Lahirnya Kaisar Langit

Lahirnya Kaisar Langit
283. Guan Siying


__ADS_3

"Hei..hei. ada wanita yang sangat cantik juga disini" ucap anak buah bajak laut.


Benar saja saat para bajak laut melihat wajah cantik wanita berpakaian biru itu, mata mereka menunjukan ke Kesiman yang hakiki, terlebih tetua hitam sampai meneteskan air liur nya melihat tubuh sexy wanita itu.


"Kau ingin mati?" teriak wanita di belakang wanita berpakaian biru itu.


"Yo... ada juga wanita cantik lainnya disini" ucap mereka.


"Hahaha.. hari ini kita beruntung" teriak bos bajak laut.


Wanita berpakaian biru tidak menanggapi pelecehan dari bajak laut, dia dengan tenang memintak bawahan nya untuk bersikap tenang dan jangan melawan.


"Tuan-tuan bisakah kalain membebaskan kami, namaku Guan Siying, aku berasal dari keluarga Guan" ucap wanita bernama Guan Siying.


Lin Tian yang mendengar nama itu cukup kaget karena setau dia keluarga Guan juga salah satu keluarga tersembunyi, walau tak sekuat keluarga Long dan Hun, tapi bagaimanapun mereka tetap keluarga yang kuat.


Dan dia juga bisa merasakan kekuatan wanita ini berada di tingkat ke enam alam ilahi, dan dua pengawalnya di alam abadi tingkat ketiga, memang mereka yang berasal dari keluarga tersembunyi dan memiliki pengawal pasti lah statusnya tidak rendah.


"Hm.. tapi apa yang di lakukan oleh keluarga Gu disini?" fikir Lin Tian bingung.


Tentu ada rasa curiga di dalam hati Lin Tian, karena tempat Keluarga Guan berasal berada jauh di benua tengah, sama seperti keluarga Long mereka memiliki dunia sendiri.


"Hm.. sepertinya perjalanan ini sangat menarik, mari kita lihat" ucap Lin Tian sambil tersenyum misterius.


Tentu jika Lin Tian dapat tau nama keluarga Guan maka para bajak laut dan tetua hitam juga tau siapa gadis di depan mereka.


Bahkan semua orang di kapal yang bersama dia tadi kaget dengan apa yang mereka dengar, karena mereka tak menyangka kalau gadis berpakaian biru berasal dari keluarga Guan.


"Hahaha.. ini nona Guan, apa yang dapat aku lakukan untukmu?" tanya tetua hitam tapi anehnya tangan di belakang bergerak secara misterius tanpa ada yang mengetahuinya.


"Bagaimana dengan ini, kalian kembali lah dan tidak mengganggu kapal ini dan aku akan berikan beberapa benda berharga selama kalian membebaskan kami" ucap Guan Siyong dengan senyum indah di wajahnya.


Dengan senyum yang di perlihatkan oleh Guan Siying bagaimana para pria disana tidak tergoda, wajah cantik tubuh yang sangat sexy di tutupi pakaian yang cukup ketat, serta kulitnya yang terlihat sangat lembut.


"Hahaha.. tentu kami bisa... tapi berapa banyak yang dapat Nona Guan berikan?" ucap tetua hitam tidak sopan.

__ADS_1


"Sungguh tidak sopan" ucap wanita di belakang Guan Siying.


"Fu'er diam lah" ucap laki-laki di samping dirinya.


"Saudara Tu...!" ucap Guan Fu'er.


Laki-laki yang di panggil Guan Yu itu menggelengkan kepalanya, mereka disini untuk mencoba menyelesaikan masalah.


Karena tujuan mereka tidak disini tapi di pulau kematian, jika mereka ketauan disini oleh keluarga dan sekte super lainnya maka bisa-bisa misi mereka akan gagal.


Dan juga disini mereka juga untuk melindungi Nona Guan Siying, jadi tidak baik membuat terlalu banyak masalah.


"Berapa yang ingin kalian inginkan?" tanya Guan Siying tenang.


"Hehehe.. tidak banyak hanya dengan 199 senjata tingkat ketujuh" ucap Tetua hitam.


Mendengar perkataan tetua hitam waja Guan Siying sedikit mengerutkan kening, karena 100 senjata tingkat ketujuh bukan lah hal yang sedikit, bahkan jika dia memilikinya dengan memberikan hal sebanyak itu akan membuat dia rugi besar.


