Lahirnya Kaisar Langit

Lahirnya Kaisar Langit
403. Bertemu Chu Xia Dan Chu Tianjin


__ADS_3

"Achu...! jasa...kenapa tiba-tiba badan ku menjadi menggigil begini?" fikir Lin Tian yang telah berada di alam rahasia selama setengah hari.


"Pi...Pi.." dari baju Lin Tian, Pi kecil muncul dan seolah-olah mengatakan sesuatu kepada Lin Tian.


"Iya mungkin saja, Pi kecil cobalah rasakan apa di tempat ini ada harta?" perintah Lin Tian kepada Pi kecil.


Pi kecil langsung mencoba untuk mencium bau harta menggunakan kemampuan tikus nya, Lin Tian juga hanya terus terbang menuju area tengah alam rahasia itu.


sejak dia masuk energi aneh yang dia rasakan di luar semakin jelas dan juga ada beberapa perasaan kalau energi tersebut bukan lah dari keturunan lima dewa, tapi itu energi lain yang juga bisa di bilang sangat murni.


Lin Tian telah berfikir kemungkinan besar itu adalah keberuntungan jika dia dapat menemukan sumber energi tersebut, jadi dia juga terus mencoba melacak energi itu serta mencari beberapa harta di sana.


AWUUUU......


Gongongan serigala terdengar di saat Lin Tian sedang terbang ke arah dalam alam rahasia itu, membuat dia menjadi kaget dan wajahnya menjadi lebih serius.


"Dari aura nya saja berada di tingkat raja, kenapa kaisar Chu membiarkan ahli di tingkat abadi bumi masuk juga?" fikir Lin Tian, dalam kebingungan dia masih terus terbang menuju suara serigala itu.


Karena Pi kecil mengatakan kalau disana ada harta yang bagus, jadi tentu dia tidak mau ketinggalan atau kehilangan harta tersebut.


BOOMM...


"Eh?" saat Lin Tian melihat ke bawah, disana terlihat satu pria dan satu wanita sedang bertarung dengan segerombolan serigala putih, tentu Lin Tian mengenal wanita tersebut, Chu Xia dan pria yang bersamanya itu Lin Tian bisa tau kemungkinan adalah Pangeran ketiga Chu Tianjin.


"Ais.. kenapa aku harus bertemu dengan wanita ini lagi" desah Lin Tian saat melihat kedua nya sedang bertarung.


Dia bisa melihat kalau Chu Xia sangat kelelahan, dan Chu Tianjin juga berusaha melindungi saudarinya itu, tapi Lin Tian bisa melihat kalau yang di lawan kedua nya hanya lah bawahan dari serigala putih, sedangkan pemimpin mereka serigala taring putih yang besar berada di atas puncak.


"Hmm?" Lin Tian melihat ke tempat dimana raja serigala berada, dibelakang nya ada bunga berwarna merah yang sangat terang, saat melihat itu mata Lin Tian langsung bersinar.


bunga itu adalah bunga api dan terlihat dari bunga itu Lin Tian menduga sudah lebih dari seratus tahun, tiba-tiba sebuah ide muncul dari dalam fikiran Lin Tian.


"Iya... sepertinya setelah aku keluar dari sini aku bisa menghasilkan banyak uang lagi.." ucap Lin Tian dengan wajah penuh senyum.


Dia menggerakan tangan nya dan lalu membentuk segel, gambar pola lima elemen muncul dari tangan Lin Tian tadi, lalu dia mengangkat tangan kanan nya kelangit sambil berkata.

__ADS_1


"Formasi petir, petir kehancuran.!" ucap Lin Tian.


BOOMM....


BOOMM....


gambar lingkaran besar menyelimuti daerah itu seluruh serigala serta raja serigala melihat ke langit, dan semua serigala tersebut gemetar karena ketakutan, mereka bersiap untuk lari tapi sayangnya petir muncul dari lingkaran besar di langit dan menghantam semua serigala termasuk raja serigala tersebut.


BOOMM....


BOOMMMM...


BOOMM....


Awuuuuuu!


Raja serigala mencoba menahan petir itu dengan sekuat tenaga, tapi meski dia dapat bertahan dia telah terluka parah akibat petir tersebut, Chu Xia dan Chu Tianjin yang melihat hal itu kaget karena lingkaran besar yang tadi muncul tiba-tiba.


"Kakak, siapa itu yang membantu kita?" tanya Chu Xia.


