
BOOMM....
"Nak! kemana kau lari lagi? hahaha" suara tawa yang sangat menyenangkan tetdengar di langit.
Dua sosok bercahaya terbang di langit yang satu terlihat sedang lari dan satunya lagi sedang mengejar.
Yang satunya jelas masih muda dan satu nya sesosok pria paruh baya dengan tombak di belakang punggungnya, pria paruh baya itu terlihat sangay menikmati apa yang sedang dia lakukan di langit itu.
"Sialan! kakek tua, kamu mati saja sana! kenapa kau menggangguku?" ucap pria muda itu dengan wajah kesal.
"Hahaha... kamu berani memanggil ku kakek tua? apa hidup mu sudah terlalu lama sampai kau bosan untuk hidup lagi?" ucap pria paruh baya yang tampan itu.
Pria itu hanya menggertakan gigi dan berusaha untuk kabur, dia bahkan kadang-kadang menggunakan jimat untuk mengecoh pria paruh baya ini tapi selalu gagal.
Iya bagaimanapun orang itu adalah dewa penguasa tentu tidak akan mudah untuk menipu dirinya begitu saja, dan pada akhirnya pria itu seperti sedang menyesali sesuatu.
"Sudah cukup bermain, ayo kembali bersamaku!" ucap pria paruh baya tersebut, dia langsung muncul di depan pria muda itu dan mengikat tubuh pria muda itu dengan teknik pengikatnya.
Swish..
"Orang tua lepaskan aku! aku ingin pergi ayolah! aku sudah mempelajari semua ilmu mu! kenapa masih harus ikut dengan mu?" ucap pria tersebut.
"Hahaha.. tentu kamu sudah belajar dengan baik tapi itu masih terlalu lemah, ayo ikut aku, akan ku buat kau menjadi lebih kuat!" ucap pria dengan tombak di belakang punggungnya tersebut lalu menarik prai itu menuju ke arah istana yang sangat besar dan megah.
Swish..
"Paman? kau kembali?" ucap seorang wanita cantik dengan sopan kepada pria tersebut.
__ADS_1
"Hahaha.. gadis kecil kamu memang sudah menjadi wanita yang sangat cantik, maaf paman mu tadi tidak menyapamu, ini karena bocah kecil berlari sangat cepat" ucap pria tersebut.
"Tidak masalah paman, tapi paman saudara Bing itu...?" putri tersebut masih tidak bisa mengerti dengan sifat orang di depannya ini.
"Sialan! lepaskan aku pria tua bau!" ucap pria muda yang mana dia adalah Bing Zhao itu sendiri.
Dia di selamatkan oleh putri dari dewa bintang, dan sekarang secara tak sengaja kalau dewa bintang dan dewa tombak memiliki hubungan persaudaraan, jadi setelah mendengar kalau ada orang yang memiliki aura tombak mirip dengan dia.
Pria paruh baya berpakaian putih itu langsung ke alam bintang dan melihat nya, sesaat tau itu Bing Zhao dia tersenyum mengerikan kepada Bing Zhao.
Yang langsung membuat Bing Zhao kabur tanpa pamit kepada Putri bintang tersebut, jelas dia juga tahu dewa tombak, karena dia dan dewa tombak sudah menjadi guru dan murid.
Tapi Bing Zhao tahu kalau gurunya ini akan menyiksa dia untuk berlatih jika dia di tangkap jadi maka dari itu dia kabur karena tidak mau di bawa oleh dewa tombak ke alam dewa tombak.
"Anak nakal, bagaimana dengan ini! kamu masuk ke alam tombak ku, lalu masuk ke dalam pagoda seribu tombak! jika kau bisa keluar dari sana kau boleh pergi!" ucap dewa tombak.
"Sialan! apa kau fikir aku bodoh seperti dua saudara ku? pagoda tombak? pih! kau hanya ingin menyiksa ku lagi bukan? lebih baik aku tidur di istana Xing'er daripada kesana!" teriak marah Bing Zhao.
