Lahirnya Kaisar Langit

Lahirnya Kaisar Langit
506. Keinginan Bai Ying


__ADS_3

"Walau aku ingin menjadikan Lima Paviliun langit tapi mungkin aku harus bersabar, dan juga tidak seharusnya kita terlalu serakah..." fikir Lin Tian dia lalu memandang ke arah langit sambil mengingat keluarganya di dunia biru, serta Mu Xuanyin yang menghabiskan waktu bersama dia dulu.


"Tunggu sebentar lagi, aku pasti akan menjemput mu, saat itu kamu sekali lagi akan berdiri dengan wajah bangga dengan pria yang kamu cintai ini.." ucap Lin Tian di dalam hatinya sbil tersenyum.


Lalu dia memandang ketiga anak dewa itu, terutama Bai Ying karena dia tetap merasa kalau dia mirip seseorang tapi dia lupa itu siapa.


"Hm.. Bai Ying?" ucap Lin Tian.


"Iya?" tanya Bai Ying bingung melihat wajah Lin Tian yang agak kaku, Lin Tian meminta dua lainnya untuk kembali ke sekte langit dulu menunggu perintah dari dia.


Dan Zao Lu serta Yue Liandao setuju, lalu pergi menuju sekte langit untuk menunggu perintah Lin Tian, meski mereka juga penasaran kenapa Bai Ying di minta tinggal oleh Lin Tian tapi mereka tidak punya hak untuk ikut campur.


"Apa menurutmu kaisar jatuh cinta pada Bai Ying?" tanya Yue Liandao kepada Zao Lu.


"Tidak, karena menurutku kaisar bukan lah orang yang mudah untuk di dekati, kamu tidak lihat sifatnya kalau dia masih setengah percaya kepada kita?" ucap Zao Lu yang terbang menuju sekte langit bersama Yue Liandao.


Yue Liandao mengangguk walau dia tidak secerdas Zao Lu tapi dia bisa melihat kalau Lin Tian memang tidak terlalu percaya kepada mereka, iya meski dia memikirkan nya dia tidak dapat mengetahu apa yang akan di bicarakan Lin Tian kepada Bai Ying.


Di puncak itu setelah kedua pria itu pergi, Lin Tian menatap Bai Ying dari bawah sampai ke atas karena dia benar-benar penasaran dengan Bai Ying.


"itu... kaisar ada apa?" tanya Bai Ying bingung melihat wajah Lin Tian yang melihat-lihat tubuhnya, dia juga agak terganggu karena Lin Tian melihat nya seperti itu.


"Hm...Dewi bunga adalah ibumu bukan?" tanya Lin Tian lagi dengan wajah penasaran.


Bai Ying mengangguk kepada Lin Tian sebagai balasan pertanyaan nya itu, meski dia bingung kenapa Lin Tian menanyakan hal itu kepadanya.

__ADS_1


"Lalu.. setauku nama Dewi bunga itu Ying Huahui, dan Ying itu nama keluarganya?" ucap Lin Tian lagi.


"Iya, memang nama ibuku Ying Huahui, kenapa?" tanya Bai Ying yang sudah agak gelisah melihat tatapan Lin Tian.


"Lalu siapa ayahmu? dan kenapa nama keluarga mu Bai? apa di alam langit ada nama keluarga Bai?" tanya Lin Tian dengan wajah aneh, karena hal ini lah yang ingin dia tanyakan sejak melihat Bai Ying.


Bai Ying terdiam untuk sementara waktu, bukan dia tidak ingin menjawab tapi dia benar-benar belum pernah melihat ayahnya sendiri walau ibu nya sering mengatakan ayahnya itu orang yang sangat kuat bahkan sama kuatnya dengan kaisar langit tapi sejak dia lahir sampai sekarang dia pun tidak pernah tahu wajah ayahnya.


Ibunya pun pernah bilang kalau mata dan alis nya mirip dengan ayah ia sendiri, walaupun dia juga adalah wanita cantik di alam langit juga dulu tapi itu bukan lah hal yang dia banggakan karena hidup nya masih kurang selama ini.


