Lahirnya Kaisar Langit

Lahirnya Kaisar Langit
693. Ujian Kedua


__ADS_3

"Apakah hidup ku akan seperti ini?" ucap Mu Jing'er dengan air mata jatuh ke wajah nya.


Ayahnya telah di racuni dan perlahan dia mulai kehilangan kekuatannya bahkan wajahnya yang terlihat masih muda mulai menua, walau itu tidak cepat tapi itu perlahan akan menua.


"Bibi? kapan kamu kembali? jika kamu disini mungkin alam es tidak akan begini, dan mungkin ayah dan aku tidak akan begini" ucap Mu Jing'er dengan kesedihan mendalam.


Dia berfikir kalau bibi dan juga suami nya masih ada mungkin alam elemen atau yang sering di sebut wilayah alam akan membantu mereka sayang sejak penguasa alam elemen bereinkarnasi bersama dua istrinya membuat dua alam menjadi kehilangan kontak.


Itu disebabkan orang tua dari Lin Dong menganggap kalau penyebab anaknya bereinkarnasi adalah anak dari penguasa alam es sekarang, karena itulah mereka kurang peduli dengan alam es.


"Jika aku memiliki saudara atau sepupu laki-laki apa dia akan peduli dengan diriku?" fikir Mu Jing'er dengan hati yang penuh harapan.


......................


Setelah satu Minggu alam kehancuran...


"Yah.. sepertinya kali ini semua pemuda ini sangat bagus" ucap Lin Tian yang melihat betapa semangat dan bertekad nya generasi muda alam kehancuran ini.


"Hahaha.. iya benar kaisar, sepertinya tidak buruk untuk kita orang tua melihat acara seperti ini" ucap kepala keluarga Gu dengan senang juga.


Semua pemimpin disana juga tersenyum, mereka merasa puas dengan semangat juang dari generasi muda mereka saat ini, di hati mereka semua penuh keyakinan tidak akan lama sebelum alam kehancuran mendapatkan namanya lagi.


"Em! yah... sepertinya tinggal seratus orang lagi" ucap Lin Tian.


Aturan ujian pertama hanya mengizinkan seribu orang untuk masuk ke ujian selanjutnya, jadi bisa di jelaskan kalau ujian pertama akan berakhir sebentar lagi.


"Hm.. sepuluh tahun lagi sepertinya kita harus mengubah peraturan nya" ucap Lin Tian setelah sesikit berfikir.


Yang lain memang sedikit memiliki pikiran seperti itu setelah melihat ujian kali ini, semua generasi mereka membutuhkan waktu satu Minggu untuk bisa sampai ke puncak.


Meski ada yang berhasil dalam lima hari sebelumnya tapi tetap itu terlalu lama bagi mereka, termasuk Lin Tian juga berfikiran sama dengan mereka.

__ADS_1


"Iya, tapi sekarang bukan kah sudah bagus? setiap generasi muda pasti memiliki perubahan setiap tahun jadi anggap ini awal yang bagus" ucap Lan jingyi dengan lembut kepada semua disana.


"Em! permaisuri benar! yah... sebaiknya mari kita lihat betapa teguh hati Pemuda kita ini" ucap Kepala keluarga Yan sambil tersenyum bahagia.


BOOMM...


Setelah satu hari seribu murid berhasil mencapai tangga itu, meski pun beberapa dari mereka banyak yang terluka dan tidak sanggup untuk berdiri lagi setelah sampai tapi itu sudah cukup bagi orang tua dan semua orang di luar memandang mereka dengan penuh pujian.


Tapi bagi yang gagal juga hanya dapat dengan sedih menerima kenyataan kalau mereka semua telah gagal sampai ke puncak.


"Jangan bersedih, ini hanya lah ujian saja bukan penentu nasib kalian! ingatlah nasib kalian itu di tangan kalian sendiri jadi jangan terlalu bimbang dan jatuh karena satu kegagalan, bangkit dan terus lah maju" ucap Lin Tian ke arah murid yang telah gagal itu.


