
Lin Tian melihat kepada kepala keluarga Ju, dia tersenyum ke arah kepala keluarga Ju itu tapi senyum nya membuat kepala keluarga Ju sedikit merinding.
Tapi Lin Tian hanya tersenyum ke arah nya sebentar sebelum melihat ke arah kepala keluarga Gu dan Juga Yan, lalu Lin Tian memandang Lan Dan degan wajah yang sederhana.
"Paman Lan ceritakan apa yang kita temukan kepada mereka" ucap Lin Tian kepada Lan Dan.
Lan Dan mengangguk dan menceritakan semua yang mereka juga dapatkan dari beberapa hari ini, tentu hal itu membuat mereka kaget sampai tak dapat berkata apapun.
Dan lebih lagi saat mereka mendengar kalau hilangnya semua wanita dan anak-anak di alam kehancuran juga berhubungan dengan keluarga kerajaan itu.
Wajah dua wanita dari keluarga Ju dan Juga Yan sangat marah, mereka tidak menyangka kalau akan ada orang Se kejam itu di dunia ini.
"Sungguh binatang! tidak mereka bukan binatang lagi!" ucap Kepala keluarga Yan yang benar-benar sangat marah.
Meski awalnya dia melawan Lin Tian itu murni karena dia tidak tahu Lin Tian, tapi sekarang karena dia tahu semua hal yang terjadi berhubungan dengan keluarga San dia sangat marah sampai ingin pergi dan membunuh semua orang di keluarga Dan itu.
Kepala keluarga Ju juga murung dengan mendengar cerita Lan Dan, jika semua itu benar bisa-bisa semua orang di alam kehancuran akan jatuh dalam kepunahan serta akan berkurangnya ahli di alam kehancuran ini.
"Kemarin kami baru mengubur dan juga menyelamatkan enam puluh di antara mereka, empat puluh masih bisa di selamatkan tapi trauma yang di alami mereka kemungkinan setengah bisa sembuh" ucap Lan Dan dengan wajah sedih juga.
"Huf.. saudara ipar? apa semua orang yang mati di gerbang berhubungan dengan keluargamu?" tanya Kepala keluarga Gu.
Mendengar pertanyaan itu yang lain juga memandang Lan Dan menunggu jawaban dia, tentu Lan Dan hanya menggelengkan kepala karena memang bukan dia yang melakukan itu.
"Tuan Lin yang melakukannya, dan semua informasi penyusup yang kalian dapatkan dari leluhur itu semua dari dia" ucap Lan Dan menatap dengan hormat Lin Tian.
"Apa?" wajah mereka kaget lagi memandang Lin Tian, pemuda ini sungguh bukan lah orang biasa saja.
__ADS_1
Semua yang dia lakukan benar-benar penuh perhitungan, tapi sejak tadi di belum berbicara sedikitpun tentang masalah yang akan terjadi empat hari lagi itu.
"Itu memang aku yang memerintahkan, tapi juga bukan keinginan ku, yah.. bagaimana bisa di bilang itu di luar rencana ku juga" ucap Lin Tian sambil tersenyum.
Mana mungkin dia bisa bilang kalau kucing yang tidur di kepala dia ini yang melakukan semua hal itu, kecuali mereka tahu kalau kucing ini adalah kaisar harimau maka barulah mereka akan percaya.
"Lalu apa yang harus kita lakukan sekarang? menurutku pertemuan empat hari lagi ini bukan pertemuan biasa" ucap kepala keluarga Ju.
"Kalian bersiap lah! kumpulkan pasukan kalian untuk menyerang istana empat hati lagi" ucap Lin Tian tenang.
Tapi setelah mendengar jawaban Lin Tian wajah semua orang aneh, kenapa Lin Tian terburu-buru untuk menyerang istana di saat pertemuan nanti?.
"Kalian tidak mengerti, alasan mereka mengumpulkan anak-anak pasti untuk pengorbanan dan kemungkinan saat kalian datang ke pertemuan itu keluarga kalian akan di serang dan kalian akan terjebak di istana" ucap Lin Tian.