Dia ingin tahu sosok ayahnya, dan ingin merasakaan kasih sayang seorang ayah seperti anak-anak dewa lainnya karena kadang ada beberapa anak dewa wanita serta Dewi yang selalu mengejek nya karena dia tidak punya ayah.


Lin Tian melihat wajah Bai Ying tertunduk lemah dan ada sedikit air mata di wajah itu merasa bersalah, mungkin dia telah salah menanyakan hal itu kepada Bai Ying.


Merasa kelembutan Lin Tian entah kenapa Bai Ying merasakan perasaan yang aneh dalam dirinya, dia menatap Lin Tian sambil menggelengkan kepalanya pertanda dia baik-baik saja.


"Aku..aku belum pernah bertemu dengan ayahku, ibu bilang kalau ayah adalah orang yang sama kuat dengna kaisar langit, dan setauku di alam langit tidak ada nama keluarga Bai" jelas Bai Ying yang benar sedih memikirkan hal itu.


Sejak dia sudah dewasa dia mencari ke seluruh tempat di alam langit bahkan menyelidika nama kluarga Bai tapi dia tidak menemukan apapun.


Iya karena alam langit sudah di segel karena itulah dia tidak tahu akan nama Bai di alam binatang suci, karena itulah Bai Ying tidak pernah menemukan nama keluarga Bai.


"Bisa kamu ceritakan tentang ayahmu yang di katakan ibumu? mungkin aku bisa membantumu?" tanya Lin Tian lembut.


Bai Ying mengangguk, lalu setelah mendapat persetujuan dari Bai Ying Lin Tian mengajak nya duduk di tepi puncak sambil memandang alam disana.

__ADS_1


Sedangkan Bai kecil yang ada di atas kepala Lin Tian sudah terlihat wajah nya agak tidak biasa dari sebelumnya, ada perasaan bersalah di hatinya terhadap Bai Ying yang mana anaknya ini tapi dia belum berani mengatakan siapa dia kepada Bai Ying sekarang.


Bai Ying mulai menceritakan apa yang di ceritakan ibunya tentang ayah yang tidak pernah dia temui itu kepada Lin Tian, dan tentu Bai kecil juga mendengarkan nya dengan berpura-pura tidur.


Lin Tian yang mendengar cerita Bai Ying masih tenang, dia masih belum ada mencurigai apapun di cerita Bai Ying awal.


Ternyata nama Bai Ying di ambil dari nama keluarga ayah dan keluarga ibu nya sendiri, karena menurut ibu Bai Ying itu agar suatu saat nanti jika Bai Ying hidup sendirian maka dapat mempermudah ayah Bai Ying mengetahui kalau dia anak kandung nya.


Dan Dewi bunga juga menceritakan beberapa kisah tentang ayah Bai Ying yang sering bertarung melawan beberapa dewa di alam langit serta dia juga pernah melawan kaisar langit dulu, dan berhasul seimbang dengan kaisar langit saat itu.


Dan juga Ibu nya menceritakan bagaiman bisa dia dan ayah Bai Ying bisa bertemu saat itu juga, serta hal memalukan yang terjadi di antara mereka berdua, Bai kecil yang mendengar cerita Bai Ying itu sudah terasa sedih di dalam hatinya.


"Aku hanya ingin bertemu dengan ayahku, dan aku ingin membuktikan kepada dewa Dewi di alam langit kalau aku juga mempunyai seorang ayah yang kuat" ucap Bai Ying dengan mata sudah merah serta air mata yang jatuh ke wajahnya yang cantik.


Bai kecil bergetar saat mendengar ucapan Bai Ying, dia tidak tahu kalau selama ini anaknya juga menderita karena di anggap tidak mempunyai ayah oleh orang-orang di alam langit.


Sedangkan Lin Tian yang mendengar cerita Bai Ying sudah tahu siapa orang yang di maksud oleh Bai Ying sebagai ayahnya.


"Hei... kucing sialan lebih baik kamu berbicara dengan dia sekarang atau tidak jangan tidur di kepala ku lagi" ucap Lin Tian mengangkat Bai kecil yang berada di atas kepalanya dengan kesal.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...----------------...


...****************...

__ADS_1


__ADS_2