
BOOMM...
dari pintu masuk makam terdengar suara ledakan yang membuat semua orang terkejut.
"apa yang terjadi?" kata Mu Xuanyin.
lalu dia menoleh ke arah pintu dan melihat sebuah sosok dengan cepat terbang kebelakang dengan sangat cepat.
sosok itu mengeluarkan banyak darah selama dia terbang itu,dan pada akhirnya sosok itu pun menabrak sebuah gunung di sektlitar sana.
"An Lin." teriak Mu Xuanyin.
yang membuat Mu Xuanyin berlari menuju tempat sosok itu jatuh,dengan cepat dia datang ke sosok itu,di tanah itu dia melihat Lin Tian yang terluka cukup parah.
Mu Xuanyin yang disana sangat sedih dan mendakat ke Lin tian,lalu dia mengangkat kepala Lin Tian dan meletakan nya di pangkuannya.
"An Lin." kata Mu Xuanyin dengan air mata.
Lin Tian yang terluka membuka matanya dan menahan sakitnya,melihat wanita yang menangis ,membuat Lin Tian sedikit masam,lalu dia hanya menghapus air mata Mu Xuanyin.
"tenang lah aku tidak apa-apa" kata Lin Tian.
"adik" Su Kun yang melihat Lin Tian terluka juga ingin ke sisi Lin Tian tapi di cegah oleh pria bertopeng itu.
"hahaha..raja panah kemana kamu pergi?" kata pria bertopeng itu.
"sial" .
tetua ketujuh dan yang lain juga tidak bisa apa-apa ,mereka di halangi oleh para Yimo yang lain ,bahkan tetua ketujuh yang melihat Lin Tian terluka parah membuat dia sangat marah,dia memang tidak bisa mengatakan nya di depan semua orang .
"kalian harus mati" teriak tetua ketujuh.
"sial" kata pria berjubah hitam itu.
BOOMM..
"kamu tidak apa?" tanya Mu Xuanyin.
"aku tidak apa-apa ,hanya terluka sedikit,masih ada masalah yang akan datang,bersiaplah" kata Lin Tian sambil mengerutkan keningnya.
"apakah...?" Mu Xuanyin sudah menebak sedikit masalah apa itu.
"iya ,dia telah bebas aku tidak bisa menghentikan nya di dalam" kata Lin Tian menggelengkan kepalanya.
"tidak apa-apa yang penting kamu baik-baik saja" jelas Mu Xuanyin.
"tenang saja" lalu Lin Tian mencoba untuk bangun dari pangkuan Mu Xuanyin.
"kamu jangan bangun dulu,kamu masih terluka" kata Mu Xuanyin.
__ADS_1
"tidak apa-apa,bersiaplah" Lin Tian susah payah berdiri di sana,lalu Mu Xuanyin juga membantu Lin Tian berdiri.
"aku tidak menyangka mereka benar-benar sudah siap" Lin Tian menggelengkan kepalanya melihat ke tempat pertarungan terjadi.
"iya,kami juga baru sadar kalau ada penghianat dari sekte tingkat satu dan tiga kerajaan" jelas Mu Xuanyin.
"tentu mereka tidak akan terdeteksi karena mereka pasti menggunakan semacam alat untuk menyembunyikan aura mereka." jelas Lin Tian yang sudah menduga.
"dia keluar" kata Lin Tian menatap pintu ruang itu.
"hahahahaha..akhirnya aku bebas" sebuah suara mengagetkan semua orang di sana dan sebuah sosok muncul di depan pintu itu,wajah dan tubuhnya yang kekar tapi menakutkan,giginya yang bukan seperti gigi manusia ,sangat tajam dan menakutkan.
"huf.." Lin Tian menghembuskan nafasnya dan melepaskan tangan Mu Xuanyin lalu terbang ke langit.
"hahaha .nak,kau terluka juga ternyata,memang anak yang hebat" kata kapten darah.
"jangan harap kamu bisa menang,kamu masih di alam puncak langit ,aku masih bisa melawanku" kata Lin Tian.
"hahaha..itu tidak lama,dengan darah-darah ini aku akan sembuh sedikit" katanya bersiap untuk menggunakan teknik darahnya menelan semua mayat disana.
"tidak akan ku biarkan" teriak Lin Tian,mengeluarkan pedang api lagi.
lalu dia menebas ke arah kapten darah itu,hanya saja kapten darah tersenyum sedikit ,dan menagkis serangan Lin Tian ,walaupun dia mundur beberapa langkah.
