
Melihat cucunya perempuan nya ini hati Lin Sang kandang terasa sakit bahkan Lin Fang juga sama, andai dulu mereka tidak membiarkan Lin Dong bereinkarnasi mungkin keluarga mereka akan tetap lengkap.
Tapi mereka tahu kalau mereka mencegah Lin Dong maka hati Lin Dong akan kehilangan cahanya nya juga, dan sayap nya pun akan hilang satu.
"Nah! kakek apa sudah bisa menerobos ke dunia dewa? jika bisa aku ingin bertemu dengan paman" ucap Lin Xin dengan wajah penuh harap.
Mendengar itu seketika wajah Lin Fang dan Lin Sang terdiam, wanita muda ini yang sudah hidup lama masih ingin bertemu dengan pamannya? dan karena ini lah keduanya kadang berusaha menghindari pertanyaan wanita muda di depan mereka ini.
"Hm.... tidak semudah itu, tapi kakek tahu seseorang yang mungkin dekat dengan paman pertama mu" ucap Lin Sang.
"Orang yang dekat dengan paman? siapa?" tanya Lin Xin dengan wajah serius.
Jika ada orang yang dekat dengan paman nya mungkin dia dapat bertemu paman pertamanya itu, maka dari itu Lin Xin ingin tahu siapa orang nya.
"Dia adalah kaisar kehancuran" ucap Lin Sang dengan tenang menghelus kepala cucu perempuan nya itu.
"Oh! kalau begitu mari kita kesana untuk bertanya langsung padanya" ucap Lin Xin.
"Tidak...tidak... jika kita langsung seperti itu maka akan meninggalkan kesan jelek kepadanya" ucap Lin Sang serius.
Bahkan Lan Fang juga mengangguk setuju dengan perkataan ayahnya itu, meskipun mereka belum yakin siapa Lin Tian tapi jika dia benar-benar terkait dengan Lin Dong maka akan buruk jika mereka memberi kesan jelek kepadanya.
Apalagi jika ternyata Lin Tian adalah anak kandung Lin Dong bukan kah itu sama saja membuat pemuda itu membenci mereka.
"Ayah, kakek kenapa tidak boleh? dia hanya seorang dewa surgawi kecil" ucap Lin Xin sedikit tidak senang.
Pada akhirnya Lin Fang memberi sedikit gambaran apa yang akan terjadi jika mereka langsung melakukan hal seperti itu kepada Lin Tian.
Mendengar perkataan ayahnya Lin Xin terdiam, itu benar jika dia memberi kesan jelek terhadap Lin Tian maka mungkin saja Lin Tian yang kesal memberitahu paman nya dan membuat paman pertama marah pada dirinya.
"Baiklah! apa yang harus kita lakukan Sekarang?" tanya Lin Xin.
"Kakek ingin pergi kesana dulu, setelah yakin kakek akan membawa mu kesana bagaimana?" tanya Lin Sang.
"Hm.. baiklah, aku setuju!" ucap Lin Xin akhirnya setuju.
__ADS_1
Dengan itu Lin Sang sudah berencana pergi setelah beberapa hari menemani cucu nya ini, tapi di lihat dari wajah Lin Sang yang marah karena Lin Guang kabur saat tahu dia baru saja keluar dari pengasingan.
Langsung amarahnya itu berubah ke arah Lin Fang yang bahkan tidak tahu akan hal itu, dan dia sadar kalau anak nya lebih cerdas dari dirinya bahkan bisa kabur dari cengkraman ayahnya.
Selama dua hari dia di hajar habis-habisan oleh ayahnya karena marah, bahkan dia terpaksa untuk kabur karena tidak tahan selama dua hari itu.
Meninggalkan Lin sang yang mengamuk karena keduanya kabur dengan sembunyi, melihat kakek nya mengamuk kadang Lin Xin terlihat tersenyum manis.
"Paman? aku merindukan mu? apakah kamu tidak merindukan Xin'er?" ucap Lin Xin melihat keluar dari jendela kamarnya memandang ibukota yang besar di luar.
