
"Maaf membuat kalian menunggu" ucap Lin Tian ke Mu Xuanyin.
"Tidak masalah tuan Lin,tapi sepertinya kamu sangat di sukai oleh murid-murid sektemu?" ucap Mu Xuanyin.
Lin Tian tidak menjawab dan hanya menggelengkan kepala ke arah Mu Xuanyin.
"Tuan muda Lin kita masuk sekarang,pelelangan nya akan di mulai dua jam lagi " ucap manager itu.
"Iya,mari masuk" ucap Lin Tian mengangguk.
Lalu akhirnya mereka masuk bersama dengan manager itu,dan Lin Tian bersama Mu Xuanyin serta dua saudari nya itu di bawa ke kamar paling atas yang paling. mewah disana.
"Wah..dari sini kita bisa melihat semua yang ada di bawah,apakah kamar ini untuk kami" ucap Wu Xin kagum.
"Iya,ini adalah kamar istimewa untuk pemegang kartu ungu" ucap manager itu.
Memang dari kamar itu mereka bisa melihat acara lelang dengan jelas,bahkan di kamar itu terdapat formasi yang membuat orang lain tidak bisa mendengar pembicaraan mereka dari dalam.
dan ada kaca yang tidak bisa membuat orang lain mengintip ke dalam kamar atau ruangan ini.
"Nona Mu,sialahkan disini dulu,aku ingin bicara dengan manager dulu" ucap Lin Tian.
"Em,maaf merepotkan tuan muda Lin" ucap Mu Xuanyin.
"Tidak masalah,sebuah kehormatan bagiku" ucap Lin Tian.
Lalu Lin Tian dan manager keluar dari sana untuk membahas tentang benda yang akan di jual oleh Lin Tian...
"Kak bagaimana menurutmu Lin Tian itu" ucap Mu Zini.
"Aku tidak tau " balas Mu Xuanyin.
"saudari Mu apa kamu tertarik dengannya?" ucap Wu Xin.
"Apa yang kamu katakan?" tanya Mu Xuanyin sedikit mengerutkan kening.
"Tapi dari cara Lin Tian melihat mu, sepertinya dia menyukai mu" ucap Wu Xin.
"Aku tidak peduli dengan apakah dia menyukai aku atau tidak ,karena..." perkataan nya tiba-tiba berhenti saat mengigat kebersamaan dengan seorang pemuda bernama An Lin,yang sebenarnya dia adalah Lin Tian.
"Hei,orang itu tidak ada kabar selama dua tahun ini,apa sesuatu terjadi padanya?" ucap Wu Xin.
"Jangan berbicara sembarangan" ucap Mu Xuanyin agak marah.
"Baiklah saudari,aku tidak akan bicara tentang dia lagi,jangan sensitif begitu" ucap Wu Xin menggoda Mu Xuanyin.
__ADS_1
"Kamu ini..."
"Nah kak,apa kalian tidak merasa kalau Lin Tian ini sedikit istimewa di sekte langit?" ucap Mu Zini yan memotong pembicaraan mereka.
"Kenapa kamu mengatakan itu?" tanya Wu Xin.
"Lihat lah sikap murid-murid dan orang-orang tadi,mereka sepertinya marah karena Lin Tian di teriaki oleh Neng Zo" ucap Mu Zini.
"Kalau itu sudah wajar bukan? kalau ada yang menghina salah satu mereka pasti yang lain tidak terima"
"Bukan itu saja,saat kita datang apa kalian tidak lihat cara tetua kedua sekte langit memandang Lin Tian,dia sepertinya tidak mempermasalahkan apa yang ingin di lakukan Lin Tian,seperti pemuda itu memiliki hak khsusu" ucap Mu Zini.
Mendengar itu keduanya juga berfikir itu benar,pemuda itu sepertinya memang memiliki seperti hak khusus di sekte langit.
Tapi padahal walaupun dia adalah anak dari kepala sekte sekalipun tidak mungkin di perlakukan hormat seperti itu.
"Sudah tidak perlu di fikirkan,kita tidak baik untuk memikirkan apa yang sekte lain lakukan" ucap Mu Xuanyin mengakhiri pikiran kedua saudarinya itu.
"Iya kami mengerti,tapi buah-buahan disini sungguh memiliki energi yang bagus" ucap Mu Zini memakan buah yang ada di meja.