"Sial kau terlalu banyak!" ucap Guan Fu'er dengan marah


Sebenarnya dia berfikir kalau Guan Siying ini hanya keluarga biasa di keluarga Guan, karena itu dia berani memintak seperti itu.


"Kau!" saat Guan fu'er akan berbicara, tangan Guan Siying menghentikan nya jadi dia hanya bisa diam menahan amarah dia sendiri.


"Tuan bukan kah itu terlalu banyak?" ucap Guan Siying.


Para bajak laut itu hanya tersenyum, mereka tau tetua hitam tidak akan pernah membiarkan wanita cantik ini lari, walaupun dia dari keluarga tersembunyi tapi mereka yakin bahwa wanita ini hanya anggota biasa dari keluarga Guan, kalau tidak mana mungkin kalau hanya ada dua orang pengawal bersamanya.


"Hehehe... kalau nona tidak mau bagaimana jika bermalam bersama ku" ucap tetua hitam sambil menjilat bibirnya.


"Kurang ajar!" teriak Guan fu'er tidak tahan, dia langsung menyerang pria tua itu dengan cepat, bahkan Guan Siying gagal menghentikannya.


Tapi saat melihat Guan Fu'er menyerang dia, dia tidak takut malah wajahnya penuh dengan senyum mengerikan, sesaat pukulan Guan Fu'er datang sang tetua hitam melemparkan sebuah bubuk kearah wanita Guan Fu'er itu.


"Apa ini?" ucap Guan fu'er bingung, tapi tak lama tiba-tiba badannya mulai panas, dan kekuatan di tubuhnya mulai melemah.

__ADS_1


Guan Fu'er yang kaget dengan cepat kembali ke tempat Guan Siying dengan wajahnya yang sudah memerah, bahkan Guan Siying dan Guan Tu kaget melihat Guan Fu'er.


"Hehehe... wanita cantik kalian tidak bisa lari" ucap tetua hitam, para bajak laut mundur dari kapal itu, setelah semua bajak laut mundur tetua hitam melempar kan beberpaa Pill ke kapal itu.


Asap muncul di kapal tersebut, sesaat orang-orang masih ke bingunga, tapi tak lama isntruktur sekolah seni beladiri tau apa Pill yang meledak tadi.


"Tutup mulut dan hidung kalian!" teriak instruktur itu.


Tapi teriakan dia sudah terlambat semua orang disana mulai merasakan kekuatan mereka melemah dan tubuh mereka mulai memanas, bahkan wajah mereka berubah menjadi merah seperti orang kepanasan.


"Kau.. ini racun!" ucap Guan Tu.


Dia dan Guang Siying juga tidak sempat menutup hidung dan mulut mereka jadi mereka juga terkena racun tersebut, hal itu para bajak laut tertawa bahagia bahkan tetua hitam sangat senang melihat pemandangan tersebut.


"Yo... kalian merasa panas bukan?" ucap bos bajak laut


"Racun Perangsang, melemahkan diri kalian dan membuat diri kalian lebih bernapsu, jika kalian tidak melakukan hal itu maka kalian akan mati karena terbakar" ucap tetua hitam.


"Hahaha... gadis-gadis biarkan kami menikmati tubuh kalian" ucap anak buah bajak laut.


"Kumpulkan laki-laki, biarkan mereka melakukannya dengan sesama mereka, dan wanita mari kita nikmati disini sebelum kita bunuh" ucap bos bajak laut.


"Hahaha..dua wanita Guan itu milikku" ucap tetua hitam menunjuk ke Guam Siying.


"Tentu" ucap bos bajak laut, walaupun ada sedikit keberatan di wajahnya.


Guan Siying sedikit menggertakan giginya, dia tidak menyangka kalau para bajak laut ini sangat tercela.


"Kalian berani menyentuh Nona Muda kami, anak dari kepala keluarga Guan maka kalian tidak akan memiliki tempat lagi" teriak Guan Fu'er mencoba menakuti mereka.


Mendengar hal itu para bajak laut cukup kaget dan sedikit ketakutan dengan identitas asli wanita tersebut, anak perempuan dari keluarga Guan? bukan kah mereka mencari kematian sendiri jika menyentuh wanita ini.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...----------------...

__ADS_1


...****************...


__ADS_2