
"Hooo...! jangan menagis sayang, kamu memang masih perawan tapi sayang nya kamu bahkan tidak dapat bertahan dari tubuhku ini, jadi... mari nikmati waktu di saat terakhir mu dan buat aku puas!" ucap Pria tersebut sambil menggerakkan tubuh nya dengan keras ke tempat wanita itu.
"Ahk...!" wanita itu hanya bisa berteriak karena kesakitan, dia tak dapat menahan rasa sakit di tubuhnya itu lagi.
Tapi pria itu melihat lidah wanita yang berteriak itu semakin bernapsu lalu dia menggigit lidah wanita itu dan menarik nya sampai putus dengan mulut nya.
"Gluk!" lidah itu di kunyah oleh pria tersebut seperti mengunyah makanan sebelum di telan semua.
"Sungguh nikmat, ayo plnuat aku puas sayang.. hahaha... ayo!" teriak pria tersebut.
"Ahk...!" wanita itu hanya bisa menahan sakit kehilangan lidah nya, bahkan sebelum itu telinga wanita itu pun telah putus oleh pria itu.
Tidak hanya itu tapi bagian tertentu dari wanita itu pun telah di gigit dan di makan oleh pria yang sedang menaiki wanita tersebut.
"Lagi ...ahk.. aku hampir sampai!" ucap pria tersebut dengan mencekik leher wanita.
"Hahahaha.." saat napsunya puas pria tersebut tertawa bahagia, anehnya dia tidak peduli dengan wanita yang sudah mati dengan mata penuh air mata dengan rasa sakit yang luar biasa yang telah dia alami.
"Dasar wanita sampah! hanya begitu saja sudah mati! pih!" ucap pria tersebut meninggalkan mayat wanita itu dan membakar tempat tidur dengan api dari energinya.
Mayat serta tempat tidur itu pun langsung hangus terbakar tanpa sisa, sesaat dia keluar dari kamar seorang bawahannya sedang berlutut dengan hormat kepada dia.
"Bagaimana?" tanya pria itu.
"Hormat dewa penguasa, laporan yang aku dapat kalau Nona muda keluarga Kan sedang menuju kembali ke ibukota" ucap Bawahan berpakaian hitam itu.
"Hoo.. wanita cantikku ternyata sudah kembali, tapi apakah mereka gagal membunuh wanita cantik ku itu?" ucap pria tersebut dengan tersenyum.
Mulut dan badannya masih di penuhi dengan darah wanita yang telah mati tadi, dia keluar hanya menggunakan pakaian yang menutupi bagian pinggang ke bawah saja.
Jadi saat bawahan berpakaian hitam itu melihat tuan nya, dia seperti melihat iblis yang haus akan darah.
"Iya tuan mereka gagal! dan mereka semua telah mati" ucap pria tersebut.
__ADS_1
"Hoo.. sudahlah! biarkan wanita itu kembali, hehehe... aku akan membuat dia hidup dalam kebahagian saat dia menjadi istriku" ucap pria yang mana dia adalah dewa penguasa alam kehancuran.
Dia tersenyum sebentar sebelum memerintahkan bawahannya pergi untuk memata-matai keluarga Lan dan keluarga besar lainnya.
"Hei, muncullah!" ucap Dewa kehancuran itu.
"Iya tuan?" ucap satu orang lagi yang muncul dalam gelap.
"Bagaimana? sudah ada lagi? wanita tadi tidak bisa memuaskan aku!" ucap dewa kehancuran.
"Ha..sudah berada di dalam kamar sebelah tuan, dan dia masih sangat muda tak tersentuh" ucap pria yang muncul itu.
Dewa kehancuran tersenyum lalu pergi ke kamar yang di tunjuk oleh bawahannya tersebut, di dalam kamar itu wanita yang berada disana bernasib sama dengan wanita sebelumnya.
Dia mati dengan hati penuh kebencian dan rasa sakit yang luar biasa, tapi hal itu tidak membuat dewa Kehancuran puas dan masih terus melakukan hal yang sama terhadap wanita lain.
