Lahirnya Kaisar Langit

Lahirnya Kaisar Langit
542. Pembantaian


__ADS_3

"Kami dari sekte langit, ku harap kalian Bisa menolong kami menyelesaikan tugas dari tuan kami" ucap Zao Lu dengan wajah serius serta aura yang luar biasa keluar dari tubuhnya.


teriakan dari orang luar itu pun terdengar dan saat beberapa ahli kuat dari dunia biru melihat hal itu wajah mereka pun sangat senang, jelas kalau sekte langit telah bertindak mengatasi masalah yang membuat mereka kesusahan ini.


"Tuan kalau boleh tahu atas perintah dari siapa?" tanya salah satu ahli itu.


"Dari tuan kami Lin Tian, jika kalian mau mari bergabung menghadapi orang-orang luar ini bersama kami" ucal Zao Lu sambil tersenyum.


"Penguasa? penguasa telah kembali?" ucap salah satu ahli itu dengan gembira, bahkan beberapa ahli yang tadinya sudah terlihat senang sekarang mereka semakin senang setelah mendengar kalau pevuasa mereka sendiri yang menurunkan perintah.


Di hati mereka Lin Tian seperti dewa penyelamat dan pelindung, selama Lin Tian ada dunia mereka pasti akan terus bersinar dan tidak akan ada yang berani menyentuh nya, bahkan jika ada orang seperti ini yang datang penguasa mereka pasti dapat membunuhnya dengan mudah.


"Ayo, kita ikuti Saudara-saudara kita dari sekte langit, bunuh musuh kita untuk penguasa kita!" ucap ahli kuat disana.


"Bunuh musuh untuk penguasa kita!" teriakan yang lainnya, akhirnya mereka terbang mengikuti pasukan Zao Lu menyerang semua ahli dari luar tersebut.


Zao Lu yang melihat itu pun tersenyum mengangguk puas, memang dia telah mengharapkan hal seperti ini terjadi karena dia bisa melihat kalau Lin Tian memang cocok untuk menjadi seorang kaisar dari alam langit.


Hatinya yang tidak sombong dan memiliki kebaikan serta keadilan yang tinggi mbuat Zao Lu merasa pantas untuk dirinya mengabdi ke sosok seperti itu.


"Demi Kaisar kita, bunuh musuh!" teriak Zao Lu lagi ke pasukan nya.


"Demi Kaisar, bunuh musuh!" semua pasukan dan seluruh ahli kuat itu pun bersamaan maju mengejar dan membasmi seluruh orang luar yang ada di tempat Zao Lu di perintahkan oleh Lin Tian.


Sedangkan di tempat Yue Liandao...


"Hm... bunuh mereka, jangan sisakan satupun" ucap Yue Liandao yang berada di sebuah kerajaan yang di serang oleh perang luar itu.


Jelas kalau mereka tidak hanya mencari sesuatu disini tapi sudah mulai mencari mangsa seperti yang di katakan Lin Tian kepadanya.


Swissh..

__ADS_1


"Ah..!"


Baik itu wanita maupun pria di bunuh dan mayat nya di hancurkan oleh Paviliun bulan milik Yue Liandao tanpa ampun.


Mereka bergerak dan terus maju menghancurkan semua musuh disana, setelah itu pun tanpa sepatah kata Yue Liandao dan pasukan nya menghilang untuk mencari musuh yang tersisa di daerah yang di perintahkan oleh Lin Tian padanya.


Swishh..


di empat benua pembantaian telah berubah, sekarang dia paviliun dari sekte langit telah bergerak serta pasukan dari kekuatan super pun mulai ikut membantu membasmi orang-orang luar tersebut.


......................


"Ini... apakah penguasa dunia itu telah kembali? tapi kenapa? padahal aku merasa kalau dia tidak ada sebelumnya di dunia itu" ucap orang yang tertutup jubah hitam tersebut.


Jelas dia sedikit marah dengan apa yang terjadi di dunia biru, karena banyak pasukan yang dia kirim ke dunia biru sudah mati dan hal tersebut terus saja semakin banyak yang mati.


"Sial!"


