Lahirnya Kaisar Langit

Lahirnya Kaisar Langit
Lin Tian Kembali


__ADS_3

dua penjaga itu bersiaga di depan array itu,karena mereka tidak mendapatkan informasi tentang ada orang yang akan masuk ke sekte langit.


banyak para murid di sekte yang setelah mendengar teriakan mereka langsung kesana bersiap untuk menyerang jika itu adalah musuh.


tap setelah beberapa saat,sesosok pemuda keluar dari dalam formasi itu,wajahnya yang sangat tampan,mata hitam nya yang bisa membuat para wanita menjadi jatuh hati padanya,dan sikap tenang dan acuh di wajahnya membuat dia lebih seperti seorang dewa yang turun dari langit.


"hm..?"


banyak murid baru disana merasa aneh karena yang muncul adalah seorang pemuda tampan dan juga sangat menawan,banyak wanita disana yang jatuh hati karena wajah Lin Tian.


"saudara Lin? " ucap kedua penjaga itu.


"halo dua saudara!" ucap Lin Tian sambil tersenyum.


"kamu kembali?"


"iya,untuk beberapa hal" ucap Lin Tian tenang.


"kalau begitu pergilah" ucap murid penjaga itu.


"terima kasih kakak,oiya aku mengambil alih kota laut di timur,teleport yang ku gunakan sekarang menuju laut timur,jadi jangan biarkan orang lain menggunakan nya dulu Kakak seperguruan" ucap Lin Tian.


"kami mengerti,kami akan memintak array nya untuk di blokir sementara sampai tetua yang bertugas untuk menyusun koordinat kesana datang" ucap murid itu.


"baiklah,ini oleh-oleh dariku kakak seperguruan" ,Lin Tian melemparkan dua botol anggur pada mereka berdua di hadapan banyak murid baru disana.


melihat botol anggur yang di lemparkan Lin Tian mereka berdua merasa senang dan berterima kasih kepada Lin Tian,Lin Tian lalu pamit pergi untuk menemui ibunya ke puncak tempat orang tuanya berada.


setelah Lin Tian pergi dua murid penjaga itu mencicipi anggur yang di berikan Lin Tian tadi.


"ah!anggur yang enak,adik kecil memang yang terbaik jika memberikan hadiah" ucap salah satu dari mereka.

__ADS_1


"saudara senior,hari ini keberuntungan kita bukan? hahahah" ucap yang lain.


"tentu,adik kecil Lin kebetulan pulang saat kita menjaga,dan kita mendapatkan anggur yang cukup baik ini,hahahaha" .mereka tertawa berdua yang membuat semua murid disana heran.


apa begitu mudah untuk menyuap murid penjaga ini,padahal mereka termasuk murid inti di sekte yang di wajibkan untuk menjaga gerbang array ini setiap sekali dalam sebulan.


"senior siapa pemuda tadi?" tanya murid baru yang tidak dapat menahan rasa ingin tahunya.


"dia? kalian jangan panggil dia pemuda,dia adalah Lin Tian anak dari tetua besar Lin Houu dan tetua puncak salju Lin qi'er" jawab murid penjaga itu.


mendengar itu mereka semua kaget,ternyata status pemuda itu sangat luar biasa,tapi mereka mendengar bahwa pemuda tadi hanya anak angkat,dan juga dalam memakai gerbang array ini harus memintak izin dari petinggi,dan tidak boleh di pakai bahkan oleh ketua sekte tanpa persetujuan tetua lain,tapi kenapa?


"jangan merasa bahwa dia melakukan kecurangan karena bisa memakai gerbang teleport ini,di antara semua orang di sekte langit,ada empat orang yang di izinkan menggunakan ini dengan bebas karena izin leluhur,kalian tau bukan?" .


"iya tentu kami tau,tapi dia.."


