Lahirnya Kaisar Langit

Lahirnya Kaisar Langit
465. Di Alam Bawah Sadar Lin Tian.


__ADS_3

Ying Huanhuan yang tidak tahan melihat Lin Tian langsung maju mencoba memanggil Lin Tian dengan suaranya.


Tapi saat Lin Tian melihat Ying Huanhuan yang maju mendekat ke arahnya mata Lin Tian sedikit bergetar tapi itu hanya sesaat sebelum dia mengarahkan pedang nya lagi ke Ying Huanhuan.


"Gawat!" ucap Lin Dong, dia meghilang dan muncul di samping Ying Huanhuan membawanya menghindar dari serangan Lin Tian itu


"Apa yang kamu lakukan?" tanyain Dong dengan wajah berat, dan jug agak marah


"Anakku, aku hanya ingin membantu menyadarkannya, walau aku harus mati untuk menyadarkan dia!" ucap Ying Huanhuan dengan wajah sedih dan air mata jatuh ke wajahnya.


Melihat betapa rapuh nya wanita yang dulu sangat dingin kepadanya ini, membuat hati Lin Dong sakit ini karena dia tidak bisa menjaga anaknya dengan baik yang membuat istrinya menjadi lemah seperti sekarang.


BOOOMMMMM....


ROAARRRR.....


Bai kecil dan dua kaisar terus bertempur, tapi saat Lin Tian mundur Lin Tian menggerakan pedang nya membentuk sebuah bintang, lalu dengan sedikit ayunan dari gambar bintang itu membesar dan muncul di langit seluruh sekte kuil suci.


"Gawat! kaisar Chu hentikan dia, itu adalah teknik bintang seribu pedang es!" ucap leluhur sekte es yang mengetahui teknik yang di pakai Lin Tian.


Mendengar hal itu kedua kaisar dan Bai kecil tahu kalau teknik bintang itu di lepaskan maka seluruh murid dan orang yang berada di sekte kuil suci akan mati.


"Sial!" ucap Bai kecil yang sudah agak kewalahan melawan Lin Tian.


"Kunci!" ucap teriakan lembut yang muncul entah dari mana.


Swish...


Sebuah rantai api melilit Lin Tian yang membuat serangan yang akan dia lepaskan berhenti, Bai kecil yang melihat rantai api itu tahu orang yang dia tunggu telah sampai.


Benar saja, tiga sosok muncul di samping Bai kecil yang membuat kaisar api dan kaisar Chu berubah warna, karena dari ketiganya keduanya merasa kekuatan mereka tak kalah dengan mereka.


"Hehehe, kalian berhasil memulihkan kekuatan kalian?" tanya Bai kecil.


"Hanya 70%" jawab Lin Long dengan tenang tapi matanya melihat ke arah Lin Tian yang di lilit oleh rantai api Feng'er.


"Sepertinya kita harus memulai sekarang jika tidak akan sulit" ucap Lin Gui dengan wajah serius.

__ADS_1


"Iya!" ucap Lin long, Bai kecil dan Feng'er.


"Sebentar lagi kakak ipar juga datang mungkin dengan dia disini bisa membuat kakak sadar, jadi untuk kalian dua kaisar coba untuk menahan kakak ku juga sebentar saat kami membuat segel untuk kakak" ucap Lin Long dengan wajah acuh nya kepada kedua kaisar itu.


"Kami mengerti!" ucap kedua kaisar serentak.


"Kalian orang tua kakak ku kah? tenang saja selama ini kakakku tidak membenci kalian hanya dia sedih karena kalian membuangnya" ucap Lin Long.


"Kami tidak membuangnya!" ucap Ying Huanhuan membantah perkataan Lin Long dengan keras.


"Kalau begitu cobalah untuk mengingat kan nya tentang diri kalian, meski dia hilang di waktu masih bayi tapi aku yakin kalau kakak bisa mengingat kalian meski sedikit" balas Lin Long lagi, lalu dia dan tiga lainnya menghilang.


Mereka langsung mengelilingi Lin Tian seperti yang pernah mereka lakukan, dan dia memandang kaisar api dan kaisar Chu sambil mengangguk kepada mereka.


Melihat anggukan Lin Long keduanya tidak menunggu lagi dan mulai menahan Lin Tian dengna bertarung dengan Lin Tian.


"Mulai!" ucap Lin Long.


BOOMM....


ROAARRRRR ....