Dia memukul tempat dia duduk itu dengan tinjunya membuat bekas seperti pukulan tangannya di sana, jelas kalau apa yang dia duduki tersebut cukup special jika tidak mana mungkin bisa bertahan menahan pukulan orang itu.


"Huf... tidak masalah karena makam nya sudah ketemu tapi jika penguasa itu menggangguku maka aku tak segan membunuhnya" ucap orang tersebut.


Lalu dia diam dna Tiba-Tiba mengingat sesuatu yang terjadi kemarin, dia lalu berdiri dan tersenyum melihat ke atas langit-langit yang gelap itu.


"Hahaha..aku penasaran dengan pria itu, jika memang dia penguasa nya maka mungkin dia seorang jenius, tentu orang seperti itu jika tidak bisa di kuasai maka bunuh saja," ucap orang itu sambil tertawa.


Dia mengingat dimana Lin Tian kemarin yang telah menghancurkan dan mencoba mencari ingatan dari kelabang yang dia miliki, tapi hal itu berhasil di gagalkan oleh dirinya, iya meski begitu karena kelabang itu sedikit terhubunga dengan dia maka tentu ada efek kepada tubuhnya.


Dan jelas dia memiliki rencana untuk menjadi kan Lin Tian sebagai boneka nya juga tapi jika itu tidak berhasil maka dia hanya akan membunuh nya.


"Ku harap kau tidak mengganggu anak muda" ucap orang tersebut dengan senyum kejamnya.

__ADS_1


......................


"Bagaimana?" tanya si wanita yang bertarung dengan leluhur beberapa hari yang lalu, jelas kalau wanita itu sedang berusaha untuk menerobos ke makam kaisar langit.


"Tidak bisa, aneh sekali formasi ini setiap kami menyerangnya maka formasi ini akan semakin kuat" ucap bawahan wanita itu.


Mendengar hal tersebut si wanita mengerutkan keningnya, dia juga tidak pernah berfikir kalau formasi di sisi makam ini sungguh kuat.


"Hei..cobalah lagi, aku harus menikmati waktu ku dengan beberapa pria disini" ucap si wanita sambil menjilat bibirnya memandang ke arah beberapa ahli kuat yang dia tangkap di sekitaran laut kematian.


dan di bagian lain terdapat banyak mayat kering yang telah mengering, itu adalah mayat pria yang energi nya di sedot habisnoleh wanita tersebut.


"Penguasa kami pasti akan membunuh kalian, kalian tidak akan bisa hidup lama". ucap salah satu dari pria yang disana.


"Hahaha.. penguasa mu? seperti apa dia? apa dia tampan? jika iya biarkan aku mencicipi nya" balas si wanita tersebut sambil menjilat bibirnya lagi.


"Ah!" teriakan wanita terdengar dari tempat yang tak jauh dari sana, teriakan itu snagat menyedihkan membuat semua pria yang di tangkap itu berubah gemetar karena marah.


Karena mereka tahu kalau teriakan itu dari wanita dunia biru yang di tangkap oleh orang-orang ini, dan jelas sekarang wanita tersebut di jadikan mangsa oleh pria berpakaian hitam bergambarkan naga itu.


"Bangsat, biadab kalian akan mati tanpa tanah pemakaman, penguasa kami tak akan memaafkan mu!" teriak pria yang masih muda itu.


"Hei..kalian mengatakan penguasa... penguasa sjaa dari tadi, tapi orang nya tidak pernah datang, lihat lah sudah berapa orang yang aku cicipi tapi itu tak pernah membuat ku puas" ucap wanita itu mendekat dan menyentuh dagu pria muda itu.


Melihat wajah tegas dan penuh amarah dari pria muda itu, wanita itu semakin tertarik dan membuat hasratnya melambung naik karena pria muda itu dia sangat menyukai pria seperti ini, apalagi saat pria ini berteriak di saat-saat terakhir hidupnya.


"Wah..wajah mu terlihat sangat tampan dan juga menggiurkan bagaimana kali ini kalau kamu yang menemaniku, tenang saja kamu akan menikmati saat-saat terakhirmu dengan baik, dan aku ingin mendengar bagaimana teriakan mu saat itu" ucap wanita itu.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...----------------...

__ADS_1


...****************...


__ADS_2