
Ling Xu'er yang melihat Hu Sia dengan tidak tahu malu menyerang mereka, merasakan benci melihat Hu Sia itu meski sebelumnya dia tidak munyikai tindakan Hu Sia tapi dia tidak membenci dia seperti sekarang.
"Mati lah Jalang!" ucap Hu Sia sambil mengayunkan pedang nya ke arah Lin Tian.
Lin Tian dengan santai melepas Ling Xu'er dan menatap pedang yang sudah tidak jauh dari dirinya itu, tapi satu tangan nya masih tetap memegang tangan Ling Xu'er dia hanya dengan santai menahan ujung pedang Hu Sia seperti sedang memegang kertas.
lalu dengan tangan nya yang memegang pedang itu dia menghancurkan senjata Hu Sia yang hanya di senjata suci Class menengah itu.
Cracckk...
Plakk...
Tamparan keras di layangkan oleh Lin Tian dengan santai ke wajah wanita itu dengan kejam, Hu Sia terbang seperti roket dan berhenti dengan hanya menabrak formasi yang ada di arena itu.
Saat semua orang disana memandang ke arah Hu Sia mereka melihat wajah wanita itu sudah hancur sebelah dan ada beberapa gigi yang rontok akibat tamparan Lin Tian itu.
"Benar-benar kejam" fikir semua Pria yang ada disana, biasanya mereka akan sedikit menahan kekuatan mereka saat berhadapan dengan wanita tapi Lin Tian jelas tidak peduli meski itu adalah wanita.
Tapi Sosok pria seperti ini lah yang banyak di sukai wanita disana, meski di mata sebagian pria sosok Lin Tian kejam tapi di mata para wanita itu adalah ketegasan dan juga tanda kalau pria itu sanag menyayangi wanita nya dan tidak peduli dengan wanita lain selain wanitanya sendiri.
Bahkan Lin Diao dan Lin Jing hampir jatuh melihat sikap tegas Lin Tian itu, karena selama di kekaisaran Chu mereka hanya melihat sifat tenang dan santai Lin Tian saja, mereka tentu belum melihat sifat kejam dan juga dingin Lin Tian yang seperti sekarang.
"Nak! kau melanggar aturan!" teriak tetua pertama Sekte kuil suci berteriak keras ke arah Lin Tian.
Lin Tian menatap wanita yang berteriak kepadanya itu dengan wajah dingin, tidak terlihat seperti wajah lembut saat dia menatap Ling Xu'er sebelumnya.
"Apa maksud mu melanggar Aturan?" ucap Lin Tian dengan dingin, melihat betapa dingin nya Lin Tian terhadap dirinya tetua pertama sangat marah dan mengepalkan tangannya, jika disini tidak sedang berkumpul orang-orang penting maka dia pasti akan menyerang Lin Tian.
__ADS_1
Tapi bagi Lin Tian ahli yang hanya di alam kaisar tingkat ke empat ini hanya lah semua di matanya, jika kekuatannya masih seperti sebelum dia melawan Gorilla bersayap maka dia dengan hentikan jari saja bisa membunuh seratus ahli alam kaisar seperti wanita yang berteriak padanya itu.
"Kamu!" saat tetua pertama akan berbicara dia di halangi oleh master sekte kuil suci.
"Disini sedang ada pertandingan dengan kamu masuk ke arena seperti itu berarti kamu tidak menghormati kami para senior mu disini!" ucap Master sekte kuil suci yang lebih pintar dari Tetua pertamanya itu.
Tentu setelah mendengar perkataan master sekte kuil suci itu semua orang di sana tahu kalau dia ingin semua petinggi disana untuk membelanya, tapi yang tidak dia tahu semakin pintar kamu maka semakin kejam Lin Tian membalasmu.
"Lalu?" tanya Lin Tian dengan dingin tanpa ada rasa takut di matanya, bahkan jelas dia tidak peduli dengan apa yang di katakan oleh master sekte Kuil suci itu.
