Lahirnya Kaisar Langit

Lahirnya Kaisar Langit
Lin Tian Yang Sombong


__ADS_3

Mu Xuanyin mengeluarkan pedangnya, dan Neng Zo juga bersiap dengan pedang di tangan kanannya.


"Gaya pertama pedang neraka!" ucap Neng Zo.


Serangan pedang berwarna gelap menyerang Mu Xuanyin, serangan itu cukup untuk membunuh seorang ahli di tingkat kelima dan keenam alam ilahi biasa.


Mu Xuanyin masih tetap tenang, "Es teratai" ucap Mu Xuanyin.


BOOMM....


Mu Xuanyin berhasil menahan serangan Neng Zo, tapi dia tidak diam dan langsung menyerang Neng Zo dengan pedang di tangannya.


BOOMM....


BOOMM....


"Oh! sepertinya aku terlambat" ucap sebuah suara di langit, yang membuat semua orang kaget dan melihat ke arah langit.


Sosok Lin Tian muncul di langit dengan senyum masih terlihat di wajahnya, dia menatap pertarungan Mu Xuanyin dan Neng Zo di arena dengan tenang.


Lalu pergi menuju tempat duduk para pemimpin, "Nak, kamu terlambat" ucap Bing Yang.


Lin Tian tersenyum, " maaf paman ada beberapa hal yang harus ku lakukan kemarin" ucap Lin Tian santai.


Bing Yang mengangguk dan tak lagi menanyakan apa yang di lakukan Lin Tian kemarin, Lin Tian juga duduk di tempat sebelumnya Bing Yang duduk.


Hal itu membuat para pemimpin tidak senang saat mereka tau kalau Bing Yang sengaja membiarkan Pemuda yang sangat muda itu duduk bersama mereka.


"Nak, bukan kah tidak sopan kamu duduk disana?" ucap master sekte Nether.


Lin Tian hanya diam dan tersenyum ke arah master sekte Nether, "aku disini hanya untuk menjamu tamuku" ucap Lin Tian tenang.


Setelah itu dia hanya melihat ke arah pertarungan di arena, master sekte lainnya mengerutkan kening mereka saat mendengar jawaban acuh Lin Tian.


Bahkan master sekte Nether juga tak menyukai anak muda ini yang sangat sombong di depannya.


BOOMM..


BOOMM...


"Sepertinya akan berakhir!" ucap Lin Tian.


Mendengar hal itu master sekte es melihat Neng Zo yang sudah kewalahan, dan dia tau kalau Mu Xuanyin pasti akan menang.

__ADS_1


Sedangkan master sekte Nether, hanya tersenyum di wajahnya, dan tak ada yang tau apa yang dia fikirkan.


"Kau kalah!" ucap Mu Xuanyin.


"Hehehehe... apakah begitu?" ucap Neng Zo.


Tak lama kekuatan luar biasa menyelimuti Neng Zo, dia yang tadi berada di tingkat kedelapan alam ilahi maju ke tingkat kesembilan alam ilahi.


"Apa?" master sekte es dan yang lain kaget merasakan aura Neng Zo.


"Hahaha.. maaf saudari Mu, murid ku seperti nya yang akan menang".ucap Master sekte Nether.


"Aku tidak berharap kalau saudara Neng menyembunyikan hal ini" ucap Master sekte es.


"Hahaha.. anak itu sangat pekerja keras jadi saya sangat menyukai nya" ucap Master sekte Nether.


Yang lain juga kaget degan kekuatan Neng Zo, tapi hanya sesaat mereka menatap Lin Tian yang masih tenang dan tersenyum.


"Bukan kah...?" master sekte pedang dan array saling memandang.


Master sekte es dan Nether juga memandang Lin Tian, mereka tau apa di maksud Lin Tian pertandingan akan berakhir, bukan kah dia tau kekuatan sebenarnya Neng Zo.


"Kau menyembunyikan kekuatan aslimu?" ucap Mu Xuanyin agak tidak percaya.


"Hehehe.. jika aku tidak menyembunyikan kekuatanku mana mungkin aku bisa mengalahkan mu" ucap Neng Zo.


"Pedang teratai, teratai es." ucap Mu Xuanyin.