Karena luka yang di derita Bing Zhao dari sebelumnya sangat lah parah bahkan hampir seluruh Meridian nya hancur saat itu, ayahnya dewa bintang bahkan bernama Xing Yu pun berkata kalau pria ini tidak akan bisa tertolong.
Tapi dia tidak menyerah, baru saat itulah tombak Bing Zhao masuk ke dalam tubuh Bing Zhao dan menyembuhkan tuan nya sendiri secara perlahan.
Dan sampai Bing Zhao sembuh sekarang dia pun masih merawatnya seperti seorang istri yang setia dan berbakti kepada suaminya sendiri.
Padahal di Alam bintang, Xing Xing'er di kenal sebagai wanita penyendiri dan juga tidak mudah bergaul dengan orang luar serta bahkan jika itu saudara perempuan atau laki-laki nya hanya bisa menunggu dia di ruang tamu.
Tidak ada yang bisa dengan bebas keluar masuk seperti Bing Zhao yang tentu mengartikan kalau Wanita lembut itu menyukai Bing Zhao.
__ADS_1
"Jadi begitu? apa kamu ingin menikahi Xing'er? hahaha.. itu bagus juga aku setuju sebagai gurumu!" ucap dewa tombak dengan bahagia.
"Itu...." Bing Zhao kaget dengan apa yang dia katakan, dia telah memiliki Jiang Yi mana mungkin dia menambah istri lagi tapi saat dia melihat wajah malu bercampur sedih Xing Xing'er wajah Bing Zhao berubah sedikit tak karuan.
Apa yang di lakukan wanita ini tentu dia mengetahui semuanya, dan bagaimana sesungguhnya wanita cantik yang lembut ini bersikap di alam bintang ini juga Bing Zhao sudah tahu..
"Itu.. Xing'er, aku...!"
"Tidak apa-apa, aku mengerti kalau saudara Bing sudah mempunyai wanita" ucap Xing'er dengan senyum.
Tapi Bing Zhao tahu kalau wanita ini tidak sesenang di luarnya, wajah Bing Zhao berubah sangat jelek karena dia berfikir kalau dia meninggalkan wanita yang sangat baik dan juga mencintai dirinya ini bukan kah nanti dia menyesal? dan juga dunia ini tidak masalah jika laki-laki mempunyai banyak wanita.
"Sialan!" ucap Bing Zhao dengan tegas memutuskan setelah berfikir untuk beberapa waktu.
"Xing'er, aku juga menyukai mu tapi mungkin aku tidak akan bisa menikahi mu untuk waktu dekat, yakinlah! setelah kamu dan Yi'er bertemu aku pasti akan menikahi kalian dan aku berani berjanji setelah ini hanya ada dua dari kalian, jika aku berbohong kamu dan Yi'er boleh melakukan apapun terhadap aku" ucap Bing Zhao tegas.
Mendengar perkataan Bing Zhao membuat Xing Xing'er terkejut, tak lama air mata kebahagian jatuh dari wajahnya.
Selama lebih dari beberapa tahun ini dia hanya menunggu jawaban ini, dia juga tidak peduli bila memang Bing Zhao memiliki wanita selain dia, tapi yang jelas dia sangat mencintai Bing Zhao.
Dan sekarang semua nya sudah mendapatkan hasil yang memuaskan dia, bahkan dia pun merasa apa yang dia lakukan selama ini sangat berarti.
"Em! aku akan menunggu sampai kita bertemua dengan kakak Jiang" ucap Xing Xing'er.
"Bagus, hahahaha... murid ku mari kita pergi, keponakan! katakan pada ayah mu nanti setelah aku melempar anak ini ke pagoda seribu tombak aku ingin membahas hubungan kalian berdua" ucap Dewa tombak dengan penuh kebahagian.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
...----------------...
...****************...