
"Oh, dari mana tuan Tian berasal?" tanya Fu Zi'er.
"Hanya berasal dari desa kecil" balas Lin Tian, entah kenapa wanita di depan nya ini sedikit terlalu ingin tau tentang dirinya, Lin Tian juga tak terlalu mengerti, tapi dia masih tetap waspada dengan wanita tersebut.
"Tuan Tian, apa kamu ingin mencoba untuk masuk ke sekte Hitam?" tanya Fu Zi'er.
"Sekte Hitam? apa maksud mu dengan masuk ke sekte Hitam nona Fu?" ucap Lin Tian berpura-pura bingung, dia tidak menyangka belum sampai di kota akan mendapatkan informasi tentang sekte hitam.
jadi dengan itu Lin Tian tidak ingin ketinggalan dan langsung berpura-pura tidak tau apa itu sekte hitam, benar saja Fu Zi'er tidak terlalu curiga atas sikap Lin Tian tersebut.
"Iya mungkin karena tuan Tian baru keluar dari desa tidak tau dengan sekte hitam, aku akan menjelaskannya" ucap Fu Zi'er.
"Oh, kalau begitu terima kasih nona Fu" ucap Lin Tian dengan sedikit memberi hormat.
"Tidak apa-apa, hanya informasi umum disini" balas Fu Zi'er.
Lalu dia menjelaskan kalau sekte hitam adalah sekte kelas dua di dunia dewa, dimana sekte itu memiliki seorang kaisar yang menjaga mereka, dan sekarang sekte hitam sedang membuka pendaftaran untuk murid baru, walaupun sekte hitam hanyalah sekte kelas dua tapi itu tidak menghalangi beberapa generasi muda untuk pergi kesana.
Karena setau Fu Zi'er sekte hitam di lindungi oleh salah satu sekte tingkat satu di benua selatan, dan yang paling penting sekte tingkat satu itu juga bawahan langsung dari kekaisaran api.
Jadi tak ada yang meremehkan sekte hitam meski itu hanya sekte tingkat dua, apalagi dengan sekte tingkat satu yang memiliki seorang dewa di dalamnya, dengan kekaisaran api mana mungkin ada yang berani melawan mereka.
"Hm.. kalau begitu nona tingkat apa kaisar yang melindungi sekte hitam?" tanya Lin Tian.
"Kalau aku tidak salah dia adalah leluhur sekte hitam, seorang kaisar tingkat pertama dulunya sekarang kemungkinan dia berada di tingkat kedua" balas Fu Zi'er.
"Begitu.." Lin Tian mengangguk, dengan penjelasan dari Fu Zi'er Lin Tian bisa mengerti sedikit keadaan sekte hitam, jika itu hanya kaisar tingkat kedua, bagi Lin Tian itu tidak masalah untuk membunuh nya dengan kekuatan Lin Tian sekarang.
__ADS_1
Apalagi di tambah dengan Bai kecil seorang kaisar yang hanya di tingkat kedua bukan lah apa-apa bagi mereka berdua.
"Jadi apa tuan Tian tertarik?" ucap Fu Zi'er kepada Lin Tian dengan tersenyum.
"Hm.. sedikit, aku hanya ingin bertanya satu lagi kepada nona Fu, apa boleh?" ucap Lin Tian dengan wajah penuh senyum.
"Oh, silahkan, apa itu Tuan Tian?" tanya Fu Zi'er.
"Apa keluarga Fu mu salah satu keluarga besar di kekaisaran Api?" ucap Lin Tian dengan wajah penuh senyum.
Mendengar pertanyaan Lin Tian, Fu Zi'er dan Fu Hu'er menjadi kaget, Fu Zi'er sedikit bergetar untuk sementara lalu dia menenangkan dirinya.
"Darimana Tuan Tian tau aku adalah keluarga besar dari kerajaan Api?" tanya Fu Zi'er.
"Tidak, aku hanya ingat beberapa kenalan yang pernah bilang ada jenderal dengan nama keluarga Fu, dimana jenderal itu yang terkuat dari jenderal lainnya., dan dia berasal dari kekaisaran api" jelas Lin Tian.
