tian.
"bukan kah lebih baik kita menggunakan array teleport saja? itu lebih cepat" .
"iya ,tapi juga agak mahal,yang ku dengar biasanya di sini hanya orang-orang penting yang dapat menggunakan array antar benua itu,lebih baik menghindari agar identitas kita tidak terbongkar" .
"kakak benar juga,ngomong-ngomong Bai kecil kemana kak?"
"hm..beberapa hari yang lalu Feng'er keluar dan menarik Bai kecil ke dalam kalung lagi" .
Lin Tian hanya menggelengkan kepalanya memikirkan Bai kecil,dia yakin kalau Bai kecil telah melakukan hal yang membuat Feng'er marah lagi.
pemuda itu juga hanya dapat menggelengkan kepalanya tak berdaya,dia sudah tau bahwa Bai kecil cukup nakal kemungkinan sekarang mungkin dia di hukum oleh Feng'er.
"oiya Long kecil,dimana Gui kecil pergi?".
"hm..tadi katanya ingin membeli beberapa hal,aku berfikir setelah dia tertidur cukup lama jadi mungkin ingin jalan-jalan sebentar" .
"aku sangat iri dengan kalian" desah Lin Tian.
pemuda itu adalah Lin Long,batu-baru ini dia keluar dari pelatihan nya dan menemani Lin Tian berjalan-jalan di sekitar benua timur.
"saudara pertama ,saudara kedua"
sebuah suara memanggil Lin Tian dan Lin Long dari arah belakang,setelah tidak lama Lin Gui juga muncul di depan Lin Tian.
dia lalu mengajak Lin Tian dan Lin Long ke sebuah restoran yang cukup besar di area sana.
mereka masuk,lalu memesan tempat di sana untuk tiga orang,pelayan lalu membawa mereka ke sebuah meja,dia lalu memberikan menu yang ada di restoran itu.
nama restoran itu adalah restoran laut,iya sesuai namanya kebanyakan dari menu disana bahannya memang khas dari hasil lautan.
__ADS_1
Lin Tian memesan beberapa makanan yang cukup populer di tempat itu,bersama dengan Lin Long dan juga Lin Gui memesan makanan mereka,lalu pelayan itu memintak mereka menunggu sebentar.
"Ais..sayang Bai kecil tidak ada,jika ada mungkin dia adalah yang pertama memintak semua makanan di menu ini".
"hahahaha...aku tidak tau apa yang dilakukan saudara ke tiga sampai membuat saudara ke empat marah " .
Lin Gui tertawa dan menggelengkan kepalanya,memang dia tau sifat dan kelakuan Bai kecil.
Lin Tian dan Lin Long tersenyum juga dan tidak bisa berkata apa-apa,lalu tidak lama makanan yang di pesan Lin Tian pun datang,mereka pun mulai mencicipi makanan yang di atas meja itu.
"oi....beri kami meja,dan makanan disini".
tiba-tiba di saat mereka sedang enak-enak menikmati hidangan,sekelompok orang masuk ke restoran itu dengan paksa.
"maaf tuan ,meja nya sudah penuh untuk sekarang,tuan bisa menunggu" .
"apa? kamu menyuruh tuan muda ini untuk menunggu?"
pemuda yang memimpin itu berteriak marah ke pelayan itu,pelayan itu hanya tersenyum dan mencoba untuk menenangkan pemuda itu.
"tuan kami benar-benar mintak maaf,meja nya benar-benar penuh" .
"cih,hmm."
pemuda itu melihat ada seorang wanita cantik berpakaian serba biru duduk sendirian,melihat tubuh wanita itu,pemuda menjilat bibirnya dan berjalan menuju meja wanita itu.
"hm.."
wanita itu menatap pemuda yang mengganggu dia itu dengan marah,tapi melihat wanita berambut biru itu marah pemuda itu semakin senang,dia terus mengganggu wanita berambut biru itu .
orang-orang disana juga hanya melihat pertunjukan yang bagus,mereka tau bahwa pemuda itu berasal dari salah satu keluarga di kota ini,dia terkenal dengan kemesuman nya dan juga kejahatan nya terhadap wanita,dan warga kota lainnya yang lebih lemah dari dia dalam status.
"kak,sepertinya pemuda itu akan di pukul setengah mati"
Lin Gui yang melihat itu juga akhirnya berbicara kepada Lin Tian yang acuh tak acuh memakan makanan nya di meja.
"sudah,jangan pedulikan selagi makan kalian harus diam,jika tidak akan tersedak" .
Lin Tian hanya mebalasa sambil tersenyum,menurutnya wanita itu sudah mencapai alam ilahi,sedangkan pemuda itu hanya di alam langit tingkat pertama,tentu dia akan menderita kalau perempuan itu mulai marah.
"iya.."
lalu baik Lin Long dan Lin Gui kembali melanjutkan makan mereka,seperti yang di katakan Lin Gui,perempuan itu mulai marah dan berteriak pada pemuda itu.
__ADS_1
"kau,pergi Dari sini,atau aku akan marah"
"yoyoyo...wanita yang sangat cantik,kamu sangat baik jika sedang marah,aku menyukainya"
pemuda itu bukannya berhenti tapi malah makin menjadi,bahkan teman-temannya juga mulai ikut membantu meledek wanita itu.
"kau ingin mati".
BOOMM.
akhirnya wanita itu tidak tahan dan menerbangkan pemuda itu dengan marah,pemuda itu terlempar ke atas meja yang agak jauh.
"sial,wanita kurang ajar,kalian serang dia " .perintah pemuda itu.
orang-orang yang bersama pemuda itu menyerang perempuan itu secara bersamaan.
"kalian terlalu menggertak!" teriak perempuan itu.
BOOMM.. BOOMM..
satu persatu orang yang menyerang di terbangkan oleh perempuan itu dengan tinjunya.
meliha itu bahkan pemuda tadi merasakan ketakutan di wajahnya,dia tidak percaya orang yang dia sungguh adalah seorang ahli.
"alam ilahi!"
teriak orang-orang disana,mereka takjub akan perempuan itu.
"kau..kau tau siapa aku,aku adalah keponakan dari wali kota disini" teriak pemuda itu.
orang-orang disana mengerutkan keningnya ,ternyata pemuda ini adalah keponakan dari wali kota.
"aku tidak peduli siapa kamu,jangan mengganggu ku,atau sekali lagi aku akan membunuhmu" teriak wanita itu.
lalu dia berbalik dan kembali duduk di tempat tadi,pemuda itu menggertakan gigi nya lalu berbalik bersama orang-orang yang di bawa nya dengan penuh luka di tubuh mereka.
"sungguh perempuan yang luar biasa" ucap Lin Gui dengan mata berkilau.
"hahahaha...adik apakah kamu menyukai perempuan itu?" tanya Lin Long.
"bukan begitu saudara kedua,aku merasakan bahwa wanita itu bukan manusia" ucap Lin Gui dengan pelan ke arah Lin Tian dan Lin Long.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
...----------------...
...****************...