Lahirnya Kaisar Langit

Lahirnya Kaisar Langit
Neng Zo Yang Licik


__ADS_3

"Sau..saudari Mu, kamu bercanda?" Tanya Wu Xin.


Bahkan mereka yang telah bekerja keras selama dia hari ini tak lebih mendapatkan seribu poin paling banyak, tapi Mu Xuanyin....


"Aku tidak berbohong" ucap Mu Xuanyin sambil memperlihatkan token kepada mereka.


Saat melihat token itu, mereka terasa dadanya sakit bahkan Long Hei hampir muntah darah.


Mereka selama ini berkeliling dan menemukan beberapa monster iblis dan beberapa tanaman hanya mendapatkan seribu poin selama dua hari ini, tapi Mu Xuanyin....


"Saudari bagaimana bisa?" tanya Long Qiao.


"Aku hanya menemukan banyak monster saat aku masuk ke dunia ini, dan beberapa tanaman berharga" jelas Mu Xuanyin mencoba menutupi apa yang terjadi sebenarnya.


"Begitu... tapi aku merasa mungkin Neng Zo juga tidak kalah dengan saudari Mu!" ucap Xei We dengan serius.


Mendegar nama Neng Zo mereka semua heran, mana mungkin pria itu bisa mengejar ketinggalannya dengan Mu Xuanyin.


"Maksud kamu...??" Long Qiao juga sadar, dia sadar akan apa yang di lakukan oleh Neng Zo untuk mendapatkan poin.


"Iya, setidaknya mungkin sudah banyak murid yang mati di dunia ini karena dia, kalian lihat lah para murid Nether tadi, aku yakin akan hal itu setelah melihat sikap mereka." ucap Xei We serius.


Semua yang disana agak merasa bermasalah, karena jika hal itu benar maka Neng Zo akan jadi bahaya bagi murid sekte mereka juga.


Mu Xuanyin juga berfikir begitu, dia merasa harus mengumpulkan saudari nya yang lain agar mereka aman dari penyerangan maupun penyergapan Neng Zo dan murid lainnya.


"Jangan khawatir, saudara Qi dan Long juga satu kelompok, aku yakin tidak masalah menghadapi Neng Zo selama mereka bekerja sama dengan sekte es lainnya" ucap Xei We menenangkan kegelisahan mereka.


Mu Xuanyin dan yang lain mengangguk memang tidak perlu khawatir untuk sekarang, hal yang paling penting adalah mendapatkan poin untuk maju ke ujian ketiga.


"Baiklah, tapi kita harus tetap hati-hati dengan Neng Zo, Tang Ling dan juga dengan murid-murid lainnya." ucap Mu Xuanyin.


Mereka semua mengangguk setuju, malam itu mereka bergantian untuk beristirahat, dan beberapa dari murid sekte es juga mulai menyembuhkan diri mereka.


......................


Crack....


Bunyi gelas pecah mengejutkan beberapa tetua di tempat duduk para pemimpin sekte dan keluarga tersembunyi.


Saat mereka tau kalau itu adalah Master senye Nether yang terlihat marah, dan juga kesal terlukis di wajahnya.


"Saudara Neng, Ada apa??" tanya Bing Yang sambil tersenyum

__ADS_1


"Tidak apa-apa" balas master sekte Nether.


Tentu dia marah karena melihat beberapa nama dari murid nya yang mati di dalam dunia pedang, Bing Yang dengan yang lain tau kenapa master sekte Nether seperti itu.


Hanya mereka berpura-pura tidak tau karena tidak perlu membuat masalah di antara mereka juga, hal seperti kematian di san sudah sewajarnya terjadi.


Di tempat para leluhur tua tinggal...


Lin Tian masih memperhatikan keadaan di dunia pedang bersama tiga leluhur tua dengan tenang.


"Nak, menurutmu siapa yang akan menang sekarang?" tanya Bing Shaosu.


"Setau ku mungkin Neng Zo" ucap Lin Tian tenang.


"Oh, kenapa kamu mengatakan pemuda tersebut?" tanya Bing Jin.


Lin Tian tersenyum, dia hanya mengatakan beberapa alasan kenapa dia berfikir bahwa Neng Zo yang akan menang kepada leluhur tua.


