
"Aku telah mendapatkan hasil yang bagus, jadi aku pergi dulu dan tunggu dengan tenang pembalasan ku!" ucap pria itu sebelum menghilang dari sana.
Melihat pria itu yang menghilang Long Aotian sedikit mengerutkan kening, dia tentu tahu kalau pun dia menyerang mungkin tidak akan dapat membunuh pria itu.
"Tentu lain kali kamu juga tak akan punya kesempatan untuk lari" ucap Long Aotian dengan senyum dingin.
Dia berbalik dan berjalan ke arah Lin Tian yang sedang duduk menyembuhkan dirinya, melihat adik nya yang sedang menyembuhkan diri itu Long Aotian hanya diam dan berdiri di depan Lin Tian.
Dia melihat ke arah Bai ke il yang sedang bertarung melawan monster kadal, dengan wajah penuh senyum dia dengan sedikit ejekan berkata ke arah Bai kecil.
"Saudaraku, bagaimana bisa kamu begitu lama membereskan monster kadal itu?" ucap Long Aotian dengan senyum agak menghina.
"Sial! kamu fikir aku mau? cepat bantu aku hancurkan formasi ini dan aku akan membakar tidak! mereka tidak enak untuk di makan, aku pasti akan membuat mereka menghilang dalam sekejap" ucap Bai kecil yang agak kesal.
Long Aotian hanya tersenyum melihat Bai kecil, dia menarik pedangnya dan mengambil gaya pedang nya sendiri, saat itu sebuah bayangan besar seperti prajurit perang muncul di belakang Long Aotian.
"Pedang Perang, tebasan Penghancur Bumi!" ucap Long Aotian.
Raksasa itu lalu menebaskan pedang ke arah formasi besar itu, dan membuat formasi besar itu mulai retak seketika saat terkena serangan pedang dari prajurit besi raksasa itu.
BOOMM...
Formasi besar itu hancur yang membuat Bai kecil agak senang, dengan cepat dia berubah menjadi serius.
"Teknik harimau, seribu cakar harimau iblis" ucap Bai Kecil.
Dengan cakar besar muncul di langit, cakar itu langsung mencengkram seluruh monster tersisa dan menelan nya dalam sekejap.
Saat itu semua orang yang melihat kaget dengan kekuatan dari kucing kecil itu, tapi wajah mereka lebih kaget melihat Long Aotian yang dapat mengeluarkan bayangan roh dari kaisar perang.
"Dia adalah penguasa alam perang yang baru!" ucap Lin Xin kaget.
Lin Guang juga mengangguk kaget melihat pemuda yang sudah menjadi dewa penguasa tingkat rendah tahap tengah itu, dan dia juga seorang penguasa sebuah alam betapa jeniusnya orang ini.
"Cih! selesai" ucap Bai kecil sambil menepuk-nepuk tangannya kucingnya.
__ADS_1
Dia lalu sedikit melihat ke arah semua orang disana yang masih terkena racun, dan dengan tenang menggunakan energi melahap dan melahap racun yang tersisa disana.
Perlahan semuanya bisa bergerak dengan bebas lagi, melihat itu Bai kecil langsung pergi menuju Lin Tian untuk melihat keadaan Lin Tian.
Swishh..
"Saudaraku sudah lama!" ucap Bai kecil dengan senyum.
"Em! sudah beberapa tahun, senang kamu baik-baik saja" ucap Long Aotian dengan senyum lembut.
"Hahah.. tentu saja aku baik-baik saja" balas Bai kecil dengan bahagia melihat saudaranya itu.
Bai kecil yang melihat Lin Tian sedang menyembuhkan dirinya juga tidak mengganggu dan berbicara sedikit dengan Long Aotian, dia baru tahu kalau Long Aotian jatuh di alam air yang membuat dia memberi jempol ke arah Long Aotian.
"Oiya! saat aku masu aku mendapatkan ini" ucap Long Aotian mengeluarkan seekor kucing yang mulutnya di tutup oleh sebuah kain.
"em..em..em..!" kucing biru itu sangat marah saat melihat Long Aotian.
