
"anaakku!" teriak seorang wanita di sebuah kamar,wanita cantik itu kaget dan merasakan hal yang membuat jantungnya terasa sakit.
"anaakku!" wanita itu menangis sambil memegang dadanya,dia mengingat bayi kecil yang menghilang selama enam belas tahun yang lalu.
"apa yang terjadi,huan?" ucap suara yang tiba-tiba muncul di kamar itu.
sosok pria yang tampan Munjul di sampin perempuan tersebut,pria itu memiliki alis mata yang hampir mirip dengan Lin Tian.
wanita itu melihat pria yang datang itu langsung kaget dan memeluk pria tersebut.
"aku..aku..merasakan anak ku dalam bahaya,dia seperti di telan oleh kegelapan,apa yang terjadi,aku takut terjadi sesuatu denganny" ucap wanita itu.
"tenang lah,anak kita pasti akan baik-baik saja" ucap pria itu dengan wajah yang sedikit menyakitkan memikirkan anaknya yang menghilang enam belas tahun lalu.
"Lin Dong tenang apa,enam belas tahun,aku menunggu berita tentang anakku,sampai sekarang dia belum kembali,bahkan aku tidak bisa membesarkan dia,apa aku pantas menjadi seorang ibu" ucap wanita itu.
"itu..." pria yang di panggil Lin Dong itu,sedikit merasa pahit dan menyakitkan di hatinya.
pria dan wanita itu adalah orang tua kandung Lin Tian,ayahnya bernama Lin Dong,dan ibunya bernama Ying huanhuan.sebenarnya Lin Dong telah mencari dengan segala kekuatannya yang ada,bahkan dia memintak bantuan kepada dua sahabatnya,raja Api dan raja Mu untuk membantu mencari anaknya itu.
bahkan dia juga memintak murid-murid di tempatnya turun ke dunia tingkat tinggi dan rendah lainnya untuk mencari tapi tidak ada yang menemukannya.
melihat wanita yang menangis di pelukan dia ,membuat hati nya semakin sakit,bagaimana tidak,wanita ini selalu menangis setiap saat memikirkan bayi yang telah hilang selama ini.
dia pun merasakan hal itu,sebagai seorang ayah dia gagal menjaga anak nya sendiri,tapi yang dapat dia lakukan sekarang adalah menenangkan istrinya ini agar tidak menangis dan larut dalam kesedihan..
"apa yang terjadi?" pintu terbuka dan wanita cantik lain masuk ke sana,wanita itu memiliki wajah yang tenang dan secantik peri,jika Ying huanhuan seperti peri es yang sangat memikat tapi wanita ini seperti peri es yang sangat dingin,dan bahkan terasa tak tersentuh.
"itu..huan mengatakan bahwa anak kita dalam bahaya" ucap Lin Dong.
wanita itu berjalan ke arah mereka berdua dan duduk di sebelah Ying Huanhuan.
__ADS_1
"saudari Qingzu,aku merasakannya, anakku dalam bahaya..aku benar-benar merasakannya" ucap Ying Huanhuan.
"aku percaya saudari " kata Ling Qingzhu .
Ling Qingzhu adalah istri pertama dari Lin Dong,dia juga memiliki anak perempuan yang sudah besar,jadi dia mengerti bagaimana perasaan Ying Huanhuan sebagai seorang ibu.
Ling Qingzhu memeluk perempuan yang menangis itu,disana Ying Huanhuan melepaskan kecemasan nya , Lin Dong yang melihat itu hanya bisa pergi meninggalkan mereka berdua.
dia tau tidak ada gunanya dia disana,dia lalu pergi ke sebuah puncak di tempat tersebut,dia mengeluarkan sebuah anggur dari cincin special nya,dan meminum anggur itu sambil melihat ke langit.
"apakah anakku baik-baik saja?" ucap nya sambil melihat ke langit
"tenang saja saudara pertama,anak itu pasti baik-baik saja" sesosok pria cantik muncul di belakang Lin Dong.
