
Lin Tian berjalan menuju pohon tempat Bai kecil tertidur, dia melompat ke batang pohon itu.
Lalu menjentikkan jarinya di teling kucing putih kecil, "Aduh, siapa yang berani...!" belum dia selesai saat dia melihat Lin Tian, Bai kecil pun menggaruk kepalanya dengan kaki/tangan nya dengan malu.
"Kakak kamu sudah selesai?" tanya Bai kecil.
"Belum, masih ada 30% lagi yang belum aku sempurnakan" ucap Lin Tian dengan wajah tersenyum.
"Em, bagus lah jadi kekuatan kakak sekarang?" tanya Bai kecil.
Lin Tian tersenyum dan tak menjawab pertanyaan Bai kecil, dia hanya dengan santai mengeluarkan sedikit aura dari tubuhnya yang membuat Bai kecil tau Lin Tian berada di alam apa.
"Aku tidak menyangka kakak bisa naik langsung menjadi tiga alam!" ucap Bai kecil kagum.
"Iya, tapi hanya berada di tingkat pertama alam raja" ucap Lin Tian.
"Itu sudah luar biasa kakak ku tercinta" balas Bai kecil agak kesal, generasi muda yang dapat mencapai Alam Raja itu pada usia muda seperti Lin Tian belum pernah dia dengar, biasanya seluar biasa orang itu, butuh waktu hampir seratus tahun untuk maju ke alam raja.
dan jika dia jenius butuh waktu 50 tahun lebih untuk maju ke alam raja, tapi Lin Tian bahkan belum berumur 20 Tahun sudah berada di alam itu.
"Iya itu karena warisan dan beruntung saja, oiya ku lihat kamu sangat bahagia disini" ucap Lin Tian dengan senyum di wajahnya.
Di saat Bai kecil melihat senyum Lin Tian ada sedikit ketakutan di wajahnya, dia menyerahkan kalung binatang kepada Lin Tian, lalu berkata
"Kak, aku menjaga mu disini, dan juga kita butuh waktu istirahat untuk menghilang kan rasa jenuh kita" alasan Bai kecil.
"Kamu benar," balas Lin Tian sambil mengangguk, dan mangambil kalung binatang di Bai kecil.
Dia memasang kalung itu kembali dan memasukan dua binatang di goa ke dalam kalung ia, lalu dia dan Bai kecil pun bersandar ke batang pohon tersebut.
"Kak, nikmat bukan?" tanya Bai kecil.
"Em, benar kadang-kadang kita butuh waktu santai seperti ini" balas Lin Tian dengan wajah yang tenang dan juga santai.
"iya, kak kamu masih belum pernah merasakan perempuan bukan?" tanya Bai kecil.
"Apa maksud mu?" tanya Lin Tian dengan wajah kaget.
"Ayolah kak, apa aku mengatakan hal yang salah?" tanya Bai kecil dengan wajah polos, sebenarnya dia ingin sedikit menggoda Lin Tian karena dia tau kalau Lin Tian belum menyentuh tubu Mu Xuanyin.
"Sial apa kamu fikir aku sama dengan mu" ucap Lin Tian kesal.
__ADS_1
"Hehehehe... kakak lihat saja nanti, aku yakin cepat atau lambat kamu akan merasakan hal itu, dan aku juga berharap ada wanita yang memaksamu" balas Bai kecil dengan gembira.
Lin Tian hanya diam sambil menutup mata nya kembali dan tak peduli dengan apa yang di katakan Bai kecil kepada dirinya, mana mungkin ada wanita yang seperti itu, memaksa dia untuk melakukan hal itu, dia berfikir belum ada dan tak akan ada yang berani.
Bai kecil juga tidak berbicara dia hanya menutup mata dan tertidur di pohon tersebut bersama Lin Tian, angin yang mereka rasakan disana sangat lah nikmat dan sejuk membuat mereka berdua lebih santai.
......................
Pertempuran besar antara generasi muda terjadi di dunia tempat Lin Tian berada, Lin Tian masih belum tau kalau para generasi muda dunia dewa sudah masuk ke sana.