ARRRRRRRRRRR.....


ROAARRRRR......


Lin long, Feng'er dan Lin Gui berubah ke wujud asli mereka di depan seluruh ahli kiluat benua timur yang telah mencoba membuat formasi untuk menghalangi udara dingin agar tidak meluas.


"Le...leluhur pendiri naga?" ucap leluhur naga kaget melihat Lin Long dengan tubuh naga emas nya yang besar itu.


"Itu.. leluhur pendiri Phoenix kami!" ucap leluhur Phoenix dan pemimpin suku Phoenix dengan wajah kaget, hal sama juag terjadi dengan suku kura-kura hitam karena melihat perubahan dari Lin Gui mereka bisa merasakan kalau ke empat Nya adalah leluhur pendiri masing-masing suku binatang suci mereka.


"Segel empat binatang suci!" ucap ke empat binatang suci tersebut serentak.


Swissh....


Lingkarang besar mengelilingi Lin Tian dan dua kaisar tersebut, melihat lingkaran yang muncul kaisar api dan kaisar Chu langsung mundur, setelah mereka mundur rantai emas melilit Lin Tian yang membuat dia tidak bisa bergerak dengan bebas lagi.

__ADS_1


"Agh!" Lin Tian berteriak karena tidak bisa bebas dari rantai emas itu, sedangkan empat binatang suci itu dengan keras mencoba untuk bertahan menahan Lin Tian.


"Kakak, sadarlah! ingat lah orang-orang yang menyayangi mu dan seseorang yang sedang menunggu mu disana!" teriak Bai kecil.


"Agh!"


Di dalam alam bawah sadar Lin Tian, terlihat pemuda itu terikat oleh rantai hitam wajahmya sudah lemah dan ada air mata yang terus mengalir turun ke wajahnya.


"Kenapa? kenapa aku gagal lagi? kenapa?" ucap Lin Tian sedih, dia mengingat desa Suma yang hancur karena keserakahan dirinya dengan kekuatan.


Lalu dia ingat Ling Xu'er yang terluka karena kecerobohan dia yang gagal melindungi wanita nya itu, lalu ada ibu harimau nya yang mati di saat dia masih kecil.


Serta Mu Xuanyin yang terluka karena dia juga terlambat datang menyelamatkan wanita itu, kesedihan dan kebencian terhadap orang-orang yang melukai orang yang dia sayangi membuat Lin Tian kehilangan kendalinya.


"Lin Tian... Lin Tian....!" sebuah suara memanggil namanya dari alam sadarnya itu, tapi dia tidak tahu siapa itu, tapi perlahan suara itu semakin banyak dan di salah satu dari suara itu ada seseorang yang dia kenal.


Lin Tian memandang ke atas dan melihat banya cahaya putih berkumpul di depan nya, lalu cahaya putih itu membentuk banyak manusia yang mana manusia itu adalah orang-orang dari desa Suma yang telah mati dulu.


Semua orang desa itu tersenyum kepada Lin Tian dengan lembut, di depan nya dia melihat seorang wanita cantik berpakaian putih melihatnya dengan mata penuh kasih sayang.


Perempuan itu mendekat dan menyentuh wajah Lin Tian, "Anak ku sudah besar yah?" ucap wanita cantik itu.


"Ibu...!" balas Lin Tian yang tahu kalau wanita itu adalah ibu harimau nya dulu yang merawat dirinya.


"Jangan menangis, anak ibu kamu harus sadar iya, lihat lah semua orang ini tersenyum padamu meski mereka mati bukan berarti dia hilang dari hatimu." ucap ibu harimau putih itu.


"Ta..tapi aku gagal ibu..aku gagal melindungi mereka" ucap Lin Tian sedih.


"Hahaha... Saudara ku apa yang kamu katakan? bukan kah kamu sudah membalas dendam kami? dan kamu juga telah mengubur kan kami dengan baik, kami senang mengenal mu sebelum kami mati dan juga jika kamu tidak ada pun disana mungkin kami akan tetap mati oleh orang lain" ucap salah satu pemuda yang pernah bersama Lin Tian bermain dulu, semua orang desa itu mengangguk setuju dengan perkataan pemuda itu


"Nah! lihatlah? mereka tidak menyalahkan mu, tapi mereka malah bersyukur karena bisa bertemu denganmu" ucap Ibu harimau itu.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...----------------...


...****************...

__ADS_1


__ADS_2