Lahirnya Kaisar Langit

Lahirnya Kaisar Langit
391. Keberanian Tuan Muda Ho


__ADS_3

Sebelum pemuda itu selesai berbicara, Lin Tian sudah menamparnya terbang dari restoran itu.


Melihat keberanian Lin Tian itu, seluruh orang yang ada di restoran kaget, padahal semua orang disana sudah tau kalau pemuda yang di pukul Lin Tian adalah anak dari keluarga Ho, tapi dia tetap memukulnya.


"Kau!! berani sekali memukul tuan muda Ho kami!" teriak teman dari pemuda yang di pukul Lin Tian.


"Oh, tuan muda kah? jadi apa? jika kalian mengganggu anak ku, tentu aku tidak peduli siapa kalian aku akan tetap menghajar kalian" ucap Lin Tian dengan santai.


Mendengar itu ke empat pemuda berubah menjadi sangat kesal, mereka menyerang Lin Tian secara bersamaan tapi sayang nya mereka di terbangkan oleh Lin Tian dengan hanya satu tamparan.


BOOMM..


Gigi serta darah keluar dari mulut mereka, melihat betapa menyedihkan kelima pemuda di luar restoran, semua orang yang lewat kaget saat mereka tau siapa kelima pemuda tersebut.


"Ini bukan kah tuan muda keluarga Ho? siapa yang berani melakukan hal ini kepada nya?" ucap salah satu pejalan kaki di luar restoran.


Lin Tian tidak peduli lagi dengan kelima pemuda itu dia duduk di samping Lin Ru'er dengan santai, "Ayo makan, biarkan saja mereka" ucap Lin Tian.


"Em," Chu Si'er juga tidak terlalu peduli dengan lima pemuda tadi, dia hanya memakan makanan yang ada di atas meja dengan wajah santai.


"Ayah..ayah.. aku ingin itu!" ucap Lin Ru'er menunjuk daging di meja, Lin Tian tersenyum dan memberikan apa yang di mintak Lin Ru'er padanya.


"Tuan muda apa yang harus kita lakukan?" tanya salah satu dari empat pemuda tadi kepada tuan muda Ho.


"Lihat saja gadis itu akan jadi milikku, dan untuk pria itu aku pastikan dia menyesal telah memukulku" ucap tuan muda Ho.


Ke empat pemuda lain juga terlihat sangat kesal, mereka mengikuti tuan muda Ho itu pergi dari restoran itu dengan wajah yang sudah babak belur.


Lin Tian sudah tau kalau lima pemuda tersebut akan membalas dendam ke mereka nanti, maka dari itu Lin Tian dengan santai makan disana sambil menunggu kelima orang itu kembali.

__ADS_1


Dia tidak terlalu peduli dengan balas dendam kelima pemuda kepada mereka, tapi mereka sudah memarahi Chu Si'er dan anak nya jadi dia akan membuat kelima pemuda itu menjadi sangat menderita.


Tentu itu menggunakan status Chu Si'er agar kelima pemuda tersebut di hukum oleh kaisar Chu langsung, iya setidaknya mereka mungkin akan di serang oleh kelima istrinya kaisar Chu.


"Apa? ada yang berani memukul tuan muda? ayo tunjukan jalan biarkan kami menangkapnya dan membalas dengan tuan muda Ho" ucap Seorang kapten penjaga kekaisaran.


"Iya, kalian harus membalas perbuatan pemuda itu kepada kami, ayo aku bawa kalian kesana" ucap Tuan muda Ho.


Lalu kelima pemuda yang tadi di pukul oleh Lin Tian membawa satu kapten penjaga serta selusin prajurit yang berada di bawah perintahnya, di saat seluruh orang di ibukota melihat banyak prajurit yang berjalan di ibukota, dan tentu mereka tau kalau ini di lakukan oleh tuan muda keluarga Ho untuk membalas perbuatan Lin Tian tadi.


Saat semua orang di restoran melihat pasukan di luar mereka langsung pergi dari restoran itu takut terlibat dengan apa yang terjadi nanti, setelah itu hanya ada Lin Tian dan Chu Si'er disana.