"Apa?"
"Itu tidak mungkin kan? mereka tahu keluarga kami di jaga oleh dewa surgawi dan menurut berita mereka tidak punya ahli di level itu" ucap kepala keluarga Gu.
Mendengar itu semua orang diam, jik benar maka saat mereka ke istana baik mereka dan keluarga mereka pun akan berada dalam bahaya jadi kenapa mereka tidak bertahan dan malah menyerang, itu lah yang di fikirkan mereka.
"Ais.. kalian kenapa bodoh sekali! kalian bilang mempunyai leluhur kan? biarkan dia membereskan semua pasukan itu" ucap Lin Tian dengan tersenyum percaya diri.
Setidaknya ke empat leluhur itu sekarang sudah meningkat dari sebelumnya, tapi semua kepala keluarga masih belum tahu itu mereka hanya tahu kalau leluhur mereka sembuh dari pemyakit mereka.
"Tapi.. jika begitu saat kita ke istana tidak akan ada yang dapat melawan raja kehancuran dan tetua agung" ucap Kepala keluarga Yan dengan sedikit menghela nafas.
"Mereka berdua serahkan padaku! kalian hanya perlu menyelesaikan yang lain, aku akan ikut dengan kalian sebagai pengawal keluarga Lan" ucap Lin Tian dengan tenang.
__ADS_1
Awalnya mereka ragu dengan Lin Tian tapi setelah ingat kekuatan Lin Tian tadi mereka mengangguk setuju dengan rencana Lin Tian, bahkan dua wanita yang tadi membenci Lin Tian sedikit kagum dengan pemuda yang duduk tenang di depan mereka itu.
Hanya Lan jingyi yang berdiri dengan tenang tanpa terganggu sedikitpun, sejak dia percaya pada Lin Tian dia tidak pernah meragukan kekuatan Lin Tian lagi.
"Baiklah! kalian bisa bubar, tapi kalian harus berhati-hati untuk beberapa hari ini dan jangan sampai bocor keluar" ucap Lin Tian.
Semuanya mengangguk lalu oertemua pun berakhir, Lin Tian berjalan keluar duluan dengan Lan jingyi di belakang mengikuti dia.
"Adik! sepertinya keponakan menemukan pria yang hebat" ucap Kepala kelusrga Gu kepada Gu Lia.
"Kakak, jangan bercanda! mereka tidak memiliki hubungan apapun" ucap Gu Lia agak malu.
"Hahaha.. apakah begitu? bagaimana jika memberikan pria itu kepada keluarga Ju kami?". ucap kepala keluarga Ju.
"Saudara Ju jangan seperti itu, aku telah di pukuli dengan menyedihkan seperti ini karena kalian tapi kalian malah hanya berfikir tentang pemuda itu" ucap Kepala keluarga Yan.
"Hahaha.. bukan kah saudara Yan sendri yang ingin menjadi orang jahat nya disini tadi sebelum kita masuk?" ucap Kepala kekuarga Ju.
Kepala keluarga Yan hanya dapat menggelengkan kepala melihat Kepala keluarga yang lain, memang dia yang menawarkan diri untuk menguji Lin Tian tapi dia tidak menyangka kalau pemuda itu sangat kuat.
"Sudahlah! mari kita bersama mulai membersihkan kekacauan alam kehancuran ini, kita telah sangat melemah sejak kepergian dewa kehancuran dan semua orang kuat kita dulu" ucap Lan Dan dengan wajah sedih.
"Iya! tapi itu keputusan mereka kita juga tidak dapat berbuat apa-apa" balas Kepala keluarga Ju.
Yang lain juga sangat sedih mengingat semua hal yang terjadi dulu terhadap alam kehancuran mereka, sejak kepergian dan penghianatan dewa kehancuran alam mereka menjadi ejekan oleh alam lainnya, bahkan mereka sekarang jadi yang terlemah dari semua akan yang ada.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
...----------------...
...****************...