Lahirnya Kaisar Langit

Lahirnya Kaisar Langit
539. Rencana


__ADS_3

Di saat Lin Tian keluar dari istana langit, dia di buat terdiam saat melihat lautan Murid-murid dan tetua yang telah beridiri di luar istana.


"Selamat datang Senior Lin Tian ke rumah" ucap semua orang disana serentak.


Badan Lin Tian langsung gemetar mendengar apa yang di katakan semua yang ada disana, hatinya melembut dan terlihat dia sangat senang melihat bagaimana sekte langitnya tetap tidak berubah meski telah menjadi sekte yang terkuat dari dunia biru.


"Iya, sekarang kalian kembali berlatih dan ke tempat masing-masing, jangan disini saja! apa kalian ingin ku hukum, bubar..bubar!" ucap Lin Tian dengan keras.


melihat hal itu semua murid disana langsung kabur dari tempat itu seperti telah mendengar ancaman yang membuat mereka ketakutan.


Bing Yang dan yang lain melihat hal itu masih menggelengkan kepala mereka, jelas semua murid itu menghormati Lin Tian dan mereka juga tahu kalau Lin Tian dulu telah kembali lagi, jika mereka tidak pergi atau tertinggal mungkin mereka akan di hukum oleh Lin Tian disana.


"Ayo pergi jangan sampai terlambat jika tidak kalian akan di hukum" ucap salah satu senior disana.


Akhirnya dalam waktu beberapa menit semua lapangan di istana itu telah kosong tak ada seorang pun murid maupun tetua yang memiliki posisi di bawah tetua tertinggi tidak disana lagi.


"Nak! kamu ini..!" ucap Bing yang menggelengkan kepalanya.


"Apa anakku selalu seperti itu disini?" tanya Ying Huanhuan kepada Lin qi'er.


"Hehehe, asal saudari tahu mereka semua akan seperti itu jika melihat Lin Tian" balas Lin qi'er sambil tersenyum.


Jelas kalau kedua wanita itu sudah dekat sejak berkenalan baru tadi, iya kadang itulah wanita mudah dekat jika mereka memiliki satu pikiran yang sama.


Kadang juga jika mereka merasa orang itu menarik dan berbeda akan pasti mereka terima.


"Huf...! akhirnya aku bisa mengeluarkan mereka" ucap Lin Tian, lalu dia sedikit menggerakan tangan nya dan seribu ahli kuat di alam raja muncul di hadapan semua orang disana.


"Salam Master!" ucap semua orang itu dengan wajah tegas dan suara yang kuat.


Melihat itu wajah Bing Yang dan tetua lain dari sekte langit berubah menakjubkan, mereka tidak menyangka kalau Lin Tian memiliki pasukan yang kuat seperti ini.


"Zao Lu!" ucap Lin Tian.

__ADS_1


"Iya, saya disini!" balas Zao Lu.


"Bawa lima ratus orang bersama mu, hancurkan dan bunuh semua orang luar yang membuat kekacauan itu, kamu pergi ke benua barat, dan timur" ucap Lin Tian.


"Iya! paviliun perang bergerak!" ucap Zao Lu, lalu lima ratus orang dari paviliun perang pergi dengan Zao Lu dengan gaya seorang prajurit yang gagah berani.


"Yue Liandao! kamu bawa selebihnya kelilingi benua selatan dan Utara, kamu tahu yang harus di lakukan?" ucap Lin Tian ke arah Yue Liandao.


"Hamba tahu, yakin lah semua musuh itu pasti akan mati di tangan pasukan ku master!!" ucap Yue Liandao dengan tegas.


"Bagus, siapapun yang berani datang mengganggu keluarga kita maka.."


"Musnahkan!" ucap semua lima ratus orang yang tersisa disana.


"Paviliun Bulan dimana kalian?" ucap Yue Liandao.


"Disini!"


"Nah, apa kamu membuat pasukan di dunia dewa?" tanya Bing Yang.


"Paman, mari kita duduk dulu aku akan menceritakan semuanya pada kalian" ucap Lin Tian.