Melihat kucing biru itu Bai kecil tertawa terbahak-bahak karena dia baru sadar mungkin naga kecil berfikir kalau Long Aotian adalah musuh dan bertarung dengan Long Aotian.
Pantas saja naga kecil tidak kembali saat mereka sedang sibuk bertarung ternyata dia bertemu dengan Long Aotian di perjalanan kembali.
"Kakak, apakah kakak besar tidak apa?" tanya naga kecil agak sedih, jika dia datang tepat waktu mungkin dia bisa menolong Lin Tian.
"Tidak masalah, sebentar lagi roh Phoenix akan keluar dari tubuhnya" ucap Bai kecil.
Tak lama roh Phoenix keluar dari tubuh Lin Tian, dia menatap Long Aotian dan yang lain sebelum pergi menghilang dari sana tanpa sedikit berkata apapun.
Swish...
Xing Xing'er adalah orang yang dulu sampai disana, dia dengna cemas menatap Lin Tian yang masih menutup mata itu.
"Ho? ini pasti kakak ipar ku, bagaimana kabar kak Bing kakak ipar?" tanya Long Aotian dengan senyum.
"Dia masih berlatih di alam tombak" ucap Xing Xing'er dengan lembut saat menatap Long Aotian.
__ADS_1
Tentu dia tahu kalau Long Aotian adalah saudara dari Bing Zhao, jadi dia juga tak masalah dengan sikap Long Aotian yang terlihat sangat menghormatinya itu.
"Ehem.. sepertinya kakak Bing Zhao dan Su Kun mengalami hal buruk beberapa tahun ini" ucap Long Aotian melihat ke arah Bai kecil.
"Kenapa kamu melihat ku begitu?" ucap Bai kecil agak aneh
Long Aotian hanya tersenyum lemah, lalu menceritakan keadaan kedua orang itu kepada Bai kecil mendengar cerita Long Aotian tentu Bai kecil terdiam untuk beberapa saat.
"Hahahaha... aku lupa soal itu, aku tidak menyangka kalau Wanita Elf itu masih agresif seperti biasa" ucap Bai kecil tertawa terbahak-bahak setelah beberapa saat mengingat sesuatu.
"Hais.. aku pernah mendengar kalau Saudara Su juga tidak dapat berbuat apa-apa menghadapi Dewi Elf itu" ucap Xing Xing'er dengan tak berdaya juga.
"Biarkan saja dia, tapi hal yang tak pernah aku duga adalah Bing Zhao ternyata dia adalah reinkarnasi dari anak dewa tombak" ucap Bai kecil agak kaget.
Dia pun tidak menyangka kalau Bing Zhao adalah orang yang dia bantu untuk melawan takdir dulunya, akibat itu dia bertarung melawan kaisar langit karena menentang takdir, meskipun begitu tentu dia menang.
Swishh...
"Salam kaisar!" ucap dua utuaan dari alan air.
Melihat keduanya Long Aotian hanya mengangguk sambil tersenyum sedikit, keduanya pun hanya berdiri di dekat Long Aotian setelah mendapat persetujuan Long Aotian.
"Apakah dia tidak apa-apa?" tanya Mu Chao dengan khawatir menatap Lin Tian.
Melihat rasa khawatir Mu Chao ada sedikit rasa aneh di mata Long Aotian, tapi ada suara dari Bai kecil dan Xing Xing'er yang memberitahu dia siapa orang di depannya ini.
"Dia tidak apa-apa, apakah ada masalah?" tanya Long Aotian dengan tenang ke arah Mu Chao.
"Itu... ini! aku ada Pill saint yang dapat membantu dia untuk menyembuhkan dirinya dengan cepat" ucap Mu Chao dengan gugup.
Matanya tidak memandang Long Aotian tapi memandang Lin Tian yang topeng nya sudah mulai retak itu, melihat Pill di tangan Mu Chao ada sedikit rasa ragu di mata Long Aotian.
"Kak, bantu aku untuk mengambil Pill itu" ucap Lin Tian dari belakang Long Aotian
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
...----------------...
...****************...