......................
Di alam kematian...
"Apa semua siap?" tanya dewa kematian dengan serius.
"Iya kaisar semua siap!" ucap bawahan yang memberi dia ide untuk menyerang alam kehancuran.
"Bagus! dalam dua hari lagi kita berangkat dan mulai menguasai alam kehancuran" ucap dewa kematian dengan senyum kejam di wajahnya.
Jadi hatinya sekarang cukup bahagia karena hal itu, dan dia pun sudah bersiap dengan pasukan terkuatnya menyerang alam kehancuran.
Terlihat bawahannya itu juga tersenyum ke arah kaisar kematian, dia tidak berharap kali ini kaisar kematian akan benar-benar mengirimkan pasukan terkuat nya ke alam kehancuran.
Bahkan dia sendiri langsung ikut ke alam kehancuran untuk menyerang alam itu, hal ini sudah berada di luar fikirannya tapi tetap saja masih sesuai dengan rencana yang telah dia buat.
"Sesuai perintah anda kaisar!" ucap bawahan nya itu langsung menghilang dari tempat kaisar berdiri.
"Alam kehancuran, tunggu aku dan ku pastikan alam itu akan jadi milikku" ucap kaisar kematian dengan senyum puas.
Kaisar kematian memandang ke arah ibukota kehancuran dengan wajah puas, dengan mendapatkan alam kehancuran kali ini dia mungkin bisa memenangkan hati para bangsawan yang masih setia kepada dewa kematian.
Dan setelah itu dia bisa menghancurkan mereka secara perlahan lalu perlahan menggantikan nya dengan orang-orang yang setia kepada dirinya.
Daripada dia terus memelihara orang yang mungkin bisa saja berkhianat kepada nya lebih baik menghancurkan dan lalu membangun baru kekuatannya sendiri.
__ADS_1
"Saat semua berhasil maka tidak ada lagi yang akan berani melawan ku" ucap kaisar kematian dengan senyum jahat.
Tapi anehnya saat itu dia juga melihat ke arah mana bawahannya itu menghilang, bisa di bilang ada sesuatu yang sedang dia rencanakan dengan bawahannya itu.
......................
"A..ayah...aku salah jangan pukuli aku lagi" ucap Lin Fang dengan wajah sedih.
"Iya kek! kenapa kamu suka sekali memukul wajah kami? apa itu kebiasaan mu?" ucap Lin Guang dengan perasaan sedih.
Setelah sehari berlarian mereka berdua berhasil di tangkap oleh Lin Sang, dan di seret dengan menyedihkan ke istana lalu di pukuli dengan keras oleh Lin Sang saat itu juga.
"kalian tahu salah kalian apa? ayo katakan padaku apa salah kalian?" ucap Lin Sang dengan kesal.
Keduanya saling pandang mereka tentu tidak tahu apa salah mereka, karena menurut mereka Lin Sang lah yang sering membuat mereka salah karena itu lah mereka berfikir mereka tidaklah salah.
"Lihat lah! itu karena kalian bermain ke tempat yang seharusnya tidak kalian lakukan, katakan padaku dimana aku menangkap kalian?" ucap Lin Sang dengan marah.
"Ehem.. itu bukan kah tempat hiburan ayah? bukankah ayah dulu juga sering kesana?" ucap Lin Fang dengan agak polos.
Plakk..
"Aw! pantatku!" ucap Lin Fang.
"Berani sekali lagi menjawab seperti itu aku gantung kalian di depan aula istana" ucap Lin Sang dengan kesal.
Keduanya pun diam saat mendengar betapa kesalnya Lin Sang terhadap mereka, jelas kalau mereka mengatakan satu kalimat yang membuat dia kesal maka mereka berdua habis.
"Huf... ingat! aku akan pergi ke alam kehancuran ku harap kalian tidak membuat kacau alam elemen" ucap Lin Sang serius.
"Ayah tenang saja, aku tidak berani untuk membuat alam ini kacau, yakinlah" ucap Lin Fang dengan percaya diri.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...----------------...
__ADS_1
...****************...