
"bagus,kita bisa mulai" ucap Bai kecil.
Bai kecil melihat ke arah Lin Tian dan Lin Long bertempur,dia lalu berteriak keras kepada Lin Long.
"saudara kedua semua siap!" ucap Bai kecil.
Lin Long yang mendengar itu,senang dan juga ada senyum muncul di wajahnya .
'bagus,mari mulai!" ucap Lin long.
Lin long mengeluarkan sebuah Pill dan menghancurkannya menuju wajah Lin Tian,karena bubuk pil tersenut mata Lin Tian menjadi buta sementara,dan Lin long menggunakan kesempatan tersebut untuk mundur dari sana.
dia menghilang dan mengambil posisi yang telah mereka tentukan.
sekarang mereka berempat telah membuat segi empat dan ada Lin Tian di tengah mereka.
"mari kita mulai!" ucap Lin Long.
"iya"
"teknik kura-kura agung"
"teknik Phoenix tujuh warna"
"teknik harimau bersayap "
"teknik naga agung"
mereka berempat mengucap kan sebuah kalimat secara bergantian,dan setelah itu mereka menatap Lin Tian yang masih mencoba memulihkan penglihatannya,Lin long dan yang lain mengangguk.
"formasi empat binatang suci,segel" ucap mereka berempat.
lalu dari arah mereka sebuah garis saling menyatu membentuk persegi,setelaj itu setiap sudut tempat Lin long dan yang lain beridiri,sebuah garis langsung menuju Lin Tian yang masih mencoba memulihkan matanya.
lalu garis tersebut menjadi rantai emas yang mengikat Lin Tian dengan keras,menyebabkan Lin Tian berteriak keras karena hal itu.
"agh...!" teriak Lin Tian.
"kakak sadar lah,jangan kalah dengan hal itu" ucap Bai kecil dengan keras ke arah Lin Tian.
mereka terus mempertahankan posisi seperti itu sangat lama,mungkin ada lebih dari dua hari mereka seperti itu,semakin hari mereka bertahan rambut Lin Tian yang semula putih sudah mulai hitam,dan matanya pun sudah tertutup rapat seperti sedang tidur.
"peratahankan segel."ucap Lin Long yang melihat hal itu.
__ADS_1
"iya" .
mereka masih mencoba bertahan untuk menyegel Lin Tian sedangkan Lin Tian yang sudah tertidur tidak tau akan hal yang dia lakukan sebelumnya.
di dalam ruang jiwa Lin Tian.
Lin Tian duduk dengan wajah yang sangat sedih,ada air mata yang jatuh ke bajunya menyebabkan baju tadi itu basah.
"kenapa? kenapa kamu membuangku?" ucap Lin Tian .
dari semenjak dia tau dirinya bukan anak dari Lin Hou dan Lin qi'er,dia selalu bertanya kenapa dia dibuang,? apa kesalahan yang telah dia perbuat sampai dirinya di buang di hutan.
pertanyaan itu terus ada di hati kecilnya,mangka dari itu Lin Tian ingin sekali mencari orang tua aslinya untuk menanyakan hal itu.
tapi...saat Lin Hou menolongnya mencari jati diri dia yang asli tidak berhasil,sudah banyak penyelidikan di lakukan sampai ke tempat dia di temukan di hutan iblis.
dan saat itu pun dia berfikir mungkin orang tuanya tidak ada di dunia ini,mungkin mereka berada di dunia selain disini.
jadi dia mencoba untuk membantu sekte berkembang,agar saat dia pergi nanti dia bisa tenang dan nyaman berpergian jauh.
di saat Lin Tian sedang sedih,sebuah suara muncul di dalam ruang itu.
"kakak,sadarlah ,ini bukan dirimu" ucap suara yang mirip dengan Bai kecil.
"an'er sini ibu buatkan makanan kesukaan mu"
"pulang lah jika kamu lelah,kami selalu ada untukmu disini" ucap suara yang mirip degan lin Hou.
banyak suara-suara muncul di kepala Lin Tian,ingatan tentang dia di sekte salju,maupun di selama dia di sekte langit dan berpetualang setelah berlatih.