Mereka berdua tetap santai walau sudah tahu kalau banyak pasukan di luar, bahkan Chu Si'er terlihat tidak peduli dengan keributan yang ada di luar, mereka sibuk menikmati makanan yang ada di meja mereka.


"Hei kau! aku akan membalas dendam atas apa yang kamu lakukan tadi padaku, hehehe" ucap tuan muda Ho.


"Kurang ajar! kamu tau siapa kami?" ucap kapten dengan marah.


"Si'er apa penjaga istana di kekaisaran ini boleh membawa pasukan seperti itu?" tanya Lin Tian kepada Chu Si'er.


"Tidak kak, jika mereka di ketahui menggunakan pasukan kekaisaran untuk urusan pribadi mereka, mereka akan di hukum berat, setidaknya jika masalah itu besar hukuman mati tentu tidak lepas" balas Chu Si'er.


Meski dia selalu di manjakan oleh keluarganya di istana, tapi dia tetap lah gadis yang pintar dia juga mengetahui seluruh peraturan di kekaisaran karena dia juga di ajarkan oleh kaisar Chu.


Mendengar hal itu kapten penjaga kaget, hal mengenai hukuman tentang seorang kapten menggunakan pasukan kekaisaran untuk urusan pribadi memang itu adanya.


Tapi dia tetap akan membantu tuan muda Ho karena dia yakin dengan membantu tuan muda ini kemungkinan statusnya akan naik.


"Hei, jangan sombong keluarga ku berkuasa disini, kau lihat saja wanita ini akan jadi milikku dan pasti akan ku nikmati, dan untuk kau... aku akan pastikan kamu tersiksa nanti" ucap tuan muda Ho dengan sombong.

__ADS_1


Lin Tian yang mendengar perkataan Tuan muda Ho tersenyum puas, Lin Tian hanya mengangguk-angguk dengan wajah masih tersenyum.


Sedangkan Chu Si'er sedikit mengerutkan kening nya setelah mendengar perkataan tuan muda Ho ini, dan dia juga tidak suka dengan tatapan pemuda itu terhadap dirinya.


"Oh, apakah keluarga Ho mu sangat kuat?" tanya Lin Tian dengan santai.


"Hahaha..kamu takut? iya tentu keluarga Ho kuat, bahkan aku pun bisa melakukan apapun yang ku inginkan di ibukota ini, tidak ada yang berani melarang ku" ucap Tuan muda Ho dengan sombong.


"Sungguh luar biasa, kalau begitu kamu sudah melakukan banyak kejahatan selama ini bukan?" tanya Lin Tian.


"Hahaha.. kalau iya kenapa? tidak ada yang akan berani menyentuh ku meski aku berbuat kejahatan disini" balas Tuan muda Ho dengan wajah puas.


Lin Tian hanya mengangkat bahu nya, dia lalu melihat ke sebuah sudut di restoran dan disana dia melihat seorang pria setengah baya yang sedang duduk sendirian.


"Nah, pemuda ini telah menghina putiri kekaisaran, bahkan berniat untuk melakukan hal tidak senonoh kepadanya, serta dia telah mengaku melakukan banyak hal jahat di ibukota, menurut mu hukaman apa yang pantas untuk dia?" tanya Lin Tian ke pria setengah baya dengan santai.


Mendengar Lin Tian berbicara kepadanya, pria setengah baya itu kaget sejenak tapi dia lalu tersenyum dan berdiri sambil berjalan ke arah Lin Tian.


"Menurut aturan paling ringan mereka akan di hukum mati, atau di siksa selama beberapa bulan di tempat penyiksaan." ucap pria setengah baya itu kepada Lin Tian.


Lin Tian mengangguk dan dia hanya tersenyum saat melihat wajah kapten dan kelima pemuda itu yang sudah kaget melihat pria setengah baya itu muncul.


"Salam Putri kecil, maaf atas ketidak pedulian saya tadi" ucap pria setengah baya itu dengan hormat ke arah Chu Si'er.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...----------------...


...****************...

__ADS_1


__ADS_2