"Kamu benar,jika kita hanya masuk sebagai pembeli biasa tidak mungkin mendapatkan perlakuan seperti ini" balas Wu Xin.
"Iya,nanti kita harus berterima kasih kepada saudara Lin" ucap Mu Xuanyin mengakui juga.
"Tuan muda apa semuanya akan di jual disini?" tanya manager melihat beberapa senjata dan harta berharga lainnya.
"Em,terserah kamu mau menjual nya bagaimana,aku percayakan padamu" ucap Lin Tian.
"Yakinlah tuan muda,aku tidak akan mengecewakan tuan muda dengan harganya." ucap manager itu.
"Baiklah,aku percaya"
"Tuan muda,apa budak ini boleh bertanya?" ucap manager itu.
"Silahkan apa itu?" ucap Lin Tian.
"Tuan muda,apa ada benda yang bisa di jadikan item lelang special untuk lelang kali ini?" tanya manager itu.
"Kenapa kamu menanyakan itu kepadaku?" ucap Lin Tian bingung.
"Hehehehe... itu aku hanya berharap tuan muda mempunyai benda yang dapat lebih menarik orang-orang nanti" balas manager .
"Aku memang ingin menjual beberapa di lelang,selain menjual beberapa barang yang tadi" balas Lin Tian.
Mensengar hal itu sang manager sangat senang dan bahagia.
__ADS_1
Lin Tian mengeluarkan sebuah senjata, buku kuno dan ada Pill di depan meja yang membuat manager itu kagum.
"Tuan muda apa semua ini?" tanya manager dengan mata berkilau.
"Ini senjata setidaknya sudah mencapai tingkat puncak senjata suci,lalu buku ini adalah teknik pedang yang berada di tingkat Ilahi,dan Pill ini adalah Pill tingkat kesembilan yang aku buat khusus membersihkan tulang dan menguatkan tubuh" jelas Lin Tian ke manager itu.
Sang manager kaget mendengar kalau sentaja itu sudah merupakan puncak dari senjata suci karena biasanya senjata tersebut seperti harta bagi seorang di alam abadi ke atasnya.
dan bahkan buku seni beladiri yang di katakan Lin Tian lebih berharga lagi, mungkin jika para ahli kuat lain tau maka mereka pasti berbondong-bondong untuk datang.
Dan Pill tingkat kesembilan...
Akibatnya sang manager masih termenung memikirkan ketiga benda tersebut,Lin Tian yang melihat dia termenung memanggilnya.
"Halo..kenapa? ada masalah?" tanya Lin Tian.
"Tidak tuan muda,yakin lah ketiga benda ini akan kami lelang dengan sebaiknya,dan pasti akan memuaskan tuan muda" ucap manager paruh baya itu meyakinkan Lin Tian.
"Em,oiya kali ini apa ada harta yang bagus?" tanya Lin Tian.
"Bagaimana jika tuan muda melihatnya sendiri" ucap manager itu .
"Iya,tidak masalah.." angguk Lin Tian.
"Pelayan,bawakan daftar lelang kita" ucap manager.
Tak lama salah satu pelayan memberikan daftar benda yang akan di lelang nanti, saat Lin Tian melihat hal yang akan di lelang Lin Tian sedikit tidak tertarik tapi lima benda terakhi membuat Lin Tian cukup tertarik.
"Apa Batu yang akan di lelang benar-benar special?" tanya Lin Tian.
"Iya,kami telah menyelidikinya ,batu tersebut memiliki hukum didalamnya,seperti hukum apa kami kurang jelas" ucap manager.
Lin Tian sedikit mengerutkan kening, jika memang benda itu memiliki kekuatan hukum maka itu cukup bermanfaat baginya,apalagi kalau batu itu memiliki kekuatan hukum es,tapi dia tidak terlalu berharap.
karena dia tau benda yang memiliki hukum es sangat sulit di dunia biru, dan Lin Tian akhirnya menanyakan empat benda terakhir yang membuat Lin Tian sedikit mengangguk.
"Tuan muda apa anda ingin kelima benda itu? jika iya kami bisa menjual nya langsung ke tuan muda?" tanya manager.
"Tidak,aku akan mengikuti lelang,itulah peraturan disini bukan?" ucap Lin Tian dengan senyum.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...----------------...
...****************...
__ADS_1