"hahaha..nak.." belum selesai dia berbicara Lin Tian sudah muncul di depannya,yang membuat dia kaget dan menghindar ,tapi tangan nya terkena tebasan Lin Tian itu.
tangan nya terpotong oleh Lin Tian,kapten darah kaget dan juga merasakan sakit dari tangannya yang di potong.
"kau..." teriak kapten darah.
pria bertopeng itu juga kaget melihat tangan kapten darah terpotong dengan mudah,dia tau bahwa fisik Yimo setingkat kapten sangat kuat,berarti pedang yang di pakai pemuda itu juga kuat dapat menebas tubuh seperti mereka.
"nakkk...kau akan mati" teriak kapten darah,lalu dia menggerakan tangannya,dan seluruh darah yang mengalir langsung menuju masuk ke alis nya,yang membuat semua orang ketakutan dan juga mulai marah melihat mayat saudara-saudara mereka digunakan untuk pengorbanan.
"hahahaha...raja panah kamu gagal" kata pemuda bertopeng itu.
"sial" kata Su Kun.
"aku tidak akan membiarkanmu" kata Lin Tian.
lalu dia menyerang kapten darah lagi,dengan pedang apinya..
"BOOMM..
"ugh.." Lin Tian terbang lagi dan mendarat di tanah.
"nak kamu tidak akan bisa mengalahkan ku,hahahaha" kapten darah tertawa gembira ,semua darah masuk ke alisnya dan tangan yang di potong Lin Tian pun telah kembali seperti semula.
"ugh..sial" jawab Lin Tian berdiri di reruntuhan itu.
__ADS_1
"An Lin" kata Mu Xuanyin muncul di depan Lin Tian.
"aku tidak apa-apa" kata Lin Tian agar tidak membuat Mu Xuanyin terlalu khawatir.
"kamu jangan memaksakan diri" kata Mu Xuanyin.
Lin Tian hanya menggelengkan kepalanya,dia tidak bisa tidak khawatir,tapi tidak bisa apa-apa juga,karena jika dia membuka segel kekuatannya maka itu juga masalah pada dirinya.
maka status dan siapa dia akan terbongkar disini,akhirnya akan sulit baginya keluar mengelilingi dunia ini.
"hahahaha.... kekuatan ku setidaknya pulih sedikit " kata kapten darah.
sekrang dia sudah melangkah ke alam abadi bumi langsung, karena menghisap darah manusia dan para Yimo yang mati dalam pertempuran itu.
"sial,apa yang harus kita lakukan" teriak raja Wu melihat mayat dari kubunya seperti tidak ada darah,kurus dan menakutkan jika di lihat.
"kita harus mengalahkannya,jangan biarkan dia sembuh,karena orang ini seorang jenderal" teriak Lin Tian.
"apa?" orang ini seorang jenderal,pantas mereka telah bersiap cukup,Sekaran meraka mengerti alasan sesungguhnya,para Yimo ingin membebaskan seorang mantan jenderal di kubunya.
"hahaha..sudah terlambat untuk itu,nak kamu akan mati oleh ku nanti" kata kapten darah itu,terus menghisap darah para manusia dan Yimo yang mati.
dan kekuatannya terus naik ,tapi berhenti di tingkat ke enam alam abadi bumi,..
"cih hanya segini kah" kata kapten darah.
"hahaha..tapi tidak masalah, dengan membunuh kalian yang ada" teriak kapten darah itu.
"aku harus maju" kata Lin Tian berusaha berjalan ,tapi sepertinya dia terluka parah karena serangan balik pedang api ini.
"hahaha...nak mati" kata kapten darah.
lalu sebuah tombak darah terbang menuju Lin Tian dengan cepat.
"kamu yang harus nya mati dasar menjijikan" kata sebuah suara.
"siapa?" kata kapten darah.
tombaknya tepat berhenti di depan seorang pria paruh baya di depan Lin Tian,lalu pria itu menghancurkan tombak itu dengan muda.
"siapa kamu" kata kapten darah dengan serius melihat pria itu.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
- maaf kak kalau kata dan kalimatnya kurang menarik.
- jika ada kata yang salah tolong di komen karena saya menulis novel ini secara langsung di saat saya senggang.
- terima kasih atas dukungan kakak-kakak semua
__ADS_1