Setelah mendengar perkataan Lin Tian keduanya mengangguk setuju karena memang di lihat dari kekuatan Neng Zo memang yang terbaik, dan juga dia pemuda yang cukup kejam.


"Hm?" tiba-tiba Lin Tian mengerutkan kening yang membuat ketiganya aneh.


"Ada apa nak?" tanya Bing Shaosu.


"Oh, apa perlu di bereskan?" tanya Bing Jin.


Lin Tian hanya menggelengkan kepalanya, dia juga tidak yakin dengan apa yang di rasakan sesaat itu, tapi sebenarnya dia juga ingin lihat siapa itu yang berani masuk sembunyi-sembunyi.


Dari kekuatan yang dia rasakan setidaknya ada tiga orang, tapi siapa mereka Lin Tian tidak tau, dia hanya memutuskan untuk melihat keadaan di dunia pedang bersama leluhur tua.


"Ada apa, tuan?" tanya seseorang pria.


"tidak, tidak ada masalah, mari bergerak!" balas tuannya itu.


"Iya!"


Lalu mereka berjalan ke arah penonton yang pada akhirnya bergabung dan menghilang di kumpulan para penonton ujian itu.


......................


Dalam empat hari selanjutnya, Mu Xuanyin dengan timnya menjelajahi dunia pedang.


Kadang mereka akan bertemu dengan beberapa murid sekte atau keluarga lain, Mu Xuanyin akan mengambil poin mereka dan tidak membunuh mereka.

__ADS_1


Lalu poin yang di dapat di bagi kepada Saudarinya dan beberapa murid sekte langit serta keluarga Long.


"Saudari Mu, besok adalah hari terakhir, setidaknya kita akan keluar di siang nya besok!" ucap Xei We menatap Mu Xuanyin dengan serius.


Mu Xuanyin mengangguk, dari hasil poin mereka dalam enam hari ini, Meraka cukup banyak mendapatkan poin.


Baik Long Qiao, Long Hei, Wu Xin dan Xei We berhasil mendapatkan tambahan poin sebesar 5000ribu, jadi mereka bisa di bilang masuk ke dalam daftar dua puluh besar.


Dan beberapa murid lain juga kemungkinan Mu Xuanyin sudah cukup membuat mereka di seratus besar nanti.


Jadi dia cukup senang dengan hasil seperti ini, tapi masalahnya sekarang dia tidak tau nilai poin Neng Zo berapa, dan apa yang akan di rencanakan orang itu di hati terakhir besok.


"Saudara Xei, bagaimana?" tanya Wu Xin.


"Mereka ada di depan, tapi sepertinya mereka sedang bertarung!" ucap Xei We setelah membuka matanya.


"Kalau begitu mari kesana, sebaiknya kita bantu" kata Mu Xuanyin dengan serius.


"Iya!". lalu mereka semua setuju dan menuju arah dimana yang di tunjuk oleh Xei We kepada mereka.


BOOMM....


BOOMM....


"Neng Zo, kau tidak akan bisa mengalahkan kami berdua" ucap Qi Zong dengan serius tapi terlihat di wajahnya agak kelelahan.


"Hahahaha... Qi Zong kau tidak akan bisa bertahan lagi setelah aku meracuni kalian, jangan banyak bicara mati lah dan serahkan poin kalian!" ucap Neng Zo dengan bahagia.


Dia telah merencanakan untuk mendapatkan poin Qi Zong dan yang lainnya dengan meracuni mereka diam-diam.


Dan hal itu berhasil dia lakukan dengan menyelinap ke tempat mereka saat sedang beristirahat, baik Long Niu dan Qi Zong juga tidak menyangka kalau Neng Zo menggunakan trik seperti itu.


"Sial!" ucap Qi Zong yang melihat kekuatannya seperti tertahan oleh sesuatu.


"Saudara Qi mari kita kalahkan orang sombong ini!" ucap Long Niu juga marah.


Qi Zong mengangguk dan menyerang Neng Zo bersama Long Niu, mereka bertiga bertarung disana dengan sengit.


Jika kedua nya berada di kondisi puncak, mereka mungkin bisa bertarung satu lawan satu, tapi dengan cara licik Neng Zo mereka tidak dapat melakukan apapun, ini adalah kecerobohan pada diri mereka sendiri.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...----------------...

__ADS_1


...****************...


__ADS_2