"kalau adik kecil Lin tidak perlu memintak izin atau di izinkan oleh siapapun di sekte kita jika ingin menggunakan gerbang ini,karena ada beberapa alasan,suatu saat kalian akan tau alasannya,tapi aku bisa memberitahu kalian satu hal,Adik kecil Lin bisa membuat gerbang array ini sendiri,iya kalau di lihat sekarang adik kecil Lin sudah bagus!" ucap penjaga itu yang membuat semua murid baru terkejut.


"kalian sudah tau di hati kalian,yah,sepertinya setelah ini aku bisa melihat kota laut timur yang di katakan adik kecil Lin" penjaga itu lalu mengeluarkan batu komunikasi dan memberitahu tetua yang bertanggung jawab atas gerbang array teleport itu.


tentu itu mengejutkan tetua tersebut dan karena hal itu pula dia langsung menuju aula master sekte untuk melaporkan kejadian tersebut.


di aula...


"anak itu bahkan tidak menemui ku paman nya saat dia kembali,apa dia lupa denganku" ucap Bing Yang degan marah.


"hahaha,saudara ku jangan marah begitu,dia pasti ke rumah ku untuk menemui ibunya,tapi ibunya sedang berada di puncak salju,iya...anakku mungkin ke puncak salju jika tidak menemukan nya di rumahku " ucap Lin Hou disana sangat bahagia mendengar anak tertuanya sudah pulang.


"tapi adik, mungkin saat dia ke puncak itu dia akan di cegah oleh murid perempuan disana,karena di puncak salju hanya murid inti yang mengenal Lin Tian ,hahahaha" ucap Lou Lu sambil tertawa.


"kamu benar saudara kedua.".

__ADS_1


lalu semua orang disana tertawa memikirkan apa yang akan terjadi saat Lin Tian menuju ke puncak salju,karena memang sejak sekte salju menjadi puncak salju di sekte langit hanya beberapa murid dalam dan inti yang tau akan Lin Tian itu pun yang berasal dari sekte salju dulu.


sekarang disana sudah banyak murid baru yang masuk ke puncak salju,karena itu adalah surga bagi perempuan disana.


"iya,biarlah,adik kamu urus gerbang teleport yang di buat oleh keponakan kecil kita,yang lain ikut aku untuk melihat kesenangan,hahahaha," ucap Bing Yang.


"iya".


lalu mereka semua keluar menuju ke puncak salju untuk melihat ekspresi Lin Tian yang akan di halangi oleh murid-murid perempuan disana.


tapi tidak ada yang tau bahwa Lin Tian tidak mendapat masalah yang mereka fikirkan karena Lin Tian langsung terbang dengan cepat dan tak terlihat oleh murid-murid disana.


karena dia tau,jika disana banyak murid baru yang tidak mengenalinya,jika dia masuk secara terbuka pasti akan membuat masalah dan mempermalukan ibunya.


dengan itu dia tidak menyembunyikan kekuatannya dancmenerebos dengan cepat ke arah puncak salju tepat dimana ibunya berada,dia memang ingin ke tempat ayahnya tapi dia tidak dapat menemukan ibunya disana,jadi dia memutuskan mencari disini.


"hm...itu dia,sepertinya ibu sedang berlatih" ucap Lin Tian ,dia menggunakan kekuatan akal ilahinya untuk mengetahui keadaan dalam rumah yang ada di puncak itu.


rumah itu yang biasanya di pakai oleh Lin qi'er untuk berlatih sementara memberikan nasehat untuk murid-murid puncak salju,Lin Tian menduga ibunya baru saja selesai memberikan bimbingan kepada murid-murid baru disini.


lalu dia muncul di depan pintu masuk rumah itu,dia tersenyum bahagia dan mengetok pintu tersebut.


"ibu..ibu..an'er pulang,apa ibu di dalam?" ucap Lin Tian bahagia.


lalu tanpa sadar pintu terbuka,tapi aneh nya Lin Tian tidak melihat ibunya,hanya saat dia melihat kebawah ,sosok mungil yang cantik dan menggemaskan yang membuka pintu tersebut,Lin Tian bingung bahkan agak lemah.


"ini...."


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...----------------...

__ADS_1


...****************...


__ADS_2