"aku akan menunggumu!" ucap sebuah suara yang manis di kepala Lin Tian.
saat mendegar suara itu,bayangan wanita cantik muncul di mata Lin Tian,wanita itu tersenyum dan penuh percaya diri kepada Lin Tian.
saat itu pun Lin Tian sadar masih banyak orang yang mengkhawatirkannya di luar sana,bahkan seorang wanita yang dia cintai masih menunggu dia untuk datang.
"aku tidak akan kalah,aku akan tetap mencari orang tuaku,tapi aku tidak bolehenyerah terhadap keluarga ku yang ada sekarang,mereka telah membesarkan dan menyayangi ku sejak aku kecil" ucap Lin Tian tiba-tiba berdiri.
saat itu wajah sedih Lin Tian pun kembali tenang,dan acuh tak acuh..
dia lalu menghela nafas sambil menutup mata,setelah dia membuka mata ada wajah tampan yang tersenyum ke arah langit-langit gelap itu.
"terimak kasih,ibu,ayah,keluarga ku,dan juga Xuanyin,aku pasti akan datang" ucap Lin Tian tegas.
__ADS_1
"aku tidak akan kalah lagi,sebaiknya patuh dan lepaskan aku" teriak Lin Tian.
BOOMM...
entah kenapa ruangan jiwa disana bergetar hebat,dan ada teriakan burung yang keras di sana.
"lepas...!" teriak Lin Tian lalu membentuk segel di kedua tangan.
lalu ruangan yang gelap itu berubah menjadi putih bersih,Lin Tian pun tersenyum,dan dia menutup matanya di ruang itu.
sedangkan di luar tubuh Lin Tian,Lin Tian masih tertidur dan baik Lin Long dan yang lain berusaha berteriak menyadarkan Lin Tian.
"sial,rambut kakak sudah hitam kembali,kenapa dia tidak sadar?" tanya Lin Gui bingung.
"tenang lah,sepertinya kita harus menunggu beberapa saatlagi"ucap Lin Long.
"saudara kedua,qi di tubuh kita mulai menipis jika begini segel yang kita buat pasti akan mulai hancur" ucap Feng'er.
",kalian harus bertaha ,aku yakin kakak akan sadar" teriak Bai kecil dengan keras ke arah ketiganya.
mereka mendengar Bai kecil berteriak dan melihat wajah Bai kecil yang ada kesedihan membuat mereka diam dan terus mempertahankan formasi itu.
"kakak,sadarlah aku akan membagikan apa yang aku dapatkan padamu nanti" ucap Bai kecil..
"iya,aku bahkan juga akan membantu untuk membuatkan makanan" ucap Feng'er.
mendengar hal itu ketiganya sedikit merinding saat Feng'er ingin memasak lagi.
karena dulu waktu mereka makan,makanan yang di buat oleh Feng'er mereka pingsan dan tak sadarkan diri untuk beberapa jam,bahkan Lin Tian langsung menjadi lemah dan pingsan juga,setau mereka makanan yang di buat Feng'er hal yang sangat menakutkan.
di tengah-tengah formasi itu,mata Lin Tian sedikit mulai bergerak,tangannya pun juga bergerak,Lin Long melihat itu merasa senang.
karena dia yakin Lin Tian akan mulai bangun ,dia berkata kepada yang lain dengan senang.
"lihat,sebentar lagi kakak akan bangun,tetpa pertahankan " ucap Lin Long.
"iya " yang lain juga senang melihat ada gerakan dari Lin Tian.
"hei..hei..sepertinya kakak senang dengan makanan Feng'er,aku yakin dia suka jika beberapa hari di masak oleh Feng'er," ucap Bai kecil dengan senang.
"kucing kecil,apa kamu ingin membuat ku mati? " ucap Lin Tian yang sudah membuka matanya.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
...----------------...
...****************...