"saudara kedua,kamu datang?" ucap Lin Dong,pria cantik itu adalah Lin Diao saudara kedua bersumpah Lin Dong.
"tentu,apakah kamu memikirkan keponakan kecil?" tanya Lin Diao.
"iya,tadi Ying Huanhuan merasakan anak ku dalam bahaya,aku tau mungkin saja apa yang di katakan dia benar tapi aku..." Lin Dong meminum anggur itu tanpa menyelesaikan perkataan nya itu.
"yakin lah,keponakan ku pasti akan baik-baik saja" ucap Lin Diao menepuk punggung Lin Dong dan duduk di samping nya.
"terima kasih saudaraku" ucap Lin Dong tersenyum sedikit sambil melihat ke arah Lin Diao.
"kita adalah saudara,Lin Tian juga keponakan ku,aku juga mencemaskan ya,jadi tidak perlu berterima kasih seperti itu" balas Lin Diao.
"kamu benar" ucap Lin Dong sambil memberikan sebotol anggur yang dia keluarkan lagi dari cincin spacialnya.
Lin Diao mengambilnya dan juga ikut minum bersama,hari itu mereka berdua minum bersama di atas puncak ,ada beberapa orang yang juga keluarga mereka melihat dua orang di puncak ,tidak mengganggu Lin dang maupun Lin Diao,karena mereka tau pemuda yang di katakan sebagai yang terkuat di dunia tersebut telah kehilangan anaknya selama ini.
siapapun pasti akan sakit bila harus kehilangan anak selama enam belas tahun itu,bahkan mereka yang juga keluarga Lin Dong juga sangat sedih,Lin Tian adalah bayi yang mereka harapkan selama ini tapi menghilang karena kejadian enam belas tahun lalu.
__ADS_1
bahkan karena hilangnya Lin Tian ,seluruh dunia itu bergerak membantu mencarinya tapi mereka bahkan tidak dapat menemukan jejak Lin Tian.
Lin Dong dan Lin Diao saling memandang,tiba-tiba Lin Dong berbicara ke arah langit.
"anakku,ayah yakin kamu pasti akan baik-baik saja,suatu saat nanti pasti keluarga kita akan berkumpul" ucap Lin Dong.
ada air mata jatuh ke wajahnya,dan saat itu langit di sekitar wilayah itu menjadi gelap,air hujan pun jatuh di wilayah tersebut.
keluarga Lin dong tau ,bahwa pria yang sedang minum di puncak itu sedang merasakan kesedihan yang sangat menyakitkan,bahkan langit pun ikut sedih karena dia.
Lin Diao juga hanya menatap ke langit yang sudah mulai hujam tapi di matanya juga ada sedikit air mata kesedihan.
mereka berdua terus minum tanpa memperdulikan waktu itu hujan deras,dua saudara itu bahkan hanya menatap langit sambil terus minum.
"ayah...!" ucap seorang gadis cantik yang berada tidak jauh dari puncak tersebut.
perempuan itu anak perempuan pertama dari Lin dong dan Ling Qingzhu bernama Lin Jing.
dia sedih melihat ayahnya yang di katakan orang yang sanagat kuat di dunia itu seperti sekarang.
dia mengerti akan rasa kehilangan ayah dan seluruh keluarga nya,dia pun merasakan sakit di hatinya,enam belas tahun lalu adik laki-laki nya menghilang ,sejak itu seluruh keluarganya di isi dengan kesedihan.
dia pun juga telah ikut mencari adik laki-lakinya itu,tapi hasilnya tidak ada sampai sekarang.
"kuatkan dirimu,percayalah adikmu pasti akan kembali" ucap pria besar di samping Lin Jing.
"iya paman Xiao." ucap Lin Jing ,tapi kesedihan yang dia rasakan tidak dapat di tutupi.
hari itu juga hujan tidak hanya turun di wilayah timur tapi di seluruh dunia itu langit pun menangis,ada beberapa orang yang tau kenapa langit menangis,mereka hanya bisa mendesah dan hanya berharap yang terbaik untuk Lin Dong dan keluarganya.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
...----------------...
...****************...