Raja serigala tertunduk lemah di puncaj tempat dia berada tadi, Lin Tian pun turun dari langit tepat di depan serigala taring putih yang tidak dapat bergerak, tapi Chu Xia yang melihat Lin Tian wajahnya pun kembali terlihat kesal.


"Hm.. saudari kenapa?" tanya Chu Tianjin.


"Kak itu Tian Lin!" ucap Chu Xia dengan menggenggam erat tinjunya.


"Oh?" Chu Tianjin kaget dan saat dia melihat Lin Tian memang benar dia adalah pemuda yang berdiri bersama ayahnya di saat sebelum masuk ke alam rahasia, tapi yang tidak dia sangka adalah pemuda itu adalah seorang guru array spiritual yang kuat.


"Hm..sepertinya kamu benar-benar sudah gila, energi yang kamu dapatkan itu tidak cocok untuk mu, jadi biarkan aku membuat mu merasa lebih baik" ucap Lin Tian kepada raja serigala.


Dapat di rasakan kalau serigala taring putih juga telah menghisap energi yang dia rasakan sebelumnya, kemungkinan karena hal itu dia juga maju ke tingkat raja, Lin Tian menggunakan teknik melahap dan melahap semua energi yang membuat serigala tersebut gila.


Tak lama serigala tadi yang matanya merah, matanya pun kembali menjadi putih seperti salju dan ukuran nya yang besar pun kembali ke ukuran serigala biasa, kemungkinan karena serigala tersebut kehabisan energi karena itu ukuran nya hanya seukuran serigala biasa.


Awuuuu...

__ADS_1


"Kamu ingin mengikuti ku?" tanya Lin Tian dengan wajah tersenyum saat mendengar suara si serigala.


Serigala itu mengangguk, dia mendekat ke kaki Lin Tian sambil menggosokan kepalanya ke kaki Lin Tian, seperti sedang mencoba menghibur tuan nya sendiri.


Lin Tian tidak keberatan dia menggosok kepala serigala itu, lalu dia mengambil bunga api yang ada di puncak itu dengan hati-hati sambil memasukan ke dalam tempat khusus agar tidak rusak.


"Serigala kecil, apa kamu tahu dimana lokasi danau di sini?" tanya Lin Tian, dia tidak menanyakan dimana serigala kecil mendapatkan energi yang membuat dia hampir gila tersebut karena itu bisa di selesaikan nanti.


Baginya yang penting sekarang adalah menemukan rumput es karena itu lah perjalanan dia kesini, jika dia telah mendapatkan rumput es maka tidak masalah mengatasi dan memeriksa apa yang terjadi di alam rahasia ini.


Awu.....awu....


Serigala kecil mengangguk kalau dia tahu danau di dekat sini, Lin Tian tersenyum puas tapi dia tidak langsung pergi sebaliknya dia turun dari puncak dan mendekat ke arah Chu Xia dan Chu Tianjin.


"Terima kasih saudara Tian telah membantuku dan adikku" ucap Chu Tianjin dengan wajah tulus.


"Oh, sama-sama pangeran ketiga aku hanya kebetulan lewat" ucap Lin Tian santai.


Tapi saat Lin Tian melihat Chu Xia, dia merasa wanita ini terlalu aneh karena setiap dia bertemu wanita ini seperti selalu saja marah kepada dia.


"Ayolah, nona Chu Xia apa kamu tidak ingin berterima kasih kepada penyelamat mu?" goda Lin Tian kepada wanita itu.


"Siapa yang butuh kamu untuk menyelamatkan ku!" teriak wanita tersebut degan marah.


"Cih, kalau begitu aku akan meminta serigala kecil memanggil kawanan nya lagi dan kamu silahkan melanjutkan hal tadi" ucap Lin Tian dengan wajah acuh.


"Kamu berani!" teriak Chu Xia, Lin Tian hanya tersenyum ke arah Chu Xia tapi saat dia melihat wajah tersenyum Lin Tian dia langsung menggigil dan teringat waktu Lin Tian benar-benar memukul pantatnya.


Tanpa sadar dia menutupi pantat nya yang indah itu dengan kedua tangannya, saat Chu Tianjin melihat wajah gemetar dan reaksi yang di lakukan adiknya fikiran aneh dan penasaran pun muncul di hatinya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...----------------...


...****************...

__ADS_1


__ADS_2