"Oh,.jadi begitu padahal ku fikir tuan Tian tidak tau tentang keluarga Fu kami" balas Fu Zi'er.
Lin Tian hanya mengangkat bahu nya pertanda dia tak terlalu memikirkan hal itu dia hanya mendengar tak tau kondisi asli keluarga Fu, tapi baginya selama dua wanita ini tak menyinggung dirinya maka itu tak menjadi masalah untuk dia.
"Ku tebak anda datang kesini untuk menghadiri acara penerimaan murid sekte hitam bukan?" ucap Lin Tian.
"Iya, memang satu lagi aku di minta datang oleh saudari ku untuk kesini, walau aku tidak ingin tapi karena dia terlalu memaksa" ucap Fu Zi'er dengan wajah agak sedih.
Dia di minta oleh seseorang untuk datang kesini karena orang itu ingin dia untuk menemani dirinya untuk pergi mencari suasana baru, dan apalagi dia tidak bisa terlalu menolak karena mereka adalah teman sewaktu kecil.
Lin Tian mengangguk kalau dia mengerti, pantas Fu Zi'er tak terlalu khawatir dengan dirinya yang mungkin adalah perampok, karena mungkin ada ahli di alam kaisar yang menjaganya.
__ADS_1
"Kak, coba kamu rasakan kekuatan dari orang yang membawa kereta" ucap Bai kecil dengan membuka mata kirinya sedikit.
"Hm..?" Lin Tian melihat ke depan dan merasakan kekuatan orang tua yang ada di depannya itu.
"Kaisar tingkat pertama" ucap Lin Tian tanpa sadar, membuat Fu Zi'er dan Fu Hu'er kaget.
"Saudara Tian dapat merasakan kekuatan paman Zu?" tanya Fu Zi'er.
"Sedikit, aku memiliki beberapa kepekaan terhadap energi di tubuh seseorang, selama dia mengeluarkan sedikit energi dari tubuh nya aku bisa merasakan tingkat kekuatannya" jelas Lin Tian.
"Oh!" Fu Zi'er hanya mengangguk dan tak menanyakan lagi, di sana mereka hampir dekat dengan kota, walau masih butuh dua hari perjalanan tapi mereka sudah bisa di bilang berada di zona kota terdekat.
Lin Tian tak banyak berbicara dengan Fu Zi'er dan Fu Hu'er, tujuan nya sekarang adalah menghancurkan sekte hitam karena dia menduga sekte hitam ini adalah sekte yang kejam dan tak peduli dengan peraturan yang melarang membunuh manusia biasa di dunia dewa.
Dan tentu alasan utamanya untuk membalas kan dendam warga desa Suma yang telah di bantai oleh beberapa murid mereka, saat Lin Tian menutup mata dia masih bisa melihat kenangan indah bersama penduduk desa sebelumnya.
Dan dia juga mengingat beberapa warga desa yang mati dengan sambil tersenyum, dia tau kalau warga desa itu berharap kalau Lin Tian akan membalas atas perbuatan jahat sekte hitam, bukan karena dendam tapi karena tidak ingin ada yang terjadi lagi seperti itu, dan pengingat bagi para kultivator di dunia dewa bahwa peraturan itu masih ada.
Tak sadar air mata jatuh dari pipi Lin Tian yang membuat Fu Zi'er dan Fu Hu'er menjadi penasaran, apa yang bisa membuat pemuda tenang ini bisa menetes kan air mata seperti itu.
Di malam harinya mereka beristirahat di pinggiran hamparan luas dari hutan, para penjaga membangun perkemahan untuk Fu Zi'er dan Fu Hu'er bersama-sama, Lin Tian yang saat itu di tanyakan apakah mau memasang tenda juga tapi dia menolak.
Dia naik ke sebuah pohon dan bersandar di sana sambil memandang langit malam itu bersama Bai kecil yang tidur di kepalanya.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...----------------...
__ADS_1
...****************...