Tiap wanita yang melakukan hal itu kepadanya akan mati, itu di karenakan di antara wanita tersebut ada yang masih muda dan ada yang memiliki kekuatan tapi mereka sangat lemah.
Dan hal kejam yang di lakukan oleh dewa kehancuran ini pun tidak ada yang mengetahui, meski ada yang mencurigai nya tapi mereka tida mempunyai bukti apapun yang membuat dewa kehancuran itu merajarela disana.
......................
Di dalam kapal, di ruangan khusus...
Lan jingyi, Gu Lia dan Tetua Zu sedang berkumpul disana mendengarkan cerita dari Lan jingyi.
Awalnya mereka berfikir Lin Tian adalah pemuda yang bisa mereka gunakan untuk membantu keluarga Lan, tapi sayangnya apa yang jadi jawaban Lin Tian membuat keduanya kaget tak bisa percaya.
Karena seorang pemuda yang berada di alam dewa ilahi tingkat rendah tahap puncak berani mengatakan hal seperti itu.
Bukan mereka tak percaya tapi itu di karenakan dewa kehancuran sudah berada di alam dewa ilahi tingkat tinggi tahap puncak dan mungkin sekarang dia sudah berada di alam dewa surgawi.
Apa yang lebih mereka tak percaya adalah permintaan Lin Tian agar keluarga mereka hanya setia kepada dia, bukan kah itu sama saja dengan apa yang di lakukan oleh dewa kehancuran terhadap keluarga nya?.
__ADS_1
"Kita tidak bisa membuat keputusan, kamu tahu kan? kalau bukan karena leluhur terluka dan di racuni mana mungkin dewa kehancuran dengan terang-terangan meminta menikahi mu" ucap ibu Lan jingyi.
"Iya, aku mengerti ibu tapi nanti saat kita sampai di ibukota ibu harus serius membahas ini dengan ayah atau bahkan leluhur!" ucap Lan jingyi dengan wajah serius.
"Ho.. kenapa kamu sangat percaya diri dengan pemuda itu? apa kamu fikir dia bisa melawan dewa kehancuran?" ucap Ibu Lan jingyi.
"Aku tidak tahu ibu, tapi aku merasa pemuda ini mempunyai banyak hal tersembunyi di balik bajunya, dan aku bahkan aku memiliki perasaan kalau dia bisa mengalahkan dewa kehancuran" jelas Lan jingyi sedikit ragu tapi perasaan yakin itu ada.
Mendengar perkataan Lan jingyi kedua nya tak berbicara, mereka hanya diam untuk sesaat sebelum memutuskan untuk mencoba berbicara dengan keoala keluarga serta leluhur di keluarga Lan.
Jadi hari-hari di kapal masih berlanjut, Lin Tian tidak keluar dan hanya di kamar sejak Lan jingyi menemui nya waktu itu.
Setelah seminggu perjalanan dalam lautan..
Akhirnya Lin Tian melihat sebuah pelabuhan yang cukup besar dari atas kapal, hatinya cukup senang saat melihat sebuah pelabuhan karena memang sudah bosan di dalam kapal selama seminggu.
Bahkan Bai kecil terus menggoyangkan ekornya tanda dia juga sangat ingin kedaratan, jadi saat melihat daratan mata Bai kecil seperti melihat harta yang sangat berlimpah disana.
Di bahu Lin Tian ada naga kecil yang sedang meguap malas, dia hanya ingin melihat bentuk daratan di alam kehancuran itu.
"Huak... kak aku kembali dulu ingin tidur!" ucap naga kecil.
"Eh? baiklah!" ucap Lin Tian tak berdaya melihat naga kecil.
Sifat naga kecil berlainan dengan Bai kecil yang lebih senang melihat sesuatu, kalau naga kecil suka tidur maka Bai kecil lebih suka aktif meski sering tidur di kepala Lin Tian.
"Ci! dasar tukang tidur!" ucap Bai kecil.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...----------------...
...****************...
__ADS_1