Dia bahkan tidak mengejek mereka tapi malah mendukung dan memotivasi niat dari generasi muda itu, melihat bahwa kaisar mereka yang baru ini memberi semangat semuanya mengangguk dengan mata penuh tekad.


Mereka tidak akan putus asa dan pasti akan terus maju untuk terus bisa mencapai puncak, seperti yang di katakan kaisar mereka kalau semua ini bukan lah awal dari kegagalan tapi awal dari langkah mereka.


Melihat semua generasi muda yang kembali bersemangat itu Lin Tian cukup puas, dan bagi para pemimpinnya juga sangat senang meskipun murid mereka gagal tetap itu juga berhasil membuat mereka maju selangkah.


Lalu Lin Tian langsung berpindah ke arah dunua yang di buat itu, degan sedikit gerakan semua murid yang terbaring dan juga terluka karena tekanan itu pun sembuh.


Tentu murid yang keluar juga di sembuh kan oleh Lin Tian, merasakan seluruh tubuh mereka kembali ke puncaknya semua murid itu bertambah semangat.


Apalagi mereka bisa merasakan kalau kekuatan daging mereka meningkat lebih dari sebelumnya.


"Ujian kedua, kalian akan masuk ke dunia dimana disana akan ada banyak makhluk dan monster iblis yang kuat, tugas kalian hanya harus bertahan dan mendapat kan poin sebanyak-banyaknya, dan batas waktu mungkin aku beri satu bulan" ucap Lin Tian yang dapat di dengar oleh yang berada di luar maupun di dalam dunia buatan itu.


"Dan satu bulan di luar sama dengan satu tahun di dalam, jadi luangkan waktu kalian dengan baik, dan kalian bisa bertarung sesuka hati kalian karena jika kalian mati disana kalian akan di keluarkan dari dunia itu yang berarti kalian gagal" ucap Lin Tian dengan suara yang jelas.


Mendengar itu semua murid menganguk tentu mereka tidak akan membiarkan diri mereka kalah, meskipun pembunuhan di izinkan tapi mereka mungkin lebih baik memilih jalan lain.


"Baiklah, kalian akan di transfer ke dunia itu, mari di mulai" ucap Lin Tian.

__ADS_1


BOOMM....


Seketika semua murid yang lulus itu menghilang secara perlahan, dan setelah mereka menghilang dunia tangga tadi juga berubah menjadi dunia baru di dalam sana.


Dimana dunia itu mirip dengan dunia asli dan itu sangat lah luas, serta Murid yang lolos itu juga secara acak di lemparkan ke berbagai tempat di dunia tersebut yang membuat semua itu adil bagi mereka.


"Ini akan menarik bukan? ayo kita bisa bertaruh!" ucap kepala keluarga Gu dengan senang.


"Hoo.. bertaruh bagaimana?" tanya Kapala keluarga Lan.


"Iya bertaruh kepada siapa yang akan jadi pemenang pertama dari ujian kedua ini lah!" ucap kepala keluarga Gu.


Lalu yang lain seperti mengerti dan mulai bertaruh untuk murid yang menurut mereka bisa berhasil dan menang dalam ujian ini.


Melihat semua itu Lin Tian dan LN jingyi tidak mencegah nya mereka hanya diam dan memandangi mereka dengan senyum sambil mengangguk kalau dia juga mengizinkan.


"Ayahmu sepertinya yang paling semangat" ucap Lin Tian menggoda Lan Jingyi.


"Jangan katakan itu, ayah ku memang suka bertaruh seperti itu" ucap Lan Jingyi agak mendesah melihat ayahnya yang terlihat bersemangat itu.


"Iya biarkan saja, namanya juga hobi mereka bukan? kalau mereka sudah kalah pasti juga akan menyesal sendiri" ucap Lin Tian.


"Em! aku mengerti" balas Lan Jingyi tidak lagi melihat ayahnya dan berpaling ke dunia di langit itu.


Semuanya sudah mulai dan terlihat banyak murid yang berjuang melawan berbagai monster disana, dan beberapa murid yang ingin merebut poin dari murid lain.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...----------------...


...****************...

__ADS_1


__ADS_2