Serangan Mu Xuanyin langsung mengarah ke Neng Zo, tapi Neng Zo tidak takut dia tersenyum bahagia, " kehancuran neraka!" ucap Neng Zo.


BOOMM...


Serangan Mu Xuanyin hancur, dan serangan Neng Zo mengarah langsung ke Mu Xuanyin.


Mu Xuanyin yang merasakan serangan yang datang yakin tidak bisa menahan serangan itu, dia sedikit menggertakan giginya.


Tapi tetua kelima muncul di depan Mu Xuanyin dan menghalau serangan Neng Zo dengan satu kali kipasan tangannya.


Swiss...


Serangan itu hilang yang membuat semua orang terkejut disana, " pertandingan berakhir, Neng Zo sekte Nether menang" ucap tetua kelima.


Mendengar itu semua orang disana berteriak atas kemenangan Neng Zo, awalnya mereka berfikir Mu Xuanyin yang akan menang, tapi mereka tak menyangka kalau kekuatan Neng Zo tiba-tiba sangat kuat.

__ADS_1


"Hehehe, terima kasih" ucap Neng Zo dengang senyum.


Dia sangat ingin protes dengan tetua kelima yang menyelamatkan Mu Xuanyin tapi dia tidak ingin membuat masalah dengan sekte es.


"Terima kasih tetua kelima" ucap Mu Xuanyin sambil membungkuk sedikit.


Tetua kelima mengangguk, tentu dia tidak bisa membiarkan Mu Xuanyin terluka parah karena dia adalah wanita Lin Tian, jika sampai dia membiarkan saja begitu, mungkin tetua lainnya akan menghajar dia nanti.


Master sekte es menghela nafas saat tetua kelima menyelamatkan Mu Xuanyin dari serangan Neng Zo tadi, dia berterima kasih akan hal itu sambil memandang tetua kelima.


"Nak, pertarungan berakhir" ucap Bing Yang.


"Em" Lin Tian mengangguk dengan perkataan Bing Yang tadi, tapi saat Bing Yang dan yang lain melihat sikap tenang Lin Tian mereka tidak mengerti apa yang ada di fikirannya.


Neng Zo tersenyum sambil melihat ke arah Lin Tian, "Saudara Lin aku boleh memintak sesuatu padamu?" tanya Neng Zo.


"Oh, silahkan, apa itu?" ucap Lin Tian.


Neng Zo tersenyum jahat sambil memandang Lin Tian, "aku ingin bertarung dengan mu" ucap Neng Zo dengan sombong.


Saat semua orang disana mendengar apa yang di katakan Neng Zo, mereka kaget dan langsung memandang Lin Tian.


Lin Tian hanya tersenyum tenang, dan tak menjawab, dia hanya diam di tempat duduknya seperti tidak mendengar apapun.


Tapi semua orang serta pemimpin yang ada disana memandang dirinya ingin tau jawaban dari Lin Tian, apakah pemuda ini berani menerimanya atau tidak.


"Kami tidak layak!" ucap Lin Tian tenang.


Mendenga jawaban Lin Tian semua orang disana kaget bahkan master sekte Nether sedikit mengerutkan keningnya.


"Apa maksud mu?" ucap Neng Zo dengan marah.


"Aku bilang kamu tidak layak, bagiku membunuh mu saja hanya perlu satu jari ku saja" ucap Lin Tian tenang sambil mengangkat jari telunjuknya.


Di hadapan semua orang disana, perkataan Lin Tian itu membuat orang - orang berfikir dia terlalu sombong, seberapa pun kuat generasi muda seperti Lin Tian, tetap paling kuat dia hanya di alam ilahi.


Tapi mereka tak sadar kekuatan asli Lin Tian lebih dari yang terlihat dari luarnya, "Nak, bukan kah kamu berarti tidak menganggap kami juga di matamu" ucap master sekte Nether.


"Iya, bahkan jika kalian bergabung aku bisa mengalahkan kalian dengan mudah" balas Lin Tian terhadap perkataan master sekte Nether.


"Nak, kau?" master sekte lain marah dan berdiri menunjuk Lin Tian, mereka tak menyukai sikap sombong pemuda di depan mereka ini.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


...----------------...


...****************...


__ADS_2