Lalu semua orang pergi ke aula, setelah semua nya duduk Lin Tian mulai menceritakan tentang sekte langit di dunia dewa dengan mereka.


Tentu setelah mendengar hal itu wajah Bing Zhentian bahagia karena kakeknya ternyata masih hidup, hal itu membuat Bing Zhentian merasa hidup nya tidak sia-sia karena dapat mendengar kabar tentang satu-satu keluarga nya yang masih hidup dulu.


"Jadi kamu ingin membawa kami ke sekte langit di dunia dewa?" ucap Bing Yang kepada Lin Tian, Lin Tian mengangguk.


"Hm..itu tidak bisa terlalu cepat nak! kami memang ingin pergi tapi kami perlu memberikan posisi master sekte ini kepada orang yang cocok" ucap Bing Yang.


"Hm.. bukan nya sudah ada? saudara Qi Zong dan Xei We disini" ucap Lin Tian sambil tersenyum.


Mendengar itu semua saling menatap, mereka tak menyangka kalau Lin Tian sudah punya kandidat untuk mengganti kan mereka, memang meski Qi Zong dan Xei We hanya di alam abadi sekarang tapi mereka lah yang cocok karena pasti mereka hanya akan membawa seseorang yang berada di alam abadi bumi ke atasnya.

__ADS_1


Dan tentu harus ada seseorang alam abadi bumi untuk melindungi sekte ini meski hanya beberapa orang, hal itu lah yang akan mereka rencanakan selanjutnya.


"Jangan terlalu cemas dengan kekuatan sekte kita, aku akan meninggalkan penjaga di tingkat puncak alam abadi ilahi disini, karena setelah ini aku akan membuat batasan hanya seseorang di bawah alam abadi ilahi yang bisa turun" ucap Lin Tian sambil tersenyum.


Dia telah berencana setelah mereka pergi dia hanya akan mengizinkan seseorang yang berada di alam abadi ilahi yang bisa turun ke dunia ini, dan juga siapapun yang telah mencapai setengah langkah ke alam raja mereka dapat naik ke dunia dewa.


Dan jika mereka masih bertahan maka mereka akan di tarik paksa oleh ruang surgawi, seperti itulah yang di namai oleh Lin Tian untuk ruang yang menghubung kan ke dunia dewa itu.


Semua tetua mengangguk setuju dengan rencana Lin Tian, lalu Lin Tian pergi dari sana bersama Lin qi'er dan kedua ibu nya, tentu ada Mu Xuanyin yang ikut bersama karena memang kedua ibunya tidak perlu ikut dalam hal urusan sekte langit.


Juga Lin qi'er mempunyai Lin Hao sebagai suaminya disana, jadi tentu dia tidak perlu berada disana juga.


"Hm.. saudari mari ikut ke rumah dulu, Lin Tian Li'er merindukan mu, dan cobalah mencoba untuk menasehati adik mu yang nakal itu" jelas Lin qi'er kepada Lin Tian.


Karena dia kadang menghela nafas dengan kelakuan putrinya yang nakal, kadang dia mengajak berlatih tapi saat Lin qi'er lengah sedikit gadis itu sudah kabur dari pandangannya.


"Hm..apa Li'er sebegitu nakalnya?" tanya Lin Tian, dia melihat Lin qi'er mengangguk lalu dia memandang Mu Xuanyin yang juga mengangguk padanya.


"Iya dewa....apa sifat Bai kecil telah tertanam di adik kecilku itu?" ucap Lin Tian menepuk dahinya dengan lemah.


"Iya, itu juga tidak cuman dia terlalu malas belajar tapi dia masih tetap menghormati ibu dan ayah mertua serta aku." ucap Mu Xuanyin.


"Hei..kalau begitu bagaimana kalau kami ingin bertemu dengan gadis kecil itu, sudah lama kami tidak merawat seorang anak perempuan" ucap Ling Qingzhu.


"Hahaha.. saudari kamu mungkin tidak akan tahan dengan sifat gadis itu" ucap Lin qi'er sambil tertawa.


"Iya aku juga ingin melihatnya!" balas Ying Huanhuan sambil tersenyum juga.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...----------------...


...****************...

__ADS_1


__ADS_2