BOOMM....
BOOMM....
Ledakan besar terjadi di banyak tempat di dunia itu, pertarungan hidup dan mati untuk mendapatkan harta dan warisan secara resmi sudah di mulai sejak beberapa bulan lalu.
"Itu milikku!" ucap seorang pemuda sambil menyerang orang-orang di sekitar dirinya.
BOOMM....
"Kau tak berhak memiliki benda suci ini, matilah!" ucap laki-laki yang tiba-tiba muncul di belakang nya dan menggorok leher pria tersebut dengan pedang.
Akibatnya kepala pria itu pun terpisah dari badan, dan juga roh pria itu langsung di hancurkan oleh pria yang menggoroknya tadi.
Nyawa mereka lebih penting dari benda suci itu, jadi mereka memutuskan untuk menyerah meninggalkan tempat tersebut.
"Saudara senior,!" ucap seseorang pria mendekat ke pemuda yang baru saja membunuh tadi.
"Iya, bagaimana?" balas pria itu.
"Berjalan baik, salah satu murid Sekte Kuil suci memberitahukan kepada kita posisi wanita itu" ucap pria lain.
"Hehehehe... bagus, tenang saja setelah aku menikmati wanita itu maka saat itu giliran kalian" ucap pria yang di panggil senior.
"Tenang saja senior, kami akan mengikuti mu" balas yang lain.
"Ayo kita cari dia, dan cobalah meracuni nya dengan racun yang kita bawa" ucap senior itu kepada yang lain.
"Hehehe .. yakin lah senior, kami telah memintak wanita dari Sekte kuil suci meracuni wanita itu,".
"Bagus, ayo kesana, aku tidak sabar menikmati tubuh wanita itu" ucap senior itu.
__ADS_1
Mereka terbang ke arah tempat goa Lin Tian berada, entah apa yang sedang mereka rencanakan tidak ada yang tau.
......................
"Kak, bagaimana jika ada wanita yang jatuh dari langit tepat mengenai mu?" ucap Bai kecil tiba-tiba kepada Lin Tian.
"Hm? apa-apaan itu? mana mungkin hal itu terjadi?" ucap Lin Tian yang masih santai, terlihat dia sangat santai menikmati istirahatnya itu.
"Iya... kan hanya mungkin!" ucap Bai kecil dengan santai.
"Ais.. jangan samakan dengan sebuah daun yang dimana jika sudah layu akan jatuh dari ranting nya" ucap Lin Tian yang tidak terlalu memikirkan perkataan Bai kecil.
"Cih, kak kamu tidak tau kita sebagai laki-laki harus menikmati keindahan setiap wanita, dulu aku juga adalah pria yang tampan yang membuat banyak wanita tergoda denganku" ucap Bai kecil membanggakan dirinya.
"Lalu kenapa tidak kamu pergi keluar dengan wujud manusia mu?" tanya Lin Tian sambil tersenyum.
"Cih, aku tentu akan melakukan nya jika punya waktu!" balas Bai kecil dengan wajah aneh.
"Bilang saja kamu takut pada Feng'er!" goda Bai kecil.
"Siapa bilang, aku tidak takut dengan Feng'er hanya menghormati" ucap Bai kecil tapi dia sudah berkeringat kucing akibat perkataan Lin Tian.
Lin Tian hanya tersenyum melihat wajah Bai kecil yang cemas dan agak ketakutan, "laki-laki tampan tapi penakut" ucap Lin Tian pelan sambil tersenyum.
"Cih, kak kamu belum menjawab bagaimana jika ada wanita jatuh di hadapanmu?" tanya Bai kecil lagi dengan wajah agak kesal.
"Hei.. mana mungkin ada....!"
BOOMM...
Belum Lin Tian selesai berbicara sebuah benda dengan keras menabrak tubuh Lin Tian dan membuat dia jatuh dari atas pohon.
......................
mungkin disini akan membuat kakak semua kecewa...
Maaf kakak semuanya...😓🙇🙇🙇🙇
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...----------------...
__ADS_1
...****************...