"nak! apa Kamu tidak menghormati kami?" tanya Master sekte kuil suci lagi dengan tenang, tapi jelas di sudah agak marah.
Lin Tian hanya tersenyum dingin memandang ke arah master sekte kuil suci, dia mengangkat tangannya lalu Hu Sia yang telah terluka itu tersedot ke tangan Lin Tian, dengan lehernya di cekik oleh Lin Tian.
"Bahkan di mataku apa yang kalian sebut pertandingan ini hanya lah mainan anak-anak, kenapa aku harus peduli! dan juga wanita ini berani menyentuh wanita ku, apa kamu fikir aku takut membunuh nya di depan matamu?" ucap Lin Tian dengan wajah dingin.
Lin Diao dengan Lin Jing juga sedikit mengerutkan keningnya, dengan Lin Tian mengatakan hal seperti itu sama saja dengan menghina seluruh benua timur mereka.
"Nak, kamu berani?" ucap Tetua oertama dengan wajah marah.
"Kenapa tidak!" balas Lin Tian, dia lalu melepas kan pegangan tangannya dari tangan Ling Xu'er lalu degan santai mengeluarkan Qi dari tangannya itu seperti membuat pisau.
Dengan santainya dia memotong tangan Hu Sia di bawah mata terkejut semua orang disana.
"Ahhhhh!" Hu Sia tadi yang sudah hampir pingsan berteriak karena sakit tangan nya yang di potong itu, melihat itu ketiga wajah dari sekte Kuil suci pun terlihat jelek, jelas Lin Tian tidak menempatkan mereka dimatanya.
"Nak! kau berani!" ucap Tetua pertama dia terbang dan menyerang Lin Tian ke depan, tapi sayang nya Lin Tian tersenyum dingin ke arah tetua pertama.
__ADS_1
Jelas master sekte kuil suci melihat senyum Lin Tian itu dapat merasakan kalau ada sesuatu yang salah, lalu dia cpeat berteriak meminta Tetuanya itu berhenti.
"Tetua berhenti!" teriak master sekte kuil suci.
Sayang nya dia terlambat, tetua sekte itu maju ke depan arena tapi arena itu telah ada formasi besar disana yang tidak bisa membuat orang lain masuk ke dalam, di tambah Lin Tian sedikit menggerakan tangannya dan hal buruk pun terjadi kepada wanita itu.
BOOMM....
"Ugh!" Tetua pertama sekte kuil suci di tingkat ke empat Al kaisar di lempar jauh oleh formasi yang ada di arena.
"Apa?" semua petinggi berdiri karena kaget saat melihat formasi di arena, bahkan Guru array spiritual pun juga ikut berdiri kaget.
Mereka tidak pernah memsang formasi seperti itu di sana, mereka hanya memasang formasi yang melarang orang masuk dan mencegah serangan di dalam merembes keluar, tidak ada formasi untuk menyerang seorang di alam kaisar seperti itu.
"Dia seorang Guru array spritual tingkat Menengah!" ucap seorang guru array spritual tingka tinggi tahap tengah disana.
"Ini?" semua orang disana baru sadar arti kata-kata pemuda itu, dengan gelarnya sebagai guru array spiritual tingkat menengah dia tentu dapat bersaing dengan seorang Kaisar.
Bahkan Ling Xu'er juga kaget dengan perkembangan Lin Tian yang sangat cepat itu, tapi itu hanya sesaat sebelum dia tersenyum bahagia di bawah cadaranya.
"Ini lah pria ku, siapa yang dengan berani membandingkan dia dengan pria lainnya? dialah yang sempurna bagiku dan dia lah pria yang terkuat dalam fikiran ku" ucap Ling Xu'er di dalam hatinya.
"Nak! kamu sudah keterlaluan!" ucap master sekte kuil suci.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...----